icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Titip Benih

Bab 6 Dijemput Laras

Jumlah Kata:1159    |    Dirilis Pada: 02/02/2023

ip

B

ng tidak pernah tahu sedikit pun tentang Mas Ikhsan maupun

khsan tidak bisa mampir kerumah, karena Mbak Laras sudah menunggu dirumah.

hsan, ternyata Bagas sud

mengangguk. Dan berjalan di depannya. Begit

as yang berisi baju k

menerima tas itu. Dan

kedalam kamar untuk beristirahat

*

datang lagi kerumahku. Aku tidak tahu apa peny

anda rumah, sambil melihat Mbok

as datang dan lang

ang Airin dan masukkan ke

ya..." jawa

bertanya kepa

k apa bajuk

kamu akan tingga

Aku ga

nurut sama aku! karena kam

kapan pun adalah anakku! Kalia

kotor seperti kamu itu tida

dariku? Sehingga Mbak lebi

-baik jadi aku yang lebih pant

si kepada anakku? Atau ada

nyak bicara! Cep

idak mau perg

suk kedalam mobil." perintah

edikit menarik tanganku hingga t

ku, Dia mengucapkan maaf

h tuntutan pekerjaan yang harus Dia lak

terpaksa mengikuti

ya kami sampai di sebuah rumah yang sangat megah. D

Sedangkan Mbak Laras meminta salah satu asis

asisten rumah tangga

ntar ke kamarku

u harus berbuat apa. Mbak Laras menyita ponsel

rdengar suara seorang

di tunggu oleh Nyony

bentar. Aku tidak tah

ya antar

. Ketika aku sampai di meja makan. Mas I

enapa ada Ai

kesini agar aku bisa meman

yang. Jadi kita bisa tahu bag

reka. Tapi, aku lagi malas dengan mereka. Aku hanya

ku. Awalnya aku sedikit tidak enak hati. Tapi, aku paksakan ha

ebenarnya ingin cepat masuk kedala

u disini." Aku lalu dudu

fokus menonton televisi. Sesekali aku melirik kearah mereka. M

kita lahir nanti, Mas

s pasti setuju siapa pu

yang akan nentuin n

" ucap Mas Ikhsan sambil mengelus rambut Mb

ah mereka berdua. Tapi aku tidak ma

pembicaraan mereka. Karena

da Mbak Laras. Tapi, mau bagaimana lagi, nasibku menjadi seorang istri yang hanya di

beristirahat. Sedangkan mereka sepertinya

kan p

a mempertontonkan kemesraan di depanku. Kare

aanku sedikit saja! Jika kalian ingin bermesra

ika kami bermesraan disini? kam

Tapi, disini ada aku yang juga ber

harap lebih. Ingat kamu itu dulu hanya perempuan kotor yang hina. Jadi tid

p Mbak ngomong itu jangan

malu dengan

a laluku? Tapi, mengapa

kahi mu karena aku ingin kamu

ik yang lebih bersih dari ku. Daripada setia

ipin benih Mas Ikhsan, tentu saja aku tid

senang dengan

u, karena kamu akan mendapatkan ruma

engan rumah ataupun uang! Mbak salah besar.

arah. Dia mendekat kearahku

n ku. Aku tidak segan-segan untuk m

sakitan sambil

ataupun melarang Mbak Lar

elihat kearahku. Dengan tatapan datar. Seo

ikurung dalam kamar. Pintu

gil mereka, namun tak ada y

a menangis me

ng kepada siapa...? Agar aku

ggil mereka. Akhirnya aku hanya

Ikhsan. karena dia begitu tega menarikku keda

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Titip Benih
Titip Benih
“Airin adalah seorang gadis yang bekerja sebagai kupu-kupu malam. Dia ingin terlepas dari pekerjaan haramnya namun terjebak dengan sebuah pernikahan yang sangat rumit dan menyakitkan.”
1 Bab 1 Perkenalan Airin dan Ikhsan2 Bab 2 Menikahi Airin3 Bab 3 Airin hamil dan cemburu4 Bab 4 Ikhsan marah5 Bab 5 Merayu Ikhsan6 Bab 6 Dijemput Laras 7 Bab 7 Rayuan Ikhsan8 Bab 8 Perhatian Ikhsan9 Bab 9 Laras ke luar Negeri 10 Bab 10 Airin kabur 11 Bab 11 Persembunyian Airin 12 Bab 12 Ikhsan Menemukan Airin 13 Bab 13 Orang Suruhan Ikhsan14 Bab 14 Airin ketahuan oleh Laras15 Bab 15 Airin melahirkan 16 Bab 16 Tes DNA17 Bab 17 Rencana Laras dan Ikhsan18 Bab 18 POV Airin19 Bab 19 Kemarahan Laras20 Bab 20 Rencana Airin21 Bab 21 Persembunyian Airin dan Yusuf22 Bab 22 Yusuf sakit23 Bab 23 Kepergian Yusuf24 Bab 24 Rencana balas dendam25 Bab 25 Merubah penampilan 26 Bab 26 Merayu Ikhsan27 Bab 27 Pura-pura hamil28 Bab 28 Ikhsan mulai curiga29 Bab 29 Kecemburuan Laras30 Bab 30 Mengintai Laras31 Bab 31 Rahasia Laras terbongkar32 Bab 32 Menyadarkan Ikhsan33 Bab 33 Kehancuran Ikhsan dan Laras34 Bab 34 Kehidupan baru Airin 35 Bab 35 Rasa Yang Salah 36 Bab 36 Dimanfaatkan Sekar37 Bab 37 Kemarahan Ahmad38 Bab 38 Supir mirip Ikhsan39 Bab 39 Kecelakaan Ahmad40 Bab 40 Kebusukan Sekar 41 Bab 41 Ikhsan kabur dari penjara42 Bab 42 Kepergian Bu Wulan43 Bab 43 Ancaman Ikhsan44 Bab 44 Bertemu kembali dengan Ahmad45 Bab 45 Fitnahan Sekar46 Bab 46 Perceraian Ahmad47 Bab 47 Ikhsan berulah lagi48 Bab 48 ENDING