icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Bab 5 Pernikahan

Jumlah Kata:1357    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

as Jaya semakin renggang. Suaminya itu mulai sering menginap di ruma

rangnya ke kamar tamu. Membiarkan calon pengantin baru menempati kamar utama. Dalam pikirannya saat ini

alami kerugian materi lain. Dia harus mengambil kembali setiap sen dari gajinya

aan berulang Freya membuat Fiona

enggak! Kelihatannya aja gimana?" dumel Fion

yang segera dihadiahi delikan sinis oleh Fion

urnya ini mengejutkan sih," Naura, salah

i sebuah cafe yang tak jauh dari Samudra Grou

memberikan undangan pernikahan suaminya yang akan berlangsung dalam beberapa hari lagi. Fiona sengaja ingin mengundang kedua sahabatn

apaan emang?

hanya keluarga suaminya saja yang tidak tahu, bahwa seorang Fiona Larasati adalah spesies manusia yang paling ogah rugi. Tapi kenapa mala

is Fiona. Sorot matany

nya. Wong suami kamu pelit g

ak buru-buru kok," jawab Fiona santai sa

ambil mengangkat sebelah alis dan sudut bibirnya. Dia p

ri dan jari telunjuk tangan kanannya menjadi

*

aminya sudah tampil cantik dan tampan dengan mengenakan pakaian seragam kebaya berwarna pastel.

tidak mungkin baginya untuk menghadiri acara pernikahan suaminya sendiri. Nya

a semakin terlihat seperti model papan atas. Dan rambut hitam legamnya disanggul sederhana dengan gaya modern yang tetap terli

ini memang diselenggarakan di rumah sang mertua. Dengan mengusung tema pesta kebun. Berhub

aman belakang. Dia sangat menikmati mata-mata yang memandangnya dengan penuh kekaguman. Pujian-pujian yang terus mengalir dari setiap orang yang meli

an Jaya. Istri canti

mar mendengar ucapan ya

g, tapi masih cantikan F

dulu. Tadinya dia ingin bergabung dengan keluarga suaminya, tapi melihat tatapan nyalang mertuanya,

yang enggak dianggap ini," decakan tak hab

endengungkan kata sah itu, Fiona lebih fokus menebarkan senyuman terluka pada semua

aminya. Namanya Agus. Fiona cukup mengenal pria ini karena beberapa kal

gimana lagi," jawab F

ertanyaan kedua datang dari mbak Mayang, tetangga depan rumah mertuanya. "

a mampu mendesahk

Dia lebih memilih membiarkan orang-orang ini berp

rbagai kata telah dirangkai untuk dijadikan gosip dengan orang-orang kompleks sore nanti. Ka

abar ya

. Mulai hari ini, dia memang harus

an," ajak Fiona dengan ramah

orang-orang yang tadinya duduk di sekitar kursinya, membentuk ekor yang lucu. Keseruan t

, kok istri putra sulungnya udah dinikahkan dengan putranya yang

ung?" lantunan keterkejutan t

ck. Kok

ya istri. Kayak gak ada wanita lain aja," s

pa sih istimewanya

bagus kali," seseorang meni

a, makanya buru-buru dinikahin. K

ereka aja pakai seragam gitu. Tapi liat menantunya si Fiona, pakaiann

h. Gak baik suu

erat sapu tangan dalam genggamannya. Tak perlu dikatakan seberapa marah wanita paruh

tuanya itu. "Omongan tetangga lebih pedas dari nasi lele bang Omar," bisik Fiona di samping telin

Naura sambil menggigit sate yang baru saja diambil dari meja prasmanan. "Satenya keras, b

rasmanan dan berjalan menuju meja te

ngucapkan selamat. Kelihatannya para tetangga dan tamu undangan yang hadir lebih asyik dengan makanan dan gosip hot yang sudah terseb

k untuk mereka pamerkan di media sosial masing-masing. Fiona sendiri tidak menggubris ker

mbali darl.

sa pusing. Dia baru saja akan memulai misiny

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
“Fiona Larasati tidak pernah menduga bahwa rumah tangga idealnya akan disusupi oleh orang ketiga. Padahal selama ini dia sudah belajar memasak demi bisa menjaga perut suaminya. Dia juga belajar berdandan demi bisa selalu tampil cantik di depan suaminya. Dia bahkan rutin berolahraga, dan menjaga pola makan demi mempertahankan tubuhnya agar tetap ramping dan sehat. Akan tetapi, orang ketiga itu tetap hadir di dalam rumah tangganya. Dan orang itu, masih seorang ipar dari suaminya sendiri. Marah? Benci? Tentu saja perasaan itu memenuhi hati Fiona ketika dia memergoki sang suami, dan selingkuhannya sedang berguling di atas ranjang yang sama. Apalagi ketika mertuanya justru merestui hubungan sang suami dengan selingkuhannya dengan begitu mulus. Untuk semua pengorbanan yang telah Fiona lakukan dalam pernikahan ini, mana mungkin dia akan diam saja, bukan? Tapi tunggu dulu. Fiona harus mempersiapkan pembalasan tersebut dengan baik dan hati-hati atas semua kerugian yang ia dapatkan. Tunggu saja.”