icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

CEO Dingin Pemikat Hati

Bab 4 Gairah Hangat Penuh Jebakan

Jumlah Kata:1018    |    Dirilis Pada: 02/06/2023

besaran. Hans menghembuskan napas kasar dan memi

ka kamu ingin memberantas kekacauan, kesampingkan ego dan urusan pribadi. Kita harus membuka mata. S

dah, saat aku sudah mulai menata hidup kembali, dia kembali muncul dan kamu tahu, dia bahkan ingin menyentuhku. Baga

, dia sangat ingat sekacau apa

harus tahu yang sebenarnya. Kalau kita bisa membongkar kasus ini kamu bisa pergi dan terserah mau melakukan ap

nya sementara di pe

kita pergi seperti bi

adikan pekerjaan sebagai pelampiasan, tanpa dia duga setelah dia berhasil menata hati dan mulai menerima perempuan yang dijodohkan. Shinti

*

sekarang, dia bisa melihat bahwa Felix sedang berbicara dengan security. Kecurigaan semakin me

il remote AC dan mematikannya, hingga tiba-tiba ruangan yang biasanya dingin

u sebodoh itu, Shintia." Felix mencondongkan tubuhnya. Shintia hanya membalas dengan tersen

kancing kemeja bagian atas, Felix menelan ludahnya dengan susah payah. Di

dengan mengibaskan ta

langan fokus. Hasratnya membaur, tetapi dia menggelengkan kepalanya. Tidak

bakku, Shintia? G

hat, tuh saya sudah mulai mengemasi barang

ar, di sana ada sebuah dus yang berisi ba

ekerjaan, aku cantik dan seksi. Siapa

jadi wanita m

erkata dengan menyentuh kancing kemeja Felix

engah mati dikejar dan selalu menolak, gadis cantik yang sulit di

arkan tubuhnya di kursi, satu tangannya menarik ujung kemeja ke bawah hingga bongkahan gunung itu

tarifnya?" tanya

n aku kan?" tanya Shintia dengan bergerak sensual, jarinya yang lentik membelai rahang Felix, membuat pria itu meradang.

agian dada yang begitu menggoda, tetapi dengan cepat

kan tubuhnya, dia melihat ke sekeliling dan menghembuskan napas lega saat menyadari tid

menegakkan tubuhnya. Felix meng

Nggak pernah ada yang ke sana

ntuk tubuh ideal, besar di bagian-bagian yang seharusnya. Felix menyapu giginya dengan lida

dan mengirimkan pesan pada seseorang. Dia tersenyum tipis

, Nol. Bangsat jadikan gue umpan. Awas aja kalau el

annya. Felix masuk ke dalam bilik kamar mandi dan segera mendorong tubuh Shintia. Dia menghimpitnya. Shintia

ng muasin kamu,

Bapak? Kamu gak sopa

lai kumis Felix. Pria itu hendak menciumnya. Namun,

a aku hah!" Felix k

s bagian sensitif Felix yang

h geli. Dia merasakan tangan le

waktu, takut ada yang lih

guk setuju dan hendak membuka ge

tangannya mulai mengelus lembut area sensitif Felix mem

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
CEO Dingin Pemikat Hati
CEO Dingin Pemikat Hati
“Shintia masih berusaha menata hidup setelah berpisah dari sang kekasih. Selagi bersusah payah melupakan Arya, pria itu justru muncul sebagai CEO di tempatnya bekerja. Rindu yang meluap-luap tidak terelakkan, rasa cinta yang berusaha dikubur malah bangkit lagi. Sayangnya, Arya tidak merasakan hal yang sama. Pria itu membenci Shintia, bahkan tidak ragu memaki untuk membalas sakit hatinya. Kesalahpahaman di masa lalu masih belum terselesaikan, lalu muncul skandal Shintia bersama Felix yang makin membuat Arya makin berang dan bersikap kejam pada sang mantan kekasih. Mampukah Shintia memperbaiki hubungannya dengan Arya? Akankah pria itu berhenti membencinya setelah tahu semua alasan di balik perpisahan tragis mereka dua tahun lalu?”
1 Bab 1 Awal yang Berat 2 Bab 2 Pertemuan yang Menegangkan3 Bab 3 CEO itu Mantanku4 Bab 4 Gairah Hangat Penuh Jebakan5 Bab 5 Tidak Tertahankan6 Bab 6 Diam-diam Masih Cinta 7 Bab 7 Rencana Kedua 8 Bab 8 Mencari Kebenaran9 Bab 9 Peluk Kenangan dengan Ikhlas 10 Bab 10 Terbukti11 Bab 11 Resign12 Bab 12 Bukan Wanita Murahan13 Bab 13 Hans14 Bab 14 Menyesal15 Bab 15 Ancaman 16 Bab 16 Bekerja Sama 17 Bab 17 Rahasia 18 Bab 18 Brownies Cafe19 Bab 19 Fakta mengejutkan20 Bab 20 Sandiwara21 Bab 21 Suara yang Indah22 Bab 22 Hanyut dalam Nada23 Bab 23 Cemburu 24 Bab 24 Usaha Pendekatan 25 Bab 25 Kamu Milikku26 Bab 26 Kerinduan tak Tertahankan27 Bab 27 Tidak Masuk Akal28 Bab 28 Demonstrasi 29 Bab 29 Teman Dekat 30 Bab 30 Posesif31 Bab 31 Penebus Dosa 32 Bab 32 Dilema33 Bab 33 Situasi yang Sulit34 Bab 34 Perlakuan Istimewa35 Bab 35 Pembicaraan yang Tertunda36 Bab 36 Kerinduan yang Bergairah37 Bab 37 So Sweet38 Bab 38 Hubungan yang Semakin Membaik39 Bab 39 Mimpi Masa Kecil40 Bab 40 Berperan Sebagai Teman41 Bab 41 Cinta dan Gairah yang Tak Bisa Dipisahkan42 Bab 42 Cinta Lama Belum Kelar43 Bab 43 Kembali Menghilang44 Bab 44 Mengakhiri Hidup45 Bab 45 Rahasia Besar46 Bab 46 The End