icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bercinta dengan Playboy

Bab 4 Tidak Semudah Itu

Jumlah Kata:1328    |    Dirilis Pada: 11/03/2023

ncari-cari pakaian yang ia kenakan saat datang ke sana. Begitu dia menemukan apa yang sedang i

ndi. Risa merasakan sebuah cengkeraman kuat di lengan

Va?" tanyanya saat menatap Alva y

u lo masih punya hutang penjelasa

Dia mencoba melepaskan pegangan tangan Al

itariknya perempuan itu dengan kuat sampai dia jatuh di atas ranjang dan dia

i gue? Kenapa lo masih mau nahan gue di sini segala?" Risa men

senyuman meremehkan. "Kita belum selesai bicara. Lo harusnya u

dirinya, tapi sia-sia saja. Harusnya dia tahu, sekali saja dia masuk ke dalam

ng kini pasrah di bawah kuasa tubuh Alva. Dia bahkan pa

n napas dengan mata terpejam rapat. Tangan kanan Risa langsung bergerak cepat untuk memegangi tangan Alva yan

N

a masih dengan posisi seperti itu, sedang kepalanya me

rdengar sangat meremehkan. "Kenapa lo malah datang ke gue buat lepas perawan, kala

amping, menghindari tatapan mata Alva yang kini berusah

kekasih yang sudah melamarnya itu a

s panjang, lalu mengembuskannya perlahan

da apa di antara kalian berdua? Apa yang terjadi, Risa?" Alva menarik tubuhnya untuk b

iliknya ke bagian belakang sekretarisnya membuat Risa merada

t saat mengatakan, "Di

Risa yang tak kunjung mem

jutannya. Gue emos

ri. Dia yang emosi, termakan rayuan setan, lalu mengiyakan tawaran gila yang t

bulan yang lalu, kan?" Alva mendesah panjang. "Asal lo

s sialan ini. Gue cuma nggak mau dia dapatin apa yang paling dia mau. Gue juga penasaran ...," Risa me

a sadar menoleh dan memperhatikan Alva yang t

njadi pengalaman terindah seumur hidup gue, terus lo suruh lupa

gue atau apa? Lo mau hubungan lo sama Alan hancur gara-gara gue? Apa sih yang lo mau sebenarnya d

ue sed

an tatapan tak percaya

lasnya singkat,

k. "Lo u

di pengalaman yang tak terlupakan. Tapi gue maunya, ini akan jadi

ar nikah, apa yang ia lakukan sore tadi, semuanya murni karena khilaf dan dipenuhi amara

udak nafsu lo kayak gitu? Lo tahu gu

a lo buat mau." Alva tak membiarkan

nnya. Menyerahkan mahkotanya saja belum cukup. Alva mau lebih ... tubuhnya, jiwa, dan raganya. Alva m

pa yang udah kita lakuin sebelumnya, semuanya terekam jelas dengan baik. Kalau gue mau, gue bisa nyebarin video itu deng

an wajah tidak percaya. "Lo beneran udah gila, V

ggoda dan menggairahkan," erangnya, kemudian me

masih syok saat Alva terus saja

mana pun, tapi sebagai gantinya, lo harus melayan

engan Alan. Walaupun Risa punya kesempatan juga alasan untuk

epupunya saat mengetahui semua ini. Dengan begitu ...

r. Alva telah menanamkan sesuatu yang tidak

. Dia menginginkannya, dia menyukainya. Sifat-sifat keras dan tegasnya

inta tak harus memiliki itu bullshit, karena kalau tidak memiliki,

lagi. Kalau dia mundur, maka semua yang telah ia bangun susah payah akan han

lo sama Alan. Gue bisa jadi orang k

sah payah. "Apa nggak ad

Dan lo udah salah main-main sama orang, karena orang yang lo m

n kepala dan menyetujui semuanya. Alva melepas pakaiannya send

melebur menjadi satu kesat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bercinta dengan Playboy
Bercinta dengan Playboy
“Pengkhianatan tunangannya, membuat Risa mengiyakan ajakan kencan semalam yang diajukan teman sekantornya, Alva. Playboy yang keberadaannya ia manfaatkan untuk membalas perselingkuhan Alan. Akankah semuanya berjalan baik-baik saja saat Alan tahu pengkhianatan Risa dan Alva yang notabenenya masih berstatus sebagai sepupunya sendiri?”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Penyesalan Risa3 Bab 3 Kehebatan Alva4 Bab 4 Tidak Semudah Itu5 Bab 5 Kesempatan Emas6 Bab 6 Sumpah Alva7 Bab 7 Ciuman Kecil8 Bab 8 Rok Hitam9 Bab 9 Kuluman Panas10 Bab 10 Terpaksa Menginap11 Bab 11 Amarah12 Bab 12 Tidur 13 Bab 13 Sang Mantan Kesekian14 Bab 14 Obsesi15 Bab 15 Kecaman16 Bab 16 Cara Penyampaian17 Bab 17 Cinta Beralasan18 Bab 18 Kenapa lo nangis 19 Bab 19 Pengakuan Cinta20 Bab 20 Sentuhan Mendebarkan21 Bab 21 Putus cinta atau keluar dari penjara 22 Bab 22 Alan23 Bab 23 Mana jatah gue 24 Bab 24 Malam Minggu25 Bab 25 Bikin gue nggak nafsu26 Bab 26 Tamu Bulanan27 Bab 27 Perang Dunia Babak 128 Bab 28 Penjelasan yang tak Perlu29 Bab 29 Rasa Penasaran30 Bab 30 Makan Siang31 Bab 31 Ciuman Panas32 Bab 32 Bagaimana 33 Bab 33 Pengakuan34 Bab 34 Kendali Diri35 Bab 35 Hal Aneh36 Bab 36 Kabar Kehamilan37 Bab 37 Perang Dunia Babak 238 Bab 38 Memutus Secara Sepihak39 Bab 39 Menanti Datangnya Hujan40 Bab 40 Penuh Energi Cinta41 Bab 41 Datang Meminta Restu42 Bab 42 Luapan Emosi43 Bab 43 Pelukan Menenangkan44 Bab 44 Pengakuan Rahasia45 Bab 45 Restu dari Fara46 Bab 46 Akhir Bahagia47 Bab 47 Epilog