icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sepuluh Tahun Menanti Keturunan

Bab 5 Garis Dua yang Dinanti

Jumlah Kata:1592    |    Dirilis Pada: 05/06/2023

merasa ba

agak

meja dr. Suga dengan wajah yang pucat. Pria itu terli

erius gitu

, ya? Kenapa keliaran

aan Suga. Bibirnya setengah te

... h

ersenyum seperti dokter lainnya yang akan selalu

masuk minggu ke

kalinya dia hamil dalam kondisi normal. Kalau sebelumny

terima kas

unya masalah denga

r sepuluh tahun dan belum punya anak. Sempat empat tahun lalu ikut program bayi tabung, tapi aku keguguran di usia 4 bulan karena rahimku ga cukup kuat unt

keluarga Wijaya. Dia akan jadi malaikat keci

kasih ka

atnya menggugurka

ck dan pasti dr. Sug

aksud ka

ada di tangannya. Dia harus setenang mungk

an terus berkembang dan rahim kamu ga bisa menanggungnya. Atau sekalipun kamu memaksakan diri, nyawamu

memegang perutnya dan tak ingin cal

ilangkan dia. Ini cinta kami. Lakukan sesu

n coba segalanya. Tapi kemungkinan janin itu bertahan hanya lima puluh persen.

masih punya harapan li

itu menemukan jalan lain agar dia bisa mempertah

g bertambahnya usia janin kamu. Kalau suami kamu

sakan tangis. Arka sudah lama menginginkan seorang anak, tak t

gugurkan, tapi seumur hidupnya dia akan menangis karena kehil

kamu. Aku bukan cuma dokter, tapi juga temanmu.

ku akan lakuin semuanya. Aku akan lebih berhati-hati, ga banyak gerak. Aku juga akan konsumsi sem

eknya untuk ditebus Lisa di apotik. Dia menyerah untuk keputu

makin sulit saat usia kandungannya membesar, entah rahim kamu bisa kua

enggaknya aku bisa menahan janin ini sampai usia yang cukup. Aku ga apa-apa as

pada situasi sulit itu, harus milih kamu atau bayi kamu

menantang resiko bersamanya. Ini pengorban

etia di sampingku. Dia selalu tersenyum dan bilang ga apa-apa, tapi aku selalu ngelihat dia nangis kalau memikirkan tentang ini

erpikir sedikit pun rasa takut akan keselamat

nyingkap gorden dan sangat bahagia suaminya itu sudah pulang. Kemarin dia mendapati kabar t

me, Pr

ahagianya itu di kamar ini, saksi bersejarah kisah cinta yang panjang. Diraihnya

mendapati Lisa yang menyambutnya. Hanya Papa Frans da

n mau balik siang i

an segelas air untuk diteng

ia ga ngasih tau kita. Ya, 'kan?"

rka memaklumi saja dan bing

pulang, malah malas-malasan

in makan siang, kan, dia langsung masuk kamar. Ma

strinya. Farrel belum pulang sekolah, jadwal ekstr

rhias make up tipis dengan bibir mungil yang merekah. Lisa memang sangat cantik sejak dulu. Dia melempar

sama istri yang cantik dan wangi

rka dan menggantungkan dua le

en kamu,"

u j

han rasanya Lisa memendam ledakan bahagianya itu. M

Aku pengen asinan

Bogor? Kamu ga ada bilang. Itu aku bawa oleh-ole

i Bogor, 'kan? Harusny

balik dan memunggungi Arka. Arka sampai garuk kepala

r. Tahun lalu juga waktu aku dinas ke B

akan asinan Bogor, berpikir tak perlu mengatakan

dan melihat perutnya,

n segera mengambil kotak persegi panjang di atas meja. Wajahnya m

pi aku yang ngasih k

mukan. Saat penutup terbuka, betapa terkejutnya Arka melihat benda putih deng

i .

mengusap pelan perutnya. "Ade

k dan bahagia di binar matanya. Pria itu duduk lemas di atas kasu

ang

yum dan bisa merasakan bahwa Arka menangis haru. Betapa

. kasih,"

pundak Arka. Mereka akhirnya mendapatkan kabar baik di usia merek

h, Tuhan," s

ulai menghapus air matanya dan meraba perut Lisa. Ada kehidupan baru yang te

udah datang, Na

an cinta yang diberikan Arka. Setelah itu, mereka saling berpelukan untuk melepas rasa syukur mere

tang. Bertahan, ya! Kamu harus kuat dan lahir ke dunia i

etapa dia ingin menjadi ayah yang sempurna. Lisa pun melepaskan peluka

test-nya,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sepuluh Tahun Menanti Keturunan
Sepuluh Tahun Menanti Keturunan
“Menjalani pernikahan tanpa anak, bukanlah hal mudah. Pertanyaan dari orang terdekat, menuntut Arka dan Lisa berupaya tegar menghadapi situasi pelik itu. Lisa yang pernah menjalani pengangkatan satu indung telurnya, terus berupaya agar bisa hamil. Arka, sang suami yang merupakan seorang dokter, juga berupaya untuk ikhtiar dari segi medis. Mengadopsi seorang anak untuk menghibur diri, hal itu tak lantas bisa diterima keluarga Arka. Hingga akhirnya kabar baik kehamilan itu menemani Arka dan Lisa. Di saat menanti kelahiran sang buah hati, mimpi buruk justru terjadi. Sabotase Mayang, mantan tunangan Arka atas tes kesuburan Arka, membuat rumah tangga keduanya berantakan. Lisa dituduh selingkuh dan mengandung janin dari Suga, mantan kekasihnya. Akankah penantian selama sepuluh tahun justru berujung pada kesalahpahaman dan perceraian?”
1 Bab 1 Kebencian Sang Ayah2 Bab 2 Usaha Untuk Hamil3 Bab 3 Anak Adopsi4 Bab 4 Rahasia Kesuburan5 Bab 5 Garis Dua yang Dinanti6 Bab 6 Kehamilan yang Beresiko7 Bab 7 Cucu yang Dinanti8 Bab 8 Terasing9 Bab 9 Perubahan Hati10 Bab 10 Amarah Arka11 Bab 11 Kasih yang Terbagi12 Bab 12 Keraguan13 Bab 13 Terabaikan14 Bab 14 Ulang Tahun Farrel15 Bab 15 Teror16 Bab 16 Mayang17 Bab 17 Abai18 Bab 18 Cemburu19 Bab 19 Pertengkaran20 Bab 20 Curhat dengan Sahabat21 Bab 21 Berdamai22 Bab 22 Keraguan23 Bab 23 Racun dari Mayang24 Bab 24 Cemburuan Buta25 Bab 25 Konflik Hati Arka26 Bab 26 Tragedi27 Bab 27 Test yang Salah28 Bab 28 Hati yang Beku29 Bab 29 Mencari Lisa30 Bab 30 Kania31 Bab 31 Cerita Sesungguhnya32 Bab 32 Sesal33 Bab 33 Bayi Arka dan Lisa34 Bab 34 Keputusan Lisa35 Bab 35 Awal yang Baru36 Bab 36 Keras Hati37 Bab 37 Menggoda38 Bab 38 Benci dan Cinta39 Bab 39 Penyakit Arka40 Bab 40 Usaha Keras