icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Unexpected Feeling

Bab 2 Ditemani

Jumlah Kata:1027    |    Dirilis Pada: 05/03/2023

ya. Acara selesai langsung lanjut dengan mengerjakan tugas, Indira sudah benar-benar lelah dan memb

ompoknya saja. Indira baru mengetahui dan bertemu dengan anak dari saudara papanya dan itu artinya mereka masih mempun

menjilidnya menjadi satu. Indira sudah menawarkan tapi nyatanya ada yang lebih cepat, akhirnya mereka

ta, saudara Indira y

agaimana?" tanya Indir

ama mau sampai

"Pak Dirman kasihan nanti, sudah perjala

n-teman yang lain tapi mereka sibuk sendiri-sendiri. Sisi gazebo lainnya masih ada yang mengerjak

ang yang menyapanya tidak lama kemudian ingat j

ang?" Indira menatap Shin

l dulu ya keburu malam, mau istirahat. Mas

n kepalanya "Kamu p

ri keberadaan Mita dan Lia di sisi gazebo lain tapi nyatanya tidak ada sama sekali. Menatap ponselnya i

dijem

n pandangan orang lain, pasalnya saat ini duduk berdampingan dengan senior. Indira tidak tahu siapa sebenarnya Fajar, bagaimana tahu me

ijemput?" tan

pa belum pulang?" Indira mencoba b

embuka mulutnya mendengar perkataan Fajar "Bercanda, tadi

lomba?" tanya

pasan bicara! Kamu pura-pura nggak tahu

ya pelan melihat semua sikap Fajar. Mengalihkan pandangan kearah jalanan yang ada di gazeb

at tadi?" tanya

kak." Indira

gu dijemput kaya gini." Fajar memberikan usul yang l

u kakak berikan ke aku?"

a hubungan sama sekali sama hukuman. Masalah hukuman aku belum mem

lan lama. Indira sedikit takut dengan apa yang akan dilakukan Fajar, pengalaman dengan pria belum terlalu bagus sa

ikit merasa tidak nyaman dengan Fajar yang ada disampingnya, tidak mau menjadi bahan pembicaraan teman-teman atau seniornya.

nya Fajar yang membu

g, kak." Indira m

araan tenang saja," ucap Fajar seakan

u? Memang bisa?" tan

begitu." Fajar menenangkan Indira yang langsung

psikologi, kak." Indi

lagi yang membuat Indira mengerutkan kenin

tangan senior." Indira

at melihat Fajar tidak mengambil buku yang ada di tangannya. Indira menatap bingung atas a

buka suaranya membuat Indira mengerutkan keningn

sama sekali atau bisa dikatakan lupa, tapi tampaknya tidak mungkin karena daritadi Fajar membicarakan meng

sa beri hukuman sekarang

ggak, kalau aku kasih tahu sekarang yang

Indira bingung. "Kakak kan seni

nnya?" tanya Fajar dengan tatapan penuh selidik

a tadi. Mereka baru saling mengenal, tidak mungkin memang Fajar memiliki niat jahat

lang du

asuk kedalam dan mendapati supir keluarganya tampak lelah. Indira menatap ke tempat dimana dirinya dan Fajar berbicara satu sama lain, tapi seketika tidak mel

r, aku kira di

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Unexpected Feeling
Unexpected Feeling
“Dihukum jadi pacar? Indira benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan hukuman aneh dari senior yang menurut informasi suka gonta ganti pasangan. Tidak tahu alasan jelas tentang hukuman, tidak berani menolak membuat Indira terjebak dengan hukuman ini bersama seniornya, Fajar. Memberikan hukuman aneh pada mahasiswi baru membuat Fajar menganggap sebagai obat traumanya. Menjalin hubungan dengan beberapa perempuan tidak membuat Fajar sembuh, tapi berbeda saat bersama dengan Indira. Tidak mengetahui masalah masing-masing membuat Fajar dan Indira menjalin hubungan sesuai dengan jalannya, selayaknya hubungan pada umumnya mampu membuat mereka dewasa. Apakah Fajar memang serius dengan perasaannya atau menganggap Indira sebagai obat traumanya? Akankah mereka berdua terbuka dengan semuanya?”