icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Luka Semesta

Luka Semesta

icon

Bab 1 Insiden Kursi Kosong

Jumlah Kata:1396    |    Dirilis Pada: 09/03/2023

kelas gue d

menyadari koridor menuju k

erti melewati jalanan yang sama berulang kali

nyari kelas sendiri" omelnya masih celingukan mencari na

uk

dari jika lantai yang dia lewati lebih tinggi dari lantai sebelumnya hingga membuatnya tersandung. Dia menyipitkan mata, me

suk

u, maaf saya terlambat, tadi sa

-apa, Saya Bu Wind

u yang ramah, cantik lagi, baik, dia jadi tidak s

kedatangan teman baru, kita kenalan dul

saya Alyssa Saufika biasa dipanggi

ok

ok

ok

a yang membuat Ify tersenyum semakin lebar

uk bangku kosong kedua dari pojok kanan. Disebelahnya ada seorang siswa lain yang duduk deng

angun dari posisinya dan menatapnya binggung, "Siapa lo? ngapain lo disini?" ujarny

Winda gue disuruh duduk

ah

ampingnya bangkit sambil melepas headset dari tel

bagaimana mungkin Ibu meminta orang lain

bangku itu

i bangku

adi urusan saya!" B

enak saja, istana megahnya dengan Alvin ma

nya kamu keberata

ya sudah duduk sama Alvin dari jama

duduk kamu dan siswa yang lain, Lagipula kamu kalau

u, tapi

r!" Tutup Bu Winda yang seketika me

mbaikan tangan ke kamera. ah ralat, melambaika

cowok bernama Rio ini menganca

nya Bu Winda lembut seperti pertama kali mereka berbicara,

saja deh, masih kosong kok" katanya mencari gar

Rio. Jadi jangan membantah!" Lanjut beliau telak. Ify

ernyata ganas juga" dumel Ify sambil

u WInda mah, Macan berbulu Kucing. baru ketemu aja kelihatannya

nda itu gala

Singa aja ta

amat!" Cep

kayaknya" Rio senyum-senyum s

.. ane

nya enteng. "Oiya, kita belum kenalan, nama gue Mario.

Ify aja" Ify membal

kembali terbuka, menampakkan dua siswa ya

ambat..."ujar kedua

Winda sakartis. Dua muridnya ini sering sekali terlambat,

Bu" jawab Shilla me

mu

jawab Alvin yang m

ar Bu Winda galak. Beliau sudah bosan dengan kelakuan dan alasan ya

tidak

nya, Kamu duduk sama Shilla dibelakang

lvin dan Shilla

atap Shilla yang masih berdiri disampingnya, bar

Bu!" keuk

an kalian duduk karena pelajaran haru

garang Bu Winda. Alvin berjalan lebih dulu menu

la Bu Winda tuh maunya apa sih? kenapa bisa beliau memintanya duduk satu bang

isemprot Bu Winda!" hibur Rio se

a cuma gara-gara telat gue ha

gitu duduk sebangku sama lo? N

kata Rio asal yang lansung mendapatkan deathglar

ngkat bicara, Bu Winda gesit melempar meja mereka dengan spidol yang

*

lang b

koridor menuju gerbang utama SMA Cakrawala sementara Rio dan Alvi

ih, soalnya gue bel

sambil nonton basket aja?" tawar Shilla

leh

barunya yang ternyata luar biasa luas. kalau saja dia sendirian, sudah bisa dipastikan dia akan kebingungan seperti tadi pagi. Sampai kemu

gnya terasa agak ngilu karena jatuh

ue buru-buru" sesal

apa kok" balasnya masih meringis, seraya menc

ersamaan ada juga cewek yang tergopoh-gopoh

k Vi, makasih ya"

ngaja" kata cowok itu lagi, kali ini sambi

i aja" Ify te

ekali lagi, sorry ya..." kata cowok itu lagi agak gantung

nama g

li lagi ada suara l

nih, sekali lagi sorry ya" pamit cowok itu men

gian mereka denga

la jadi takut melihat If

yang barusan itu siapa

u yang cewek itu Kak Sivia. Nah yang cowok nyusul

ya, Shill? Udah mana K

g baik sih, ramah lagi. Emangnya kenapa? jan

mm... Gue... emm gue c

ke lapa

uk.

*

B

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Luka Semesta
Luka Semesta
“Rio tidak bisa melupakan apa yang mama dan kakaknya lakukan 8 tahun lalu, dia marah tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Dia hanya diam, berjalan seolah mereka tidak ada, menghilang, menghindar, seolah semua anggota keluarganya sudah mati. Hingga suatu hari dia dibenturkan pada kenyataan mengejutkan, Tuhan menunjukkan padannya banyak rahasia, menguji kesetiaan dan keteguhan hatinya saat cinta yang didamba tergenggam laki-laki lain. Lalu? Apa yang terjadi? bisakah dia memperoleh kebenaran yang dia cari? Akankah dia mendapatkan cintanya kembali? selamat membaca ya... Thanks a lot!”