icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Lelaki Kedua

Bab 3 Borok Yang Terungkap.

Jumlah Kata:1747    |    Dirilis Pada: 02/06/2023

di sampingnya. Saat ini mereka berdua akan m

itting terakhirnya akan ia lakukan bersama Gan

al bisa kita rencanakan. Namun hasil a

n Seno memesan pakaian. Ya, dalam pernikahannya dengan Ganesha tiga hari lagi, dirinya memang tetap akan menge

uar dari bibir mereka berdua. Ganesha menyetir dengan mulut terkatup rapat dengan pandan

anlah seorang pendiam yang tahan berjam-jam tanpa mengeluarkan suara. Istimewa ada orang lain di samp

a cukup dengan bahasa kalbu dan tatapan mata saja. Bagi Arimbi hal tersebut aneh. Bagaimana mereka berdua bisa mengutarakan keinginan mereka masing-masing apabila tidak dikat

a mencoba mencari persamaan antara wajah Seno dan Ganesha. Merek

berpaling. Arimbi tidak sempat mengalihkan pandangannya ke arah l

a mata hitam Ganesha, sekilas sangat mirip dengan Seno. Namun auranya bertolak b

awan, sepertinya tulang hidung Ganesha pernah patah. Bentuk dahi dan rahang mereka juga berbeda. Seno berdahi kecil dan berahang lancip seperti Bu Santi.

an laki, ia ketahui dari Seno. Dandan laki itu meliputi facial, manicure pedicure, serta menggunakan kosmeti

a," Arimbi mencoba mengalihkan pembicaraan. Ia tidak

anya saja kamu ti

berbicara memang hanya sepe

engatakan bahwa ia sedang membanding-

a dengan Seno, kamu akan kecewa. Saya t

ali tidak menyangka kalau Gan

udara segar sebelum dikuliti oleh Ganesha. Begitulah hal yang biasa dibicarakan oleh Menik. Menik selalu mengatakan bahwa Ganesha akan men

uh. Sebelum menjemputmu tadi, saya sudah mandi dan menggunakan deodorant. Jadi saya yakin kalau tubuh saya tidak menguarkan aro

menyinggung perasaan Ganesha. Ganesha pikir bahwa diriny

bukan karena mencium aroma yang tidak ena

ghidupkan lampu tangan terlebih dahulu,

dang terik-teriknya. Jalanan juga penuh debu dan asap kendaraan bermotor. Tidak ada s

i ini, bagaimana nasib pernikahan mereka selanjutnya? Lihatlah ha

aya membuka jendela, hanya ingin mengganti

urusannya. Dirinya udah sangat tertekan karena harus menjalani fitting pakaian dengan suami pengganti. Bayangan bahwa ia akan mendapat pandangan-pandangan keheranan da

i kamu tidak menyukai atmos

obbi. Tolongla

an? Setiap kami melakukan tindakan yang logis, kalian selalu mengatakan kalau kami tidak sensi

ng lain. Menik menganggap Ganesha pendiam, karena mereka memang tidak berbicara dengan bahasa lisan. Mereka ber

a pihak, sebaiknya ia mengg

s ingin men

ingin. Tapi kedua

nama baik kedua orang tua saya. Bukan karena hal lain." Arimbi membela diri. Jang

u. Saya tida

irullah

berbasa basi jikalau tidak ingin sakit hati. Analisa Menik tentang sifat pendiamnya Ganesha memang

n. Sejurus kemudian tas tangan dalam pangkuan Arimbi bergetar. Ketika Arimbi mengintip n

ponsel Arimbi terdengar begitu nyaring. Arimbi mengeluarkan

ha mengulurkan tangan kirinya. Tanpa banyak bicara Arimbi memberikan

tujuan. Setelah mobil terparkir rapi, Ganesha memindahkan persnelling pada posisi P, sembari menaikkan rem tangan. Ganesha membiarkan mesin mobil dan ac menya

punya istri sekarang. Jangan membuat salah paham istri

ut. Ganesha berbicara dengan sangat taktis. Fokus p

, Mas. Mas jangan ikut campur

nya aku yang memperingatimu agar kamu jangan mengusik Rimbi lagi. Karena sebentar lagi Rimbi akan menj

tahu, Mas cuma mau balas dendam karena dulu Nelly lebih membatalkan pernikahan dengan Mas, karena jatuh

batalkan pernikahan karena jatuh cinta pada Seno. Dengan sendirinya apa yang Seno

lain. Aku sudah muak menjadi tumbal atas semua tindakan tidak bertanggungjawabmu! Kamu ingin kembali pada Arimbi? Baik,

. Bukan maks

g tidak penting. Ayo kita segera fitting pakaian saja." Arimb

anesha mematikan panggila

lagi melihat kamu mengangkat tele

h tadi saya meminta Mas memb

n Ganesha. Tapi lebih pada keinginannya sendiri yang

no merasa di atas angin karena kamu takut padanya. Biarkan saja kalau ia meneleponmu. Hanya saja, janga

kaian, bolehkah saya menanyakan satu hal?" t

lak

menggagalkan pernikahan Mas, kar

mbatalkan pernikahan karena ia bilang, ia telah jatuh cinta pada pria lain. Nelly tidak pernah menye

menikung kakak ka

ngapa Seno tidak

at Menik, sekretaris ayah saya yang kebetulan ikut b

menjalin hubungan dengan Nelly rupanya. Untuk ke sekian kali

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Lelaki Kedua
Lelaki Kedua
“Arimbi Maulida merasa dunianya runtuh saat Nina, sepupunya, membawa buku nikahnya dengan Seno Caturrangga, calon suami Arimbi, ke hadapannya seluruh keluarga besar. Nina mengaku telah dinikahi Seno secara hukum dan agama dua hari yang lalu. Dengan kata lain, Seno adalah suaminya sahnya saat ini. Padahal seminggu ke depan, Arimbi dan Seno akan melangsungkan pernikahan, setelah tiga tahun berpacaran. Undangan pun sudah terlanjur disebar. Pihak kedua keluarga geger. Mereka sama sekali tidak menyangka kalau Seno dan Nina menjalin hubungan di belakang Arimbi hingga Nina hamil. Arimbi pada akhirnya mengalah. Ia ikhlas kalau pernikahannya dibatalkan. Namun Handoyo, ayah Arimbi tidak setuju untuk membatalkan pernikahan. Handoyo meminta pertanggungjawaban keluarga Seno yang telah mempermalukan keluarga besar mereka. Keputusan yang dianggap paling tepat pun diambil. Adalah seorang Ganesha Caturrangga, kakak kandung Seno yang belum menikah, diminta untuk menggantikan Seno di pelaminan. Arimbi tentu saja menolak. Selain ia tidak mencintai Ganesha, sejujurnya ia takut pada Ganesha. Ganesha itu sangat dingin dan tidak punya hati. Menurut Menik, sahabatnya, yang dulunya adalah pacar Ganesha, Ganesha itu workoholic. Hidupnya hanya untuk bekerja dan bekerja. Ganesha tidak pernah mencintai siapapun kecuali pekerjaannya. Namun karena desakan keluarga besarnya yang beralasan malu besar apabila Arimbi tidak jadi menikah, Arimbi terpaksa menerima keputusan keluarga besar mereka. Bagaimana nasib Arimbi setelah menjadi istri Ganesha? Bagaimana pula usaha Seno untuk kembali meraih hati Arimbi setelah Nina ketahuan berbohong soal kehamilannya? "Bagi saya, kamu itu cuma beban tambahan, yang lagi-lagi disampirkan keluarga di pundak saya. -Ganesha Caturrangga- "Saya juga tidak pernah ingin ada di posisi ini. Menjadi istrimu itu sialnya tujuh turunan, delapan tanjakan dan sembilan tikungan tajam. -Arimbi Maulida-”
1 Bab 1 1. Awal Mula Bencana.2 Bab 2 Pertukaran Mempelai.3 Bab 3 Borok Yang Terungkap.4 Bab 4 Pertemuan Tanpa Sengaja5 Bab 5 Pernikahan Pura-Pura.6 Bab 6 Aturan Dalam Pernikahan.7 Bab 7 Keanehan Ganesha.8 Bab 8 Rumah Masa Depan Mantan 9 Bab 9 Iri Dengki Penyakit Hati.10 Bab 10 Keucap Rupanya!11 Bab 11 Intimidasi Tipis-Tipis.12 Bab 12 Bertemu Mantan. 13 Bab 13 Sindiran Maut.14 Bab 14 Modus Tipis-Tipis.15 Bab 15 Naik Turun Enak Banget!16 Bab 16 Perasaan Dicintai.17 Bab 17 Bertemu Bestie.18 Bab 18 Musuh Dalam Selimut.19 Bab 19 Dunia Tipu-Tipu.20 Bab 20 Terlanjur Basah, Mandi Sekalian.21 Bab 21 Pembelaan Seorang Suami.22 Bab 22 Apakah Cinta Menular 23 Bab 23 Jatuh Cinta 24 Bab 24 Sampah Ketemu Tongnya.25 Bab 25 Salah Paham.26 Bab 26 Karma27 Bab 27 Bertemu Mantan.28 Bab 28 Konten Diiringi Hati.29 Bab 29 Masa Lalu Kelabu.30 Bab 30 Kebohongan.31 Bab 31 Karma.32 Bab 32 Ucapan Maaf Yang Terlambat.33 Bab 33 Balas Dendam Untuk Sandra.34 Bab 34 Termakan Muslihat Sendiri.35 Bab 35 Cinta Versi Ganesha.36 Bab 36 Jadi Istri Sesungguhnya 37 Bab 37 Senjata Makan Nona.38 Bab 38 Semua Karena Cinta.39 Bab 39 Kembali Diuji.40 Bab 40 Kepercayaan Mutlak.41 Bab 41 Curiga.42 Bab 42 Persekutuan Jahat.43 Bab 43 Ketahuan!44 Bab 44 Membongkar Kebusukan.45 Bab 45 Jangan Memaksa Cinta.46 Bab 46 Tegang!47 Bab 47 Selamat.48 Bab 48 Kembali Terungkap.49 Bab 49 Permintaan Maaf.50 Bab 50 Makin Cinta.51 Bab 51 Hari Bahagia.52 Bab 52 Akhir Bahagia (END)