icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jerat Cinta Saudara Tiri

Bab 7 Speechless

Jumlah Kata:1129    |    Dirilis Pada: 12/07/2023

moncongnya dikondisikan," ucap Arjun mencub

kita punya adik bayi? Ish ... Mam

bisa tidak. Kali aja Mama memang masuk angin.

a. Gadis itu benar-benar kepikiran jika sang mama hamil beneran, sep

au perlu dipeluk yang er

, pakai ngebut segala

rua

i tidak akan kelar-kelar, yang ada hanya akan memicu pertengka

gang kakaknya. Gadis yang notabene tidak suka dengan suara motor kakaknya yang berisi

pus Universitas Negeri Yogyakarta. Gea yang sudah memeluk erat pinggang Ar

ebut?" tanya Gea keheranan, l

ng sedikit berguncang menahan tawa saat dipeluknya, Ge

t gitu? Ish ... sebel, deh!" ucap G

an yang lain. Jika terjadi hal yang tidak diinginkan karena kelalaian kita, siapa yang m

iam. Hingga akhirnya lima belas menit kemudian sampa

selalu pulang pergi nglajo setiap hari, karena tempat

g tahu jika mereka adalah saudara. Yang mereka tahu, mereka adalah kakak dan adi

ahun mereka bersama, tak pernah sekalipun mereka melihat Arjun memboncengk

parkiran, maksimal tiga puluh menit. Nggak boleh le

g!" jawab Ar

sung bergabung dengan kelima temannya yang sedang nongkrong di gazebo di

naik gunung kemarin sore, aku lihat kalian ada something wron

!" ucap Arj

tidak, Guys!" ucap Reno menan

lian? Hayo, loh! J

reka, yang baru saja mereka beli dari toko online. Ya, mainan baru

*

anasnya dulu, Ma

akan hari ini, keluar tanpa bersisa. Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik

..

ama but

ama mint

ehlah! Mam

Mbak Wati untuk memb

kan, tes untuk kehamila

a minggu, deh. Papa nggak apa-apa, kan, jik

i Papa akan menerima kabar bahagia ini dengan senang sekali. Kalau begit

na saja ada.

langkah, tiba-tiba meno

kenapa

ya tercekat. Lidahnya kelu tak mampu mengucapkan kata-kata. Wanita

Mama. Kalau mereka malu gimana, Pa? Mereka, kan, suda

ke arah ranjang di mana sang istri tergolek lemah. L

Pasti anak-anak bisa menerimanya. Bukankah kita dulu pernah membahas

t awal-awal Mama menikah dengan Papa. Ini sudah empa

rlalu capek. Ingat! Kehamilan Mama di usia sekarang ini, risiko tinggi. Biar pekerj

manis. Benar kata orang. Setiap suami itu akan tambah sayang jika istrinya hamil. Pun

otek sekalian membeli beberapa camilan manis-ma

at merk yang berbeda. Mama

g berisi empat buah tespek dengan beda merk itu, lalu wanita p

merk itu ke dalam sample urine-nya. Bu Amanda memejamkan matanya. Dalam doan

p-sayup Bu Amanda mendengar suaminya sedang

sakit. Tadinya aku mau berangkat siang-siang. Tapi ... sepertinya aku libur saja

kl

akhiri panggilan teleponnya dengan Hanan, saat

pa hasilnya?"

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jerat Cinta Saudara Tiri
Jerat Cinta Saudara Tiri
“Cinta tak akan pernah memilih kepada siapa ia akan berlabuh. Tak ada yang salah dengan cinta. Hanya terkadang, cinta datang salah tempat dan salah waktu saja. Demikian pun dengan cinta yang terjadi di antara Arjun Wira Mahendra dan Gea Sandi Pamukti. Mereka saudara tiri yang sama-sama keras kepala dan mau menang sendiri. Bagaikan kisah Tom dan Jerry, keduanya selalu ribut dan bertengkar. Mereka sama-sama dibawa oleh masing-masing orang tuanya. Arjun dibawa oleh papanya, sedangkan Gea dibawa oleh mamanya. Apa jadinya jika kedua saudara tiri yang awalnya selalu bertengkar dan selalu perang mulut setiap hari itu, akhirnya sama-sama jatuh cinta? Apakah orang tua mereka mengizinkan cinta mereka terus bersemi dan berlanjut ke jenjang pernikahan? Simak kisahnya di novel yang berjudul Jerat Cinta Saudara Tiri.”
1 Bab 1 Jatuh Cinta2 Bab 2 Tentang Rasa3 Bab 3 Baper4 Bab 4 Luka Lama5 Bab 5 Maukah Menjadi Kekasihku6 Bab 6 Hamil di Usia Senja7 Bab 7 Speechless8 Bab 8 Merasa Bersalah9 Bab 9 Ikhlaskan!10 Bab 10 Bumil yang Aneh11 Bab 11 Mengapa Harus Malu12 Bab 12 Maaf!13 Bab 13 Cemburu14 Bab 14 Orang di Masa Lalu15 Bab 15 Penyesalan Mira16 Bab 16 Sebuah Rencana17 Bab 17 Perhatian Kecil18 Bab 18 Pertemuan19 Bab 19 Fakta yang Mengejutkan20 Bab 20 Gigih21 Bab 21 Penolakan22 Bab 22 Adelia Vs Amanda23 Bab 23 Maafkan, Mama!24 Bab 24 Ungkapan Hati25 Bab 25 Ketahuan26 Bab 26 Izinkan Kami Menikah