icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CEO Dingin Pemikat Hati

Bab 7 Rencana Kedua

Jumlah Kata:1042    |    Dirilis Pada: 02/06/2023

engenakan setelan milik sahabatnya yang kekecilan sehingga bongkahan dada tam

deh, kalau bicara ke GM dia kan dekat sama si

aja dah ke

Mata Nola ter

ada usaha k

mbalikan kunci ruangan ke tangan si FX?" Nola

n? Gue udah mandi kembang semalaman. Ogah gue kembali n

n dong kita? Harusnya saat tidu

a tuh orang. Gue gak sudi!" Shintia

s kita udah disekap duluan sama dia. Elu bisa beneran di perkosa, Shin. Jadi pili

gumam Nola. Wajahnya tampak sendu. Shintia diam

ondongkan tubuhnya dan berbisik, dia mengungkap

aiknya elu pake cara jitu deh." Nola cekik

u aja yang goda tuh aki

g goda, bisa d

juga takut," s

ng bukti dan laptopnya di loker pribadi dan segera menguncinya

elum dia sadar,

en enak-enak," goda Nola den

am

ka bersembunyi di balik dinding. Pria itu memang sangat ra

ntu dan memasukan kunci ruangan. Namun sebelum me

Shintia dengan

tampak suram, gig

Felix. Pria itu lupa dia sudah memasukkan kunci ke dalam pintu.

aku ya? Sem

. "Bapak yang tega, tiba-tiba tidur. Aku ditinggal dengan kea

kamu yang member

ku ngasih obat kua

binar. "Kalau gitu kita

jari ke udara dan pergi. Isyarat bahwa dia sudah berhasil menukar kunc

i ya?" Felix menyentuh bahu Shintia dia henda

ama Pak Felix la

pi

. "Shintia bergegas meninggalk

ekarang pura-pura menghindar. Lihat saja kala

men yang hilang dan dia menghembuskan napas lega semua lengkap. Tanpa dia tahu, Nola semalam telah me

akan bisa masuk ke ruangan ini." Dia tersenyum bang

ka benar-benar berhasil menjalankan misi penting. Kini mere

angkotan, ketemu el

hat sen

n gak diciu

enang aja

elu lici

kali

isa." Noli

yang sibuk dengan layar di hadapannya pun menoleh. Dia menyanda

. Elu aja deh yan

dengan sebutan apa? Pak, Mr, Tuan atau Sayang. Itu aja

Sayang!" te

. Setidaknya anggap ini ajang pedeka

ending elu aja deh. Elu kan pali

imana c

erin lah

a gue dicekal sama

it jarinya dengan menganggukkan k

ggebrak meja dan sontak memb

ali, Nol. Ng

ncondongkan tubuhnya. "gimana kalau elu

lu!" Shintia menoyor kening Nola hingga ke

kan ide

s itu gak bisa dimasuki sembarangan o

a. Elu sih

li, buk

yang jorok ma

Shintia berkata dengan mengibaskan rambutnya yang panjang hingga mengen

in. Anjir lu ah. Muka gue lu sa

di gimana nih? Apa rencana kita, No

ing jitu dan paling waras. Gak mungkin kan, elu ngaja

naaa mulu," ge

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
CEO Dingin Pemikat Hati
CEO Dingin Pemikat Hati
“Shintia masih berusaha menata hidup setelah berpisah dari sang kekasih. Selagi bersusah payah melupakan Arya, pria itu justru muncul sebagai CEO di tempatnya bekerja. Rindu yang meluap-luap tidak terelakkan, rasa cinta yang berusaha dikubur malah bangkit lagi. Sayangnya, Arya tidak merasakan hal yang sama. Pria itu membenci Shintia, bahkan tidak ragu memaki untuk membalas sakit hatinya. Kesalahpahaman di masa lalu masih belum terselesaikan, lalu muncul skandal Shintia bersama Felix yang makin membuat Arya makin berang dan bersikap kejam pada sang mantan kekasih. Mampukah Shintia memperbaiki hubungannya dengan Arya? Akankah pria itu berhenti membencinya setelah tahu semua alasan di balik perpisahan tragis mereka dua tahun lalu?”
1 Bab 1 Awal yang Berat 2 Bab 2 Pertemuan yang Menegangkan3 Bab 3 CEO itu Mantanku4 Bab 4 Gairah Hangat Penuh Jebakan5 Bab 5 Tidak Tertahankan6 Bab 6 Diam-diam Masih Cinta 7 Bab 7 Rencana Kedua 8 Bab 8 Mencari Kebenaran9 Bab 9 Peluk Kenangan dengan Ikhlas 10 Bab 10 Terbukti11 Bab 11 Resign12 Bab 12 Bukan Wanita Murahan13 Bab 13 Hans14 Bab 14 Menyesal15 Bab 15 Ancaman 16 Bab 16 Bekerja Sama 17 Bab 17 Rahasia 18 Bab 18 Brownies Cafe19 Bab 19 Fakta mengejutkan20 Bab 20 Sandiwara21 Bab 21 Suara yang Indah22 Bab 22 Hanyut dalam Nada23 Bab 23 Cemburu 24 Bab 24 Usaha Pendekatan 25 Bab 25 Kamu Milikku26 Bab 26 Kerinduan tak Tertahankan27 Bab 27 Tidak Masuk Akal28 Bab 28 Demonstrasi 29 Bab 29 Teman Dekat 30 Bab 30 Posesif31 Bab 31 Penebus Dosa 32 Bab 32 Dilema33 Bab 33 Situasi yang Sulit34 Bab 34 Perlakuan Istimewa35 Bab 35 Pembicaraan yang Tertunda36 Bab 36 Kerinduan yang Bergairah37 Bab 37 So Sweet38 Bab 38 Hubungan yang Semakin Membaik39 Bab 39 Mimpi Masa Kecil40 Bab 40 Berperan Sebagai Teman41 Bab 41 Cinta dan Gairah yang Tak Bisa Dipisahkan42 Bab 42 Cinta Lama Belum Kelar43 Bab 43 Kembali Menghilang44 Bab 44 Mengakhiri Hidup45 Bab 45 Rahasia Besar46 Bab 46 The End