icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dewa Perang Terbaik

Bab 7 Harusnya Aku Datang Sejak Awal

Jumlah Kata:1146    |    Dirilis Pada: 15/09/2023

ya karena kakinya dipatahkan oleh Thomas tadi.

da anak buahnya untuk mengeksekusi rencana-rencananya untuk

mpak khawatir. "Kak, aku

rambut Wilona. Ini selalu dilakukan Daniel sej

rarti Wilona yang berada dalam keadaan terancam bahaya

at menemui Daniel meminta Daniel untuk menjauh. Itu juga sempat dilakukan W

aniel dengan tenang. Dia hanya mengusap rambu

agi?" tanya Wilona sambil menat

ini apa m

ang ini, terjadi lagi. Saat aku khawatir akan keselamatan kakak sekarang ini karena kakak dan teman-t

dengan orang sebejat Richard. Aku sudah melihat daftar kejaha

tidak berdaya, kak. Mama dan papa menghendaki aku menikah dengan Richard, aku tidak ber

snya aku datang sejak awal. Aku pikir hal seburuk ini tidak akan terjadi padamu, aku pikir mama dan pap

kakak cuma akan menyelamatkan aku dari keluargaku tapi ternyata kamu malah menyelamatkan aku dan harus bertikai dengan

u katakan kepadaku, Wilona. Itu juga yang membuat aku berha

dari kakak-k

ona. Dari

an aku

h apa-apa, Wilona. Yang salah it

ngmu saat itu, sementara karena aku, sekarang

tahun. Apa yang bisa kamu lakukan di usia seperti itu? Tidak ada kan? Jadi, sudah baik kamu berusaha

kakak-kakakku telah membunuhmu, kak. Dan apa yang terjadi kepa

an terluka parah karena aku terluka berat hingga nafas tinggal

h yang sempat aku bayangkan. Aku melihat kakak d

melatih aku supaya aku tidak bisa ditindas lagi dengan semena-mena seperti sebelumnya. Setelah itu, untuk membalas b

sebelumnya. Dulunya kakak tidak bisa menghadapi pengeroyokan kakak-kakakku dan para security tapi sekarang k

erdoa u

sa lagi bertemu lagi dengan kakak tapi tidak kusangka saat kita bertemu, aku malah menjerumusk

amamu, karena itu aku tidak peduli den

a terancam dipe

tidak terjadi. Yang jelas, aku sangat ba

Aku ingin selalu disampingmu, kak. Semoga ka

tasi masalah ini. Ak

s kepada Daniel dengan tatapan tajam seakan-akan ingin menegask

i di pinggir jalan. Saat ini mobilnya sudah berada

li dengan teriakan Wilona yang mencemaskan nasibnya. Wilona cemas ka

uh handphone di tel

Apakah betul seperti kata asisten Anda kalau Anda terlibat dal

gera menjernihkan hal ini. Aku tidak i

ang kepadamu. Maafkan aku dan nanti aku akan menindak anak buahku i

entang aku sampai aku bertikai dengannya jadi jangan beritahu soal aku kepadanya. Hanya saja, segera tarik dia

g juga aku akan menarik diri dari kota itu dan bahkan akan m

dia bertikai denganku karena aku dalam misi penyamara

ungkit-ungkit nama anda, aku cuma akan men

akukan

bawahannya, "bagaimana dengan pasukan k

l. Walaupun tidak mengenai mobil-mobil kita tapi merupakan

an pesawat militer kita tetapi pesawat militer kita sed

nde

a a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1 Penyambutan Besar-Besaran2 Bab 2 Pernikahan Wilona3 Bab 3 Ketakutan di Wajah Wilona4 Bab 4 Tangisan Wilona5 Bab 5 Menyelamatkan Wilona6 Bab 6 Alfonso sangat Murka7 Bab 7 Harusnya Aku Datang Sejak Awal8 Bab 8 Di Dekat Markas Musuh adalah Tempat Paling Aman9 Bab 9 Kita Lihat saja Nanti10 Bab 10 Aku Ragu kalau Jenderal Mengenalmu11 Bab 11 Perintah dari Atasan12 Bab 12 Menyambut sang Jenderal Besar13 Bab 13 13 Mempermalukan si Pembohong14 Bab 14 Hukuman untuk Gary15 Bab 15 Gadis Kecil Penolong16 Bab 16 Kertas Jawaban17 Bab 17 Semoga Kamu bisa Menjawab dengan Benar18 Bab 18 Satu Jawaban Benar19 Bab 19 Dilamar sang Jenderal20 Bab 20 Katakan Siapa Dia21 Bab 21 Diancam Richard22 Bab 22 Richard Ditangkap23 Bab 23 Agen Rahasia Musuh24 Bab 24 Mengejar Agen Rahasia Musuh25 Bab 25 Menghabisi Agen N11026 Bab 26 Jenderal Raven Tidak akan Memaksa27 Bab 27 Kedatangan Seorang Pangeran28 Bab 28 Kelakuan sang Pangeran29 Bab 29 Menyingkirkan William dari Sisi Wilona30 Bab 30 Berusaha Meyakinkan Wilona31 Bab 31 Geng Kapak32 Bab 32 Pemandangan yang Tidak Menakutkan33 Bab 33 Satu Lawan Lima Ratus34 Bab 34 Senjata Makan Tuan35 Bab 35 Memalsukan Peristiwa36 Bab 36 Pencuri Data Intelijen37 Bab 37 Serangan Tiba-tiba38 Bab 38 Dikejar Dua Pengawal39 Bab 39 Mengejar si Hacker40 Bab 40 Sang Hacker41 Bab 41 Hacker Bernama Suzane42 Bab 42 Rencana Menolong Orang43 Bab 43 Agen 00744 Bab 44 Kecelakaan Massal45 Bab 45 Kedatangan Drone-Drone Musuh46 Bab 46 Ancaman itu sangatlah Nyata47 Bab 47 Melawan Pesawat Tempur Musuh48 Bab 48 Pintu Perbatasan Terkunci49 Bab 49 Perang Hampir Terjadi50 Bab 50 Berlindung di Pos Penjagaan Perbatasan51 Bab 51 Melawan dengan RPG52 Bab 52 Akses Sampai ke Komando Tertinggi53 Bab 53 Membicarakan Sebuah Hal Penting54 Bab 54 Harus Gerak Cepat55 Bab 55 Lamaran Diterima. Tapi... 56 Bab 56 Berebut Meja57 Bab 57 Istri yang Dipermalukan58 Bab 58 Aku mencintaimu59 Bab 59 Naikkan Penawaranmu60 Bab 60 Terompet Ungu61 Bab 61 Papa yang Sakit62 Bab 62 Mengkhawatirkan Wilona63 Bab 63 Menolong Wilona64 Bab 64 Kencan di Atas Motor65 Bab 65 Kencan di Kota Tua66 Bab 66 Bertemu Orang Sombong67 Bab 67 Hukuman untuk Orang Sombong68 Bab 68 Meja dan Makan Gratis69 Bab 69 Bibir Perawan70 Bab 70 Jikan Yo Tomare71 Bab 71 Pengkhianatan di Masa Lalu72 Bab 72 Tekanan pada Perdana Menteri73 Bab 73 Melindungi Saksi74 Bab 74 Melindungi Putri Jenderal75 Bab 75 Demo untuk Jenderal Hernandez76 Bab 76 Keputusan Terbaik di Hidupku77 Bab 77 Tender Proyek Dibuka untuk Wilona78 Bab 78 Membalas dengan Elegan79 Bab 79 Arsitek Nomor Satu di Kawasan Timur80 Bab 80 Dapat Proyek tapi Dimarahi Ayah81 Bab 81 Operasi Menolong Jenderal Hernandez82 Bab 82 Ruang Kepala Rumah Tahanan83 Bab 83 Aku Tidak Pernah Melepaskan 84 Bab 84 Bersiap untuk Melompat85 Bab 85 Penumpang Gelap