icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Api Cemburu Ladyboy

Bab 4 Orkes di pagi hari

Jumlah Kata:1790    |    Dirilis Pada: 09/06/2023

menjawab pertanyaan Diandra, me

i dan Brandon. Ketiganya nampak berja

itu. Nampak seorang lelaki membuka pintu pagar itu, gadis itu

dapat tambahan uang jajan satu jut

erebahkan dirin

iatkan tubuhnya. Setelah riuh di depan kama

uda sudah berdiri di depan pintu kamarnya. Masing-masing mereka membawa panci, kuali, tutup panci lengka

udah ada orkes di depan kamar, maaf ga ada uan

awan bangunnya kok siang. Rejeki di patok ayam nanti, baru tau

aja ayamnya. Jadi ga matok rejeki lagi kan, gitu aja kok repot," ujar gadis

laki muda itu mengomentari kamar adiknya

ekat tong sampah. Ini lagi, tas sudah berapa abad gak di cuci? Seprainya, astagaaaa, ini warna kr

Diandra dan itu terjadi, set

andra masih berada di dalam

motornya, ayah mereka sudah berangkat ke kantor sejak jam

ari kamarnya lalu menuju meja makan. Nampak ibunya sudah berada disana. Setelah

pa aja makan ga sebanyak itu. Perbaiki cara dudukmu itu, turunkan kakin

ian, kan Diandra masih dalam masa pertumbuhan," uj

jawab. Ga sopan. Masa pertumbuhan dari mana? Umur ka

y sangat menyayangi putri bungsunya itu. Baginya,

dra berpamitan akan ke

ak sepeda motor berwarna merah dengan merek Pigson. Gadis itu me

Aris, aku ada uang nih," ujarnya. Tak perlu merasa aneh dengan t

kan berarti tidak menyukai lawan jenisnya. Belum kepikiran begitu alasannya. Padahal,

el milik kakaknya itu. Bengkel itu cukup besar dan te

ak menganggu telinga Diandra. Baginya i

si Bejo. Mau yang LED biar

an membongkar motor seenaknya. Kamu ini taunya me

lan kakaknya itu. Sebab sudah lebih

irinya saja yang mengerjakan. Hasilnya, sepeda motor itu di bongkar seluruhnya dan lupa memasang k

knya. Gadis itu kini duduk sam

ba-tiba saja ada sebuah panggilan dari nomor yang tidak dikenal,

Isi pesan itu menanyakan apakah dir

dengan lambang telepon

rga dan sangat rahasia ini dari ma

g membantu mu waktu terja

a tidak berani ke tempat itu tanpa kedua temannya. Leofrand pu

nya, jika nanti malam akan ada yan

mengatakan akan menjemput Diandra j

selesai. Gadis itu pun membayar tagihan motorny

emana dek?"

etemu pangeran ngondek hahaha,"

a, menuju butik milik ibunya

un akhirnya sudah sampai di butik. Beberapa peg

n waktunya di toko itu

ang wanita tinggi dengan penampilan elegan masuk. L

akaian dalam. Kini, wanita itu berjalan melihat tas tangan lalu memili

tornya. Wanita tinggi tadi pun memakai kaca mata hitam

npa melihat bahwa ada sepeda motor

aaa

engar suara Di

da motornya sendiri. Sementara

anita itu berjalan menuju Diandra yang berusaha berdiri itu.

lemah tak berdaya dan merebahkan tubuhnya ke bumi.

an sepatu hak tingginya dan letakkan di bagian belak

amu di sini? Ngikutin

n sepatu nya yang di letakkan di bagian belakang mobil, masuk ke dalam

m dia injak kaki aku, hari ini nabrak mobil, apa sih maun

eriksa keadaan Bejo, m

ang. Ga papa lah namanya juga laki," ujar

n motornya, lalu melaju

ampak ayahnya sudah berada di ruang keluar

a menghindar da

sebentar Nak,

k itu dengan langkah g

dian duduk di samping ayahnya

ama si Bejo. Kapan kami lihat kamu de

annya persis laki-laki. Seandainya Mama masih muda d

Jangan-jangan Diandra boleh nemu d

nya itu. Lelaki itu membela

odohkan Diandra dengan adik Julia Hutomo," uj

senang. Keluarga Hutomo sang

han itu dilaksanakan

hwa tinggal menunggu kabar

ar gadis itu pun membersihkan tubuhnya. Lalu mele

blong dan celana cargo pende

dah ramai dengan keluarga inti.

malam pun usai. Diandra kemba

engendap-endap untuk keluar. Sebuah mobil sudah menunggunya di luar pa

frand memberitahu akan menunggu m

frand sudah menunggu mereka. Wajahnya berbinar saat melihat gadis tomb

berada di atas panggung. Seperti biasa, Rendi dan Brandon menit

ing Diandra. Sesekali lelaki

tang kepadanya. Beberapa lelaki mulai berdatangan seperti semut yang mengerubungi gula. Na

aki kurang ajar tadi dengan s

uu

teriak l

ang ajar itu. Lelaki itu tidak terima, bersiap akan memuku

h. Sebagian ada yang tidak peduli

pulang, dengan terlebih dahulu be

a?" tanya Leofrand, sambil menghi

ndang lelaki, tapi kan jangan begitu. Aku paling gak suka lihat tid

leh sejenak, kemudian

ik. Tidak sia - sia aku

nd? Apakah ada niat ter

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Api Cemburu Ladyboy
Api Cemburu Ladyboy
“Bagaimana jika gadis tomboy bertemu dengan lelaki yang terobsesi menjadi perempuan? Diandra, si penggila sepeda motor yang selalu berpakaian dan bersikap seperti laki-laki, dijodohkan dengan Handoko--pria tampan kaya raya yang punya obsesi aneh; menjadi sosok anggun seperti ibunya. Handoko ingin berubah. Tetapi kehadiran Diandra ternyata tidak membuat segalanya berjalan dengan mulus. Bahkan, pertunangan mereka nyaris saja putus. Lalu saat benih cinta mulai tumbuh, mampukah keduanya bersatu?”
1 Bab 1 Mari senang-senang 2 Bab 2 Kepulangan Julia3 Bab 3 Rencana 4 Bab 4 Orkes di pagi hari5 Bab 5 Tunggu 6 Bab 6 Rencana perjodohan 7 Bab 7 Kalem, ladies8 Bab 8 Bertemu 9 Bab 9 Diandra kecewa 10 Bab 10 Memaksa kaya11 Bab 11 Handoko resah12 Bab 12 Rindu 13 Bab 13 Mencari Diandra14 Bab 14 Sisy terharu15 Bab 15 Cemburu16 Bab 16 Kesempatan 17 Bab 17 Kau adalah wanitaku18 Bab 18 Hari mulai curiga 19 Bab 19 Salah paham20 Bab 20 Diandra pingsan21 Bab 21 Siuman22 Bab 22 Penyebab trauma23 Bab 23 Niat Leofrand 24 Bab 24 Di luar Dugaan25 Bab 25 Terima kasih 26 Bab 26 Serangan Balik27 Bab 27 Serangan Balik (2)28 Bab 28 Klarifikasi Leofrand 29 Bab 29 Jatuh Sakit30 Bab 30 Kemarahan Handoko 31 Bab 31 Melindungi Wanitaku 32 Bab 32 Perhatian Handoko33 Bab 33 Jangan ganggu aku34 Bab 34 Ulah Leofrand 35 Bab 35 Tantangan36 Bab 36 Duel37 Bab 37 Akhir Duel38 Bab 38 Leofrand kritis39 Bab 39 Rencana Pembunuhan40 Bab 40 Menyusun Rencana 41 Bab 41 Menjalankan Rencana 42 Bab 42 Mahendra Tertangkap 43 Bab 43 Agnes Terpukul 44 Bab 44 Mulai Membaik45 Bab 45 Kangen 46 Bab 46 Keluh Kesah 47 Bab 47 Bahagia Itu Sederhana 48 Bab 48 Hutang Budi49 Bab 49 Diandra Salah Paham 50 Bab 50 Apa Jawabanmu 51 Bab 51 Jawaban52 Bab 52 Penjelasan53 Bab 53 Diandra Kabur54 Bab 54 Rasa55 Bab 55 Panik 56 Bab 56 Kemarahan Dara57 Bab 57 Bertemu Leofrand58 Bab 58 Bertemu Leofrand (2)59 Bab 59 Pilihan Sulit60 Bab 60 Fakta61 Bab 61 Cemburu62 Bab 62 Menolak Humaira63 Bab 63 63. Mimpi64 Bab 64 64. Bertemu Humaira