icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pelakor's Hunter

Bab 5 Target Kedua

Jumlah Kata:1032    |    Dirilis Pada: 16/06/2023

mpai semuanya jelas, ada apa," ucap Ranti lagi berusaha tenang

Aku pasti akan jaga ibu sama A

asak dulu. Jangan bilang ap

ergi keliling komplek bersama Ai

dra sedikit kesal karena

bersiap untuk perg

an?" tanya Bu Diah melihat

nya kalau nggak diantar hari ini bisa batal," jawab

ngangguk

Bu," pamitnya seraya menc

besinya yang berwarna merah

akan terjadi selanjutnya!" guma

i langsung mengatakan tujuannya datang d

memasuki ruangan di mana sudah ad

ti!" Inspektur Andika langsung memper

nspektur Andika tak sempa

ai Pak Polisi memanggil saya?"

an yang terjadi beberapa hari lalu di perumah

u?" tany

ya dengan saya

r TKP, satu jam sebelumnya. Apa yang sedang Ibu

yang memperlihatkan keberadaan Ranti ke

itu!" k

n customer, Pak." jawa

seorang kurir?" t

mengantarkan sendiri pesanan customer k

menjel

tidak meilhat seorang pun menerima barang yang ibu letakkan di sana?" And

mpai semuanya jelas, ada apa," ucap Ranti lagi berusaha tenang

Aku pasti akan jaga ibu sama A

asak dulu. Jangan bilang ap

ergi keliling komplek bersama Ai

dra sedikit kesal karena

*

bersiap untuk perg

an?" tanya Bu Diah melihat

nya kalau nggak diantar hari ini bisa batal," jawab

ngangguk

Bu," pamitnya seraya menc

besinya yang berwarna merah

akan terjadi selanjutnya!" guma

i langsung mengatakan tujuannya datang d

memasuki ruangan di mana sudah ad

ti!" Inspektur Andika langsung memper

nspektur Andika tak sempa

ai Pak Polisi memanggil saya?"

an yang terjadi beberapa hari lalu di perumah

u?" tany

ya dengan saya

r TKP, satu jam sebelumnya. Apa yang sedang Ibu

yang memperlihatkan keberadaan Ranti ke

itu!" k

n customer, Pak." jawa

seorang kurir?" t

mengantarkan sendiri pesanan customer k

menjel

tidak meilhat seorang pun menerima barang yang ibu letakkan di sana?" And

hanya menikmati waktu santainya di sebuah villa mewah ya

lla tersebut menunggu kedatangan Gunaw

karena tidak ingin ada seorang pun

gak sering memarahi dan

puan untuk mengelabui

eka bisa memgelabui semua ora

terlalu naif. Sebagai seorang istri

am pantauan Intan, tapi dia b

tepat untuk menangka

sedang mengikut

dia bisa menangkap basa

Gunawan s

?" tanya Intan basa-basi, meskipun dia

klien, Ma. Baru saja Aida kasih

get jalan-jalan hari ini. Mu

n aja, deh, Ma. Sama anak

mau jalan sama temen, ya, Pa. Jangan dicari!"

kata,"Hari ini aku pastika

*

ia tak menyadari kalau di belakangnya, Intan

Villa tempat Aida-keka

berdandan secantik dan seseksi mungk

pa yang akan terjadi pa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelakor's Hunter
Pelakor's Hunter
“"Aaarrrgghhh!" Siska memegangi leher jenjangnya yang seperti tertusuk jarum, dia tak sempat menjerit, apalagi melakukan perlawanan, karena cairan yang masuk ke dalam pembuluh darahnya begitu cepat menyebar dan mematikan syarafnya. Wanita cantik dan seksi itupun tumbang dengan mata melotot dan mulut menganga serta tubuh membiru. Sejenak tangan dan kakinya masih mengejang, namun lima menit berikutnya, diam tak bergerak. "Mampus kau pelakor!" desah orang bertopeng itu. Korban terus berjatuhan, dan semua menerima kertas bertuliskan 'Malaikat Maut Pelakor' di tubuhnya. Ranti, seorang istri yang ditinggalkan suami karena pelakor, menjadi tersangka utama dengan berbagai bukti yang ada di rumahnya. Siapakah Sang 'Malaikat Maut Pelakor' itu? Benarkah Ranti yang ditinggalkan suaminya dengan sejumlah luka di tubuh dan hatinya menjadi pelakunya? Dendam itu, membutakan mata hati sang pelaku!”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Kisah Sedih Ranti Pemicu Dendam 3 Bab 3 Rumpian Ibu-ibu Komplek 4 Bab 4 Kecurigaan Polisi 5 Bab 5 Target Kedua6 Bab 6 Jatuh Korban Kedua7 Bab 7 Kecurigaan Ranti8 Bab 8 Yuda dan Keegoisannya 9 Bab 9 Kedatangan Inspektur Andika ke Rumah Ranti10 Bab 10 Viona dan Nasib Malangnya 11 Bab 11 Keluarga Kecil Ranti12 Bab 12 Pagar Makan Tanaman 13 Bab 13 Dian, Alex dan Vira14 Bab 14 Pelakor itu, Sahabatku Sendiri 15 Bab 15 Dikejar Malaikat Maut16 Bab 16 Mengapa Harus Bertemu Kasus Ini Lagi 17 Bab 17 Interogasi dan Penyelidikan Polisi18 Bab 18 Bertemu lagi dengan Andika19 Bab 19 Kegelisahan Ranti dan Kebohongan Narendra 20 Bab 20 Dihadang Begal21 Bab 21 Kembali Bertemu Inspektur Andika 22 Bab 22 Ponsel Milik Vira23 Bab 23 Korban Baru Berikutnya 24 Bab 24 Jahatnya Ayah Ranti dan Pelakornya25 Bab 25 Suamiku Bukan Malaikat Maut26 Bab 26 Perjalanan dan Perasaan yang Mulai Tumbuh 27 Bab 27 Polisi Kembali Kecolongan28 Bab 28 Siapa pelaku sesungguhnya 29 Bab 29 Perjalanan ke Desa 30 Bab 30 Bertemu 'Calon Mertua'31 Bab 31 Kembali ke Kota 32 Bab 32 Korban Baru Malaikat Maut33 Bab 33 Jabatan Andika Mulai Terancam34 Bab 34 Target Korban Selanjutnya 35 Bab 35 Sekali Tepuk, Dua Nyawa Melayang 36 Bab 36 Siapa Lagi Target37 Bab 37 Terpaksa Menerima Kepulangan Pak Surya38 Bab 38 Dingin, Sakitnya Tuh di Sini39 Bab 39 Aku Tahu Siapa Pelakunya 40 Bab 40 Kecurigaan Ranti Pada Narendra41 Bab 41 Vira Siuman