icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

"KALA" Buah Cinta Terlarang

Bab 2 Kena santet

Jumlah Kata:1477    |    Dirilis Pada: 25/03/2023

gkh

ng tengah tertidur pulas, seketika ia terjaga. Lantas terduduk dalam keadaan ingatan yang belum ter

nkannya. Mungkin hanya sekedar mimpi. Pikirnya. Namun ternyata suara itu kemba

rgi! Pergi!" teri

umam Kay

uaku," tambahnya denga

bari meraung-raung mencakar-cakar udara. Tatapannya kosong namun dipenuhi kengerian. Di sampingnya terduduk seoran

aku, Zara!" lirihnya

is hingga terdengar keseluruh ruangan. Bahkan membuat Kayli yang masih terduduk di kamarnya

egera bangkit. Diraihnya gawai terlebih dahulu lalu mengirim pesan singkat pada sang suami yang sedang bekerja di luar kota. Jemari le

baiknya besok pulang dul

mertua. Setibanya di kamar Didah, ia melihat Zara, sang ipar, tengah gemetaran ketakutan di sudut

lagi! Cepat panggil Ba

anggil Bah Sana, salah satu orang pintar terpercaya di daerahnya itu. Namun Kayli malah tak be

mata melotot ia menengadah menatap langit-langit kamar sambil meracau-racau. Sesekali tubuhnya mengejang seperti t

a

netra mengerling seolah diluar kendalinya. Dengan kening mengkerut, Kayli seolah memastikan apa sebenarnya yan

ngenalku?"

hendak meraih pergelangan tangannya yang terlipat di dada. Jelas wa

!" jeritnya saat hen

i kesurupan? Gak liat situasi banget! Malah nanya yang ane

Zara, Kayli pun bangkit lalu beralih mendekat ke arahnya. Dengan waj

il aja sendiri?" ketus K

ri biasanya. Wajahnya memias seketika. Mulutnya yang terbuka, ia tutup dengan kedua tangann

n malam-malam begini? Tengah malam malahan, jangankan dia, aku sendiri pun takut,' batin Kayli. Bibirn

Sana. Tapi pergi ke Rumah sakit!" u

! Dibawa ke rumah sakit yang ada malah dimasukin Rumah

ngandelin, mending gua pergi aja s

gga tak lama kemudian ia memuntahkan cairan merah kental di lantai putih, terlihat jelas kekontrasannya. Seke

merangkul sang Ibu yang masih mengejang

endak membantu Zara meraih Didah yang meringkuk di ata

l

natap Kayli dengki, lalu berbalik menatapi wajah sang Ibu den

mah sakit. Ayo papah Ibu, biar Kayli y

akit. Tersirat jelas kekhawatiran dan kecemasan di wajah Kayli. Tanpa ia sadari, bulir basah yang hangat pun terjatuh d

minta tolong orang lain aja!" dengus Zara sembari

tuhkan pertolongan dokter! Turunkan ego dan gengsimu terhadapk

hendak meraih tubuh Didah dari rengkuhan Zara. Namun dengan cepat Zara mendorong tubuh ringkih Kayli hi

g! Saat Ibu sadar nanti, bakal gua buat lu bayar semuanya!" bentaknya samb

an lu! Dasar aneh! Gua bakal aduin si

pun tak kalah ngotot untuk tetap membawa sang me

ya yang menimpa Ibu. Ini akibat ulah Ibu sendiri,

t Ibu ya? Makanya kemaren minta

uka mulut dan membiarkan Zara terus mengoceh memojokkan dirinya. Adu mulut pun tak terelakkan, hing

!" tuduhnya lagi dengan jari telun

kalian. Aku hanya ingin kalian tahu, aku merasa kalo Ibu sudah keracunan s

sama lu kan? Itu udah pasti karna lu

a kian meluap, ia mencoba menjambak rambut Kayli, tanpa melepas

, ayo kita bawa Ibu sekarang juga,"

saja tak akan tertolong jika tak segera diberi penanganan. Saat pikirannya berkutat mencari cara agar ia bisa membawa mertuanya segera untuk

akhirnya datang," ucap

n sang paman hanya terdiam dengan angkuhnya. Wajahnya yang kaku dan rahangn

ngiku malam-malam beg

ihat malas dan risih saat Zara menarik lengannya untuk mengajaknya melihat kondisi sang

sangat mengkhawatirkan!"

g terjadi tidak sesuai harapannya. Alan menatap Didah dengan pandangan yang jijik dan merendahkan

sini, bukan unt

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka