icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suamiku Mantan Playboy

Bab 3 Pertemuan Kembali Tanpa Disadari

Jumlah Kata:1678    |    Dirilis Pada: 22/12/2022

dan menghubungi kakak tingkatnya itu, tapi ia tidak pernah mendatangi restoran i

i mereka beda jurusan, beda jam kuliah juga, dan setelah setahun mereka pun berada di belahan dunia yang

ya begitu, tanpa bertemu, karena Riri lebih suka mengurung diri di kamar. Selain ja

arang menggunakannya selain untuk branding sebagai penul

arah ke arah pintu dapur yang tertutup rapat, ketika seorang pelayan mendatanginya

sopan. Wajahnya tidak terlalu tampan,

na dia tidak punya keinginan untuk menikah, juga karena seorang pelayan belum memiliki masa depan. Riri ma

ga. Seandainya dirinya telah nyaman dan akhirnya berani untuk menjatuhkan pilihan. Dia ti

. "Saya pesannya nan

ngguk, masih dengan senyum ra

nya itu? Ceh, jangan berharap lebih! Riri tidak mudah terpen

Nayla-nya ada

rut, pria itu men

dengan sopan, tak lupa senyum manis y

belum waktunya jam makan siang, jadi ia bisa memakluminya. Restoran ini mem

an yang menghias setiap meja, membuat kesan indah, rapi, dan fresh secara bersamaan. Nayla sengaja menggunakan desain sep

ja. Dia melirik bagian pelayan. Ada beberapa pelayan yang kini sal

hat jam dinding, kemudian kem

kin, nih,

elayan wanita yang kini menatapnya dengan berani. Dari tatapannya, ada seke

nya bertanya, tapi ia tak

li nama banyak orang yang berlalu di sekitarnya. Bahkan di saat yang sangat dibutuhkan seperti sekarang, dia tidak

ihat manis, layaknya seorang perempuan lemah dan pemalu pa

ah punya musuh. Dia selalu berusaha menghindari masalah,

a alih-alih menatapnya jijik dan penuh keheranan. Walaupun pada kenyataannya

hu tak acuh. "Kalau emang gue pernah bikin salah sama dia, g

terbuka. Damian keluar dengan pakaian casual yang membuat Riri

buat semua orang di dalam restora

ana, lalu kepalanya menggeleng lemah. Damian melangkah mendek

an, nada suaranya terdengar tida

rangkat, menutupi sisi mulutnya kemudian berb

lah kayak gitu, kenapa malah duduk nggak jelas di sini? Kenapa nggak nyuruh

etap saja rasanya menyebalkan. Jemari tangannya menunjuk ke ara

lin nggak berguna di sini. Mereka nggak tahu apa, gue itu Aryiella Garcia, calon n

amian mendengkus kasar, samb

oleh ke arah jejeran pelayan yang kini melirik mereka takut-takut, tapi satu ekspresi ane

, Nayla lagi sibuk nugas, ja

ekali lagi. "Terus, lo kenapa nggak b

amian, sudah berdiri, tap

a!" teriak wanita itu yang langsung melesat menuju pintu dapur,

n Riri lebih dulu. Kenyataannya, d

*

Nayla merasa sesak napas, padahal wanita itu sedang menja

memang tahu jika ada manusia sejenis Riri pun langsung

kan pelukannya dan Nayla

n pelototan tajam. "Tahan dulu omong

ng muka. Nando yang melihat kelakuan Riri hanya bisa nyengir k

a sambil ngawasin dapur. Oh, ya, sekalian aja ambil album fotonya sekaran

etengah tahun dengan ekspresi datar yang menurut Riri sangat menggema

e-nya hati-hati! Inget, kalau sampai kenapa-

ang kini sedang memasang ekspresi ceria. "Kenapa k

sengaja." Riri nyengir kud

endiri. Gue lagi sibuk, Ri, sibuk banget. Damian

masih s

nti, sa

a gue aja entar, ya? Gini-gini juga, gue

ikut bicara, "Kalau mau punya

Om!" Riri meleletkan lidahnya pada

mungkin Riri bisa punya anak kala

erlu ngurus rumah tangga, nggak ada yang bakal ngelarang macam-macam dan bisa ngelakuin apa aja

he

pai lengan, dasi bergaris-garis merah hitam, dan celana bahan berwarna hitam. Di sebelahnya ada bo

itu hingga berhadapan dengannya yang sudah duduk bertumpu di atas

dan dengan polosnya di

nahan tawa. Nando sudah

udah dilupain gitu aja!" ra

ong, Tante, nanti Evan nangis, lho!" bujuk Evan semb

tatap penasaran. Wanita di hadapan Evan membuatnya teringat

ngan kiri, celana jin hitam panjang, dan rambut lurus

api kenapa gue ngerasa kaya

Pertanyaan itu membua

rapat ben

h, sana

kasih makan atau minum dulu. Padahal dia yang menj

enoleh ke belakang dan melihat wanita ya

Tapi di mana ... kenapa dia juga kay

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka