icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Cinta di Daun Semanggi

Cinta di Daun Semanggi

icon

Bab 1 Tentang Sindi

Jumlah Kata:991    |    Dirilis Pada: 15/06/2023

bisa sampai tingkat sarjana. Begitupun dengan Sindi, gadis yang cerdas ini dulunya memiliki ambisi yang besar untuk dapat menata h

i berprestasi, tiap akhir caturwulan kegiatan belajar di sekolah, Sindi selalu meraih peringkat lima besar di kelasnya. Terkadang namanya

memiliki kedua orang tua yang masih aktif bekerja pada perusahaan swasta. Sehingga urusan biaya tentu tidak menjadi masalah bagi Sind

t penerimaan calon siswa siswi tahun ajaran baru, jika didata berdasarkan nilai rata-rata ujian akhir sekolah, namanya termasuk dalam daftar sepuluh teratas d

kecerdasan serta bakat yang dimilikinya dengan ditunjang oleh fasilitas serta sarana sekolah yang lebih mendukung. Tetapi bagi Sindi p

ak, Fahri menjemput Ibunya pulang dari kantor. Mobil mereka ditabrak oleh bus kota yang ugal-ugalan. Mobil mereka hancur lebur, Fahri dan Ibunya tewas di tempat. H

mun sesampainya di rumah dia justru mendapati sang ayah telah terjatuh di depan pintu kamar mandi. Dan sejak hari itulah ayahnya dikatakan oleh dokter mengalami kelumpuhan

MA. Di kota besar ini cukup sulit untuk bisa mendapatkan pekerjaan dengan posisi selevel karyawan kantor atau pekerja administrasi. Rata-rata perusahaan sekarang

kerjaan sebagai penjaga toko keramik yang terdapat di salah satu pusat perbelanjaan grosir di Jakarta. Karena kecerdasan yang dimiliki Sindi, dia dapat deng

waris keluarga. Dengan berat hati, pemilik toko keramik itu terpaksa menutup usahanya. Padahal saat itu Sin

enanamkan prinsip untuk mau bekerja apa saja selama itu pekerjaan halal. Setelah menganggur selama satu minggu, ketika Sindi sedan

erja. Mereka akan menyalurkan para tenaga kerja baru ke perusahaan-perusahaan swasta besar di Jakarta. Tanpa berpikir lama, setelah k

ebetulan malam itu Winda juga sudah berada di rumah. Setelah berbincang panjang lebar, Sindi memutuskan untuk lang

ama di perjalanan, mereka tidak cukup banyak mengobrol. Hanya sekali-sekali saja Winda memberi saran atau pengarahan kepada S

iau mengatakan bahwa untuk saat ini pekerjaan yang serupa dengan pengalaman Sindi belum ada permintaan tenaga baru dari perusahaan rekanan mereka. Namun jika memang Sindi ingin secepat

saat. Dia sedang berpikir sejenak, terkadang pekerjaan sebagai office girl atau office boy dipandang sebelah mata oleh banyak orang. Bahkan terkadang tidak jarang posisi itu juga dir

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta di Daun Semanggi
Cinta di Daun Semanggi
“Sindi tak mampu lagi menggunakan logika berpikirnya yang sehat, seolah tidak peduli dengan status Pak Ronald yang telah beristri, Sindi terhanyut dalam perasaannya sendiri terhadap Pak Ronald. Sindi dan Pak Ronald pun selalu bersama menikmati hari-hari indah yang mereka jalani selama tiga tahun lamanya. Sampai suatu ketika Sindi mengandung anak hasil hubungan terlarangnya dengan Pak Ronald. Nasi telah menjadi bubur, tak ada yang bisa disalahkan atas semua yang telah terjadi diantara keduanya. Masih sanggupkah Sindi seorang diri melewati hari-hari terberatnya dalam hidup setelah berkali-kali dirinya mengalami kehilangan akan orang-orang yang begitu berarti dalam hidupnya?”
1 Bab 1 Tentang Sindi2 Bab 2 Pekerjaan Baru3 Bab 3 Perkenalan4 Bab 4 Makan Siang Hari Pertama5 Bab 5 Semangat Baru6 Bab 6 Pak Ronald7 Bab 7 Rasa yang Berbeda8 Bab 8 Kekhawatiran Bu Rina9 Bab 9 Kepergian Ayah10 Bab 10 Hujan Siang Itu11 Bab 11 Untuk Pertama Kalinya12 Bab 12 Berkenalan dengan Rita13 Bab 13 Terbayang Dirinya Selalu14 Bab 14 Makan Siang dengan Vera15 Bab 15 Sindi di Mata Ronald16 Bab 16 Kehadiran Sofi17 Bab 17 Cerita Silvi18 Bab 18 Terasa Abu-abu19 Bab 19 Kado Ulang Tahun20 Bab 20 Hari Berganti21 Bab 21 Ulang Tahun Janis22 Bab 22 Mengobrol dengan Dita23 Bab 23 Makan Malam Bersama24 Bab 24 Sabtu di Taman Kota25 Bab 25 Tiga Tahun Sudah26 Bab 26 Hamil27 Bab 27 Semua Telah Berubah28 Bab 28 Mengundurkan Diri29 Bab 29 Tempat Tinggal Baru30 Bab 30 Bekerja Lagi31 Bab 31 Bertemu Rita32 Bab 32 Paman dan Bibi Sindi33 Bab 33 Penyesalan Ronald 34 Bab 34 Melahirkan35 Bab 35 Abi Sudah Besar36 Bab 36 Ronald Kecelakaan37 Bab 37 Kedatangan Sindi38 Bab 38 Selamanya Cinta