icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Unexpected Feeling

Bab 3 Game

Jumlah Kata:987    |    Dirilis Pada: 05/03/2023

yang duduk disamping Indi

me aja ini? M

alau capek istirahat aja, bilang

rmainan. Indira tidak tahu permainan apa yang akan mereka lakukan, berbica

Fajar." Lia membuka suaranya yang

u sampai dijemput." Indira m

u banget." Lia mengataka

ia jadi tidak tahu seperti apa dia sebenarnya. Indira sendiri tidak terlalu mengenal Faja

ang membuat Indira dan Mita

si yang diberikan membuat mereka berjalan ke kelompoknya kemarin, Indira bersama dengan Sinta menjadi satu kelompok dan me

gkap satu sama lain. Permainan yang mereka lakukan memang seru dan menyenangkan, Indira melupakan satu hal yaitu penyakitnya yang membutu

ucap Shinta yang

ta yang sejak kapan be

gi juga udah tenang."

embuat Indira hanya menggelengk

an kepalanya "Ngga

gitu." Mita berdiri

salah satu senior cewe

pandangan kearah Mita yang hanya mengangkat bahu. Indira m

lain dan Indira mendapatkan bagian menunggu untuk mencatat kata yang mereka temukan. Mereka langsung jalan setelah menda

ini," ucap Lia yang langs

sama kaya aku?" menatap L

ang kita nggak tahu apa-apa tentang psikologi, kas

bih tinggi jadi nggak harus dicekoki sama materi tapi kita ya

sih yang beginian," ucap Lia y

nya senior pria yang suda

ap Lia yang men

jangan asal njeplak,

engisi di tempat mereka. Wahyu kalau tidak salah ketua dari acara ini, beberapa wanita angkatannya mencoba

tadi?" tanya Wahyu yang menyadarkan In

Kami berdua me

ian siapa?"

." Lia yan

u menatap Indira yang membuatnya terkejut "Da

ndira menjaw

ahu harus berbuat apa, menatap satu sama lai

g harus hati-hati." I

gak dikasi

man apa yang nanti akan diberikan. Menggelengkan kepalanya pelan agar tidak memikirkan terlalu lebih tentang hukuman

ngkan kepalanya?

isampingnya "Kak Fajar?" mencari keberadaan

okoh siapa?" tanya Fajar de

Indira balik tanpa me

n kata-kata yang diucapkan tokoh itu." Fajar menjel

." Indira menj

nggu teman-teman yang lain,

gsung "Nanti kakak laporin kalau

in hukuman nanti k

ggil sama Mas Wahyu."

n terlalu lelah, kamu bisa bilang kalau capek dan kita nggak akan kasih hukuman. Diminum biar nggak pucat wajahmu, ja

anya, botol pertama didapat dari senior wanita padahal tidak ada yang tahu tentang wajah pucatnya kecuali Mita, sekarang ada botol lain yang diberikan Fajar dengan kata-katanya yang memb

a, tidak lama satu per satu mengirim pesan dan kembali. Kelompok yang lain sudah penuh dan menger

ap Dito yang berada dihadapannya dengan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Unexpected Feeling
Unexpected Feeling
“Dihukum jadi pacar? Indira benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan hukuman aneh dari senior yang menurut informasi suka gonta ganti pasangan. Tidak tahu alasan jelas tentang hukuman, tidak berani menolak membuat Indira terjebak dengan hukuman ini bersama seniornya, Fajar. Memberikan hukuman aneh pada mahasiswi baru membuat Fajar menganggap sebagai obat traumanya. Menjalin hubungan dengan beberapa perempuan tidak membuat Fajar sembuh, tapi berbeda saat bersama dengan Indira. Tidak mengetahui masalah masing-masing membuat Fajar dan Indira menjalin hubungan sesuai dengan jalannya, selayaknya hubungan pada umumnya mampu membuat mereka dewasa. Apakah Fajar memang serius dengan perasaannya atau menganggap Indira sebagai obat traumanya? Akankah mereka berdua terbuka dengan semuanya?”