icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh

Bab 3 Aku Bersedia Dimadu

Jumlah Kata:697    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

ahkan nada suaranya terdengar lebih garang daripada saat dia berbi

icit Fiona

itu dan menjambak rambut wanita tak tahu malu ini. Namun, cengk

uanya dengan mata melo

olah bisa mengetahui bagaimana sikap yang akan diambil oleh sa

kalah dan menyerah. Tidak peduli apakah dia akan merasa lebih menyakitkan dengan menjalankan rencan

isa dib

hnya karena telah selingkuh darinya. Dia akan membuat suaminya itu

enunjukkan bagaimana dia menghempas suaminya ini. Nanti, begit

menahan agar antusiasme akan rencana yang baru saja

awah. Dia menuruni satu demi satu anak tangga dengan langkah gamang. Sor

u baik-b

na kembali memeras air matanya.

ut nga

ini sama aku sih?" Fiona menyerut hi

urus rumah, dan urus suami! Kalau aja kamu dengerin kata Ibu

rnya sampai tidak bisa lagi dikatupkan saat melihat kemarahan mertuanya ya

sih masuk ke kamar

hit. Tenggorokannya menjadi kering de

dak masuk akal. Jelas-jelas di sini dialah yang me

angga membuat suasana ruang keluarga seg

satu anak tangga sambil bergandengan tangan. Tampaknya mereka mulai b

mbil menunjuk sofa panjang di depannya dengan dagu. Meski

ika melihat perlakuan mertuanya ya

bahkan tidak melirik Fiona yang terlihat mengenaskan. Sorot mata tegas merek

a rencan

alam hati kala mendengar into

pai di ubun-ubunnya. Namun, dia enggan melampiaskannya. Dia akan tetap bermain anggun. Dia akan membuat mereka merasa menang, kemudian

utut meminta kesediaanya untuk kembali menjadi kelu

gapa. Dia tidak peduli. Dia akan tunju

kahi Zoya." suaminya berkata dengan tegas

m hati pria ini dia tidak pernah memiliki arti. Begitu keras usaha Fiona untuk menumpahkan

ya.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
Mau Dimadu Demi Membalas Suami Peselingkuh
“Fiona Larasati tidak pernah menduga bahwa rumah tangga idealnya akan disusupi oleh orang ketiga. Padahal selama ini dia sudah belajar memasak demi bisa menjaga perut suaminya. Dia juga belajar berdandan demi bisa selalu tampil cantik di depan suaminya. Dia bahkan rutin berolahraga, dan menjaga pola makan demi mempertahankan tubuhnya agar tetap ramping dan sehat. Akan tetapi, orang ketiga itu tetap hadir di dalam rumah tangganya. Dan orang itu, masih seorang ipar dari suaminya sendiri. Marah? Benci? Tentu saja perasaan itu memenuhi hati Fiona ketika dia memergoki sang suami, dan selingkuhannya sedang berguling di atas ranjang yang sama. Apalagi ketika mertuanya justru merestui hubungan sang suami dengan selingkuhannya dengan begitu mulus. Untuk semua pengorbanan yang telah Fiona lakukan dalam pernikahan ini, mana mungkin dia akan diam saja, bukan? Tapi tunggu dulu. Fiona harus mempersiapkan pembalasan tersebut dengan baik dan hati-hati atas semua kerugian yang ia dapatkan. Tunggu saja.”