icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Godaan Maut Ipar dan Mertua

Bab 2 Mertua Kharismatik (2)

Jumlah Kata:1168    |    Dirilis Pada: 26/07/2023

mengenakan daster mini sewaktu mengerjakan pekerjaan rumah. Sebenarnya aku juga kaget dan tak mendu

r pake daster yang panjang dan

pake yang panjang?" Ma

ungkin juga make daster minim begini," tambahku untuk meyakinkan dustaku agar Mas Panji tid

ayah, Fit," sanggah suamiku yang sepertinya m

yah kandungku. Mana mungkin dia juga berani kurang ajar sama menantunya. Ayah itu seo

agi mereka semua manusia itu wajib digoda hingga masuk dalam jajar

er begini. Mas kok ada-ada saja sih. Curiga kok sama ayah sendiri, heheheh." Aku terus berusa

-coba menggoda lelaki lain. Namun dalam kenyataannya melihatku berpakaian sedikit seksi dan mini

kubayangakan bila benar hal itu terjadi, atau seenggaknya aku turuti, mungkin dia akan m

ri dia selalu mengingatkan aku agar jangan pernah coba-coba berpakaian minim saat sedang berada di luar rumah. Aku pun sena

engan diriku. Apakah ibu mertuaku yang sudah setengah abad itu terlalu syuliiit untuk dilupakan, sehingga tak pernah ada sedikit p

udah

gkat dewa, akhirnya secara diam-siam aku merancang strategi baru. Memutuskan untuk mulai memercikan bara api syahwat pad

kat ke rumah makannya kurang lebih setengah jam kemudian. Terkadang juga berangkat bareng dengan Mas Panji karena searah. Sementara Pak Dahlan,

atnya setelah suami dan ibu mertuaku berangkat kerja. Ya aku rasa, waktu yang tersisa dua jam itu sangat bisa kumanfaatkan dengan ma

an sudah mulai mengalahkan gairahku terhadap suamiku. Terlebih lagi dalam beberapa bulan terakhir, Mas Panji sudah mulai sedikit lalai dalam menjalankan kewajibann

gantinya dengan daster berukuran yang jauh lebih mini dari biasanya dan berbahan katun tipis dengan bukaan leher y

tempat rahasia dan hanya akan aku pakai saat dia sudah berangkat kerja. Dengan pakaian super mini seperti

long-kolong furniture, tentu saja mempertontonkan gelantungan bukit kembar di dadaku serta bongkahan pantat seksiku

ntuk payudaraku dalam siluet basah. Pada saat menjemur cucian, aku sengaja memilih lokasi yang terkena sinar matahari, supaya bisa

mertuaku. Dan ternyata lambat laun hasilnya pun sudah mulai kurasakan. Mem

sering mendapati Pak Dahlan curi-curi pandang mengintipku. Dan ketika aku berpura-pura tak sengaja meli

ng di depannya. Entah apa yang ada dalam benaknya setiap kali menyaksikan aksi super nekad itu. Namun yan

ruangan. Sepertinya beliau mulai tak tahan dengan godaan-godaanku dan berusaha menghindarnya. Namun aku yang sudah merasa kepa

ar kunikmati dengan sepenuh hati. Dan sepertinya ayah mertuaku juga sudah mulai mengaggapnya biasa. Bahkan tak jarang d

ri yang sangat susah untuk aku ungkapkan. Aku benar-benar seperti abegeh yang sedang kasmaran atau jatuh cinta pada seorang lelaki pujaan hati yang sudah lama diidam-idam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Godaan Maut Ipar dan Mertua
Godaan Maut Ipar dan Mertua
“Kumpulan cerita seru yang akan membuat siapapun terbibur dan ikut terhanyut sekaligus merenung tanpa harus repot-repot memikirkan konfliks yang terlalu jelimet. Cerita ini murni untuk hiburan, teman istrirahat dan pengantar lelah disela-sela kesibukan berkativitas sehari-hari. Jadi cerita ini sangat cocok dengan para dewasa yang memang ingin refrehsing dan bersenang-senang terhindar dari stres dan gangguan mental lainnya, kecuali ketagihan membacanya.”