icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SUAMI GHAIB

Bab 2 Pergi ke hutan.

Jumlah Kata:1174    |    Dirilis Pada: 12/08/2023

pan rumah sederhana yang

ahkan ikan hasil pancingan dan meraih pancin

alah adik Aldo satu-satunya, Ardi tinggal berdua dengan Aba

pun membersihkan sisik ikan dan membuang kotoran yang ada

dengarannya. Namun, tak begitu jelas itu suara apa. Aldo mem

benar bersih. Aldo mengernyitkan dahi kala suara it

ebentar lagi subuh." gumamnya pelan. Akhirnya Aldo

Cetek..

etapi, apinya tak mau menyala. Dirinya menun

di tungku. Beberapa saat kemudian, api itu berhasil menya

as meja, Aldo seperti melihat sesuatu kelu

orang berbadan tinggi dan besar. Saat di perhatikan terus menerus, orang itu tib

.

ar di udara. Ikan yang sudah matan

Krukkk ..

hidung mancung, alis tebal dan ku

l nasi sisa kemaren, menyendok sampai ta

enanak nasi dan kembali ia isi beras agar saat ana

egera menyantap ikan dengan nasi, tak lupa mengg

ldo memegangi perutny

do segera mandi. Setelah selesai, diri

i benang pun. Aldo juga melirik sekitar, "Berantakan sekali? Padahal sebelum

bau tak sedap. Aldo berjalan menuju ranjan

a kali Aldo membangunkan, baru lah

in anak-anak juga," titah Aldo sembari berjal

nta hanya be

kan pakaian yang teronggok di lantai. Ia tersenyum mengingat kejad

rasakan hal yang aneh. Tak menghiraukan i

uap lebar. Akhirnya Sinta tidak jadi mandi dan di

*

*

amuala

umah masih dalam keadaan sepi. Biasanya, Sinta sudah menyapu di

ajadah dan sarung. Pintu terbuka, menampilka

ersama sajadah yang ia kenakan tadi da

a mendekat dan membangunkannya. Tangan Aldo menyentuh rambut Sinta. K

un Dek. Kamu

usik. "Iya, Mas. Sebentar lagi ya? Aku

ngun dan mandi. Mas mau membangunkan anak-anak dulu." Aldo seg

an Sheila tidur di kamar yang sama. Dengan ranjang 2 tingkat. R

Sembahyang

bangunkan. Perlahan Sheila menuruni tangga kayu yang ada di sisi tempa

do. Kedua anaknya pun mengangguk.

eram. Tak biasanya Sinta malas saat menunaikan i

tak suka. "Badan ku capek, Mas. Semalam kamu terlalu bersemangat

ontarkan padanya. 'Terlalu semangat? Semangat apa?' Na

kamu lakukan itu juga tanggung jawab, Mas. Sekarang bangun, mandi d

rnya berdiri dan menuru

*

*

nya tengah menyantap ikan goreng bers

ukan, pasalnya sedari tadi istrin

ambil sawi." Rafa menjawab dengan

"Kalau sudah selesai makan, Rafa antar ikan goreng ke

g bisa di pancing, pekarangan rumah yang bisa di tanami ubi ketela, cabai, tomat dan sayur mayur lainn

an warga di sini mengambil sawi di kebun miliknya. Tanpa di b

oreng ke dalam rantang dan mem

ucap anak lelakinya itu meminta izin. Di hari Minggu beg

Jangan

pintu dan berniat menghampiri sang istri. "Tum

erada di seberang sungai. Di pertengahan jalan, Aldo

Mak Siti menghenti

kebun, Mak?" Ald

tanya mau ke

do bergegas menuju hutan. Di sepanjang jalan, Aldo

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
SUAMI GHAIB
SUAMI GHAIB
“Warning!! Area dewasa. 21++ Diset*buhi genderuwo. Kebiasaan buruk yang Sinta lakukan setiap malam, membuat sesosok mahluk dari bangsa lain menyukai dirinya. Di saat Aldo-sang suami tengah tidak berada di rumah, mahluk itu merubah wujud menyerupai Aldo untuk bisa mendekati Sinta. Hingga suatu saat, Aldo pergi ke kota untuk bekerja. Setiap malam Aldo palsu selalu datang. Keluarga Sinta di teror oleh mahluk itu dan banyak kejanggalan yang terjadi. Akankah kelurga Sinta bisa bebas dari mahluk menyeramkan itu? Atau, Sinta justru terjerumus semakin dalam?”
1 Bab 1 Siapa itu 2 Bab 2 Pergi ke hutan.3 Bab 3 Kejanggalan.4 Bab 4 Hitam dan besar.5 Bab 5 Kenapa kamu pulang, Mas 6 Bab 6 Sudah pergi.7 Bab 7 Lidah yang panjang.8 Bab 8 Kesurupan 9 Bab 9 Tersesat.10 Bab 10 Kondisi mengenaskan 11 Bab 11 Apa yang terjadi 12 Bab 12 Perut menonjol.13 Bab 13 Menantikan setiap malam.14 Bab 14 Jangan buka pintu saat magrib.15 Bab 15 Kenapa lemas lagi 16 Bab 16 Jangan buka pintunya!17 Bab 17 Kita mau ke mana, Mas 18 Bab 18 Wajah pucat.19 Bab 19 Aku hamil 20 Bab 20 Binatang buas.21 Bab 21 Makan bangkai ayam.22 Bab 22 Memberikan kepuasan untukmu.23 Bab 23 Ada anakku di dalam perutmu.24 Bab 24 Dia suamiku.25 Bab 25 Tingkah aneh.26 Bab 26 Singgasana.27 Bab 27 Suara aneh di kamar.28 Bab 28 Bangkai tikus.29 Bab 29 Akan ada bayi.30 Bab 30 Harus dimusnahkan.31 Bab 31 Jangan ikut campur!32 Bab 32 Terasa panas.33 Bab 33 Pergi.34 Bab 34 Berita tersebar.35 Bab 35 Bapak.36 Bab 36 Terbujur kaku.37 Bab 37 Tergeletak lemas.38 Bab 38 Bergerak liar.39 Bab 39 Gangguan.40 Bab 40 Panas Bu!41 Bab 41 Musnahnya Virgon.42 Bab 42 Kematian Aldo (TAMAT)