icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sepuluh Tahun Menanti Keturunan

Bab 3 Anak Adopsi

Jumlah Kata:1622    |    Dirilis Pada: 05/06/2023

tahun yan

enghuni meja makan pun beralih ketika mendengar suara itu. Papa Fr

Apa tadi Ujang keluar bawa mo

a yang mau di-service, katanya. Lagian ntar malam

gak ketemu. Nanti sore aku mau jemput Arka ke

inya, 'kan? Arka lebih senang kalau kamu yang j

rdengar jelas di telinga. Arka sedang berdiri di sana dengan tas koper

i. Mereka meninggalkan meja makan dan berdiri beberapa meter dari Arka yang datang tak seorang diri. D

rk

yi mungil berkulit kuning langsat itu. Entah dia harus be

ecelakaan dan meninggal. Jadi, kuputus

gkah lebih dekat dan meninggal

lum memberiku cucu. Kenapa kamu m

i dan menarik lengan sang istri. Dia kembali pada Papa Frans sambil menggeng

yang mengatur semuanya, Pa. Dan juga, mitosnya, kalau kita ngerawat bayi lain, anggap aja sebag

? Papa mau ada Arka kecil yang berlarian di rumah i

mungil yang berada di gendongan perawat. Arka tersenyum melihat papany

u dan Lisa pasti ngasih cucu buat Papa. Kita sehat-

Lisa, mengatakan bahwa dia percaya t

iringi sang istri. Tangannya menyentuh

nangis, Cantik,

Pa," sela Arka

perawat untuk digendong sendiri. Mama Wendi pun

amu bakalan opa rawat supaya jadi penjaga adek kamu

alak kayak kamu, mama ga

aikat kecil itu justru berganti senyum kecil di bibi

iapa, ya?" se

rrel, Ma!"

a orangtuanya. Dia ingin meyakinkan Lisa bahwa

bagus, 'kan

el, Arka menggendong Farrel bersama Lisa di sisinya. Wanita itu masih mematung di pintu saa

kamu," ujar Arka sambil meng

menyukai anak kecil, bahkan selalu menghabiskan waktu kosong di bangsal anak di rumah sakit. Ada bayi kecil yang hadir di r

i, Lis. Suatu saat kita juga punya anak. Mungkin Tuhan

tidak cengeng saat Arka terus mengusap kepalan

tik. Dia ... mirip ibunya,

aan apa pun. Dia hanya butuh penjelasan da

ia akan jadi malaikat di rumah ini sebelum

a saja dengan Farrel. Tangan wanita itu mulai menyentuh lembut kulit halus sang bayi.

? Farrel di sini aja mu

kan sekarang, Tuhan akan memberikannya bayi mungil y

dirinya dari ingatan akan masa lalu sembilan tahun

a kamu. Kita harus tetap sama-sama. Jangan ta

lam dalam bidang dada sang suami, menikmati irama d

mang terjadi, jangan lepaskan Farrel demi aku. Jaga Farrel dan tinggalin aku. Bia

tap mata sedih sang istri. Wanita i

ak akan ninggalin kamu!" kata Ar

bangkit dari duduknya. Dia meraih sebotol ai

beberapa lembaran penting di sana. Meneliti b

ta ke dokter besok. Aku mau

lihat lebih rapi. Lisa pun turun dari ka

ulang dua jam l

main aja ke sekolahn

r. Masih ada dua jam lagi menunggu Farrel

enghabiskan segelas teh manis hangat. Betapa dia selalu tersenyum melihat anak-anak kecil yang be

Grace?" s

onya Lisa sudah pernah melakukan terapi, sa

k dia. Besok kam

a tu

gelam dalam lamunan sebelum dikejutkan oleh

er!" seru

g sangat manis dengan kumis tipisnya. Sebuah pluit tergantung di leher dan

Gak sopan! Kita ud

mencomot stick kenta

g, udah bapak-bapak juga. Gue masih si single tam

iya-iya. Bilang aja 'la

n di sini?

jemput

menyadari kesedihan Arka. Temanny

el gak semangat waktu jam gue ngajar

helaan napas terhela

ke Farrel kalau gue bukan ay

mang harus tau kalau

gak mau kehil

. Tawa ceria anak-anak polos itu mulai terdengar dan mereka berhamburan keluar

ap

gia saat papa tersay

lam pelukan Arka. Bidang bahu lebar pa

ku? Gak kerja?

g cepat. Kangen

nge

di samping mobilnya. Perjalanan menjadi lebih p

idangan siang hari, tetapi Lisa gelisah menu

ma pulangnya?" r

apa makan duluan aja. Nanti Ark

anda. Ponsel di saku menjadi alternat

angan cemburu, ya! Makan duluan aja. Kalau aku pu

membaca pesan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sepuluh Tahun Menanti Keturunan
Sepuluh Tahun Menanti Keturunan
“Menjalani pernikahan tanpa anak, bukanlah hal mudah. Pertanyaan dari orang terdekat, menuntut Arka dan Lisa berupaya tegar menghadapi situasi pelik itu. Lisa yang pernah menjalani pengangkatan satu indung telurnya, terus berupaya agar bisa hamil. Arka, sang suami yang merupakan seorang dokter, juga berupaya untuk ikhtiar dari segi medis. Mengadopsi seorang anak untuk menghibur diri, hal itu tak lantas bisa diterima keluarga Arka. Hingga akhirnya kabar baik kehamilan itu menemani Arka dan Lisa. Di saat menanti kelahiran sang buah hati, mimpi buruk justru terjadi. Sabotase Mayang, mantan tunangan Arka atas tes kesuburan Arka, membuat rumah tangga keduanya berantakan. Lisa dituduh selingkuh dan mengandung janin dari Suga, mantan kekasihnya. Akankah penantian selama sepuluh tahun justru berujung pada kesalahpahaman dan perceraian?”
1 Bab 1 Kebencian Sang Ayah2 Bab 2 Usaha Untuk Hamil3 Bab 3 Anak Adopsi4 Bab 4 Rahasia Kesuburan5 Bab 5 Garis Dua yang Dinanti6 Bab 6 Kehamilan yang Beresiko7 Bab 7 Cucu yang Dinanti8 Bab 8 Terasing9 Bab 9 Perubahan Hati10 Bab 10 Amarah Arka11 Bab 11 Kasih yang Terbagi12 Bab 12 Keraguan13 Bab 13 Terabaikan14 Bab 14 Ulang Tahun Farrel15 Bab 15 Teror16 Bab 16 Mayang17 Bab 17 Abai18 Bab 18 Cemburu19 Bab 19 Pertengkaran20 Bab 20 Curhat dengan Sahabat21 Bab 21 Berdamai22 Bab 22 Keraguan23 Bab 23 Racun dari Mayang24 Bab 24 Cemburuan Buta25 Bab 25 Konflik Hati Arka26 Bab 26 Tragedi27 Bab 27 Test yang Salah28 Bab 28 Hati yang Beku29 Bab 29 Mencari Lisa30 Bab 30 Kania31 Bab 31 Cerita Sesungguhnya32 Bab 32 Sesal33 Bab 33 Bayi Arka dan Lisa34 Bab 34 Keputusan Lisa35 Bab 35 Awal yang Baru36 Bab 36 Keras Hati37 Bab 37 Menggoda38 Bab 38 Benci dan Cinta39 Bab 39 Penyakit Arka40 Bab 40 Usaha Keras