icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suamiku Mantan Playboy

Bab 2 Si Tengil dan Mimpi Sial

Jumlah Kata:1688    |    Dirilis Pada: 22/12/2022

Gue sama Damn sampai keliling ballroom cu

ang telepon sana. Namanya Nayla, dia baru menikah kemarin dengan kekasih dudanya

dan lupa pamitan sama kalian," ucapnya dipe

a bicara dengan pria tampan yang entah siapa namanya -bahkan jujur saja, Riri juga tidak ingat bagaimana

... n

di perawan tua, mungkin semalam ia benar-benar te

gin gue atau Damn, sih?" tanya Nayla yan

mah langsung tidur,

at kalau lagi sama gue, gimana? Gue hampir lapor polisi gara-ga

mana semalam, baru aja ketemu tadi." Riri memamerkan cengiran andalannya yang tak bisa d

nggak jelas sendirian. Uda

beban. "Oh, ya, gimana malam pertamanya? Sukses besar? Cerita dong, ce

in sendiri sana! Nyari cowok, ajak pacaran, terus ajakin n

tua bakal dipertanyakan sama bokap dan

nggak ada berubah-ber

dikenal sebagai wanita aneh, tapi ia tidak pernah peduli. Baginya, semua ora

dapat mendali segala macam. Dia hanya penulis tidak jelas yang sedikit beruntung h

laku dijual. Hingga penghasilannya cukup dapat membantu biaya hidupnya selama kuliah. Walaup

uarganya. Dia benar-benar menggunakan uangnya sendiri untuk membiayai hi

angkrut atau nanti pas dia disepak dari daftar kartu keluarga, karena tidak mau nikah juga. Dia m

perkasa, nggak? Si Abang Dud

k dia tulis. Walaupun tidak diizinkan, dia pasti akan teta

curiga." Nayla sengaja

osa. "Gue jelas-jelas lagi bayangin Abang Duda Ganteng itu lagi le

Cari pacar sendiri sana, jangan

a bayangin doang

g mau suaminya dijadiin imajin

mau, tuh, k

erutu di seberang telepon dan i

Lo beneran nggak ada renca

sebentar, sebelum menjawab pertanyaan N

yang mau ngelama

gimana? Kalau ganteng plus mapan kayak Abang Duda Ganteng lo, sih, gue ngga

pret

*

i terkutuk itu

n malam itu lagi dan lagi, tapi seperti kaset lama yang sudah rusak parah, mimpi itu terus-menerus mendatangi

ia

g salah seorang teman wanita miliknya, mungkin situas

dak bernafsu dengan wanita mana pun selain wanita yang t

u nikah kalau kay

rapa hari terakhir, dia menjadi baby sitter keponakannya Ev

agai pengantin baru mereka memang memerlukannya. Belum lagi,

u sudah bisa mengompori kedua orang t

tanyaan itu sontak saja lan

emangnya sekar

meja makan langsung membuat dahi pria itu mengernyit. Dia men

, udah

m mengambilkan nasi untuk Ethan. "Lo emang cuma penumpang sementara, tapi lo wajib ikut sarapan juga

eumuran Evan yang masih suka mengadu pada oarng tuanya jika terjadi apa-ap

sebelum berkata, "Ab

eri tahu sedikit tentang mimpi buruknya akhir-akh

ke psik

pergi ke psikiater mana pun! Apalagi alasannya karena ada seorang wanita yan

gue masih pu

an begitu Raffa duduk di k

g banyak, jangan banyak omo

engan santai. Dia tidak terlalu lapar, jujur saja, mimpi itu se

sa, sepupunya itu makan dengan lahap disusul putr

iau mau ngenalin kamu sama wanita pilihannya." Ethan ti

dengan tatapan tidak suka. "Gue udah bilang be

kamu memang nggak suka, bawa salah satu

unya. "Enak aja, gue nggak m

r dengan membawa-bawa nama wanita yang

h wanita itu. "Lo mau gue n

i milik bersama. Kalau lo emang suka ya berjuang dong buat dapatin

a, gue alergi berjuang dem

ta-ganti. Om ternyata plin-plan, ya? Harusnya Om set

yla yang mendengar ucapan putra sambungnya tampak puas. Ternyata, Evan berdiri di pihaknya

ng cantik dan manis di restoran. Dia tahu juga kalau Riza sudah punya pacar,

dari sudut pandang Nayla, dia bisa melihat jika Riza benar-ben

atau nanti?" tanya Ethan sete

Dad, ayo

kangen sama lo, coba hubungi dia lagi siang ini. Oh iya ... lo bisa nga

tau minta dipaketin gimana

ngambil sendiri, tapi Damn mau cuti, cuma ada Nando sama gue yang ngehandle dapur. Kalau gue pergi, lo bisa bayangin apa yang bakal terjadi sama restora

s. "Oke, oke, g

siang, ya, ntar sekal

ri sana. "Gue, kan, sengaja lagi ngehindarin dia. Astaga ... lo nggak tahu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Suamiku Mantan Playboy
Suamiku Mantan Playboy
“Nggak ada angin, nggak ada hujan, apalagi guntur menyambar. Tiba-tiba seorang laki-laki datang melamar. Sebagai wanita fresh graduated yang ingin menyandang predikat perawan tua, Riri harus menelan semua niatnya bulat-bulat, karena ia tidak bisa menolak lamaran yang mendatanginya. Namanya Julian Raffa Gunawan, cakep iya, kaya jangan ditanya, keras kepala seratus persen, menyebalkan sampai Riri bergidik, dan jangan lupakan satu hal lagi ... playboy cap kadal. Untungnya, mereka tidak langsung menikah. Mereka diizinkan pacaran dulu, lalu tunangan, dan baru lanjut ke tahap serius. Untungnya itu ... karena Riri juga bukan wanita yang mau dimadu jika ke-playboy-an Raffa kambuh.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Si Tengil dan Mimpi Sial3 Bab 3 Pertemuan Kembali Tanpa Disadari4 Bab 4 Perjodohan Tak Diinginkan5 Bab 5 Cewek Tempo Hari6 Bab 6 Cewek Nyentrik7 Bab 7 Lamaran Pagi8 Bab 8 Ancaman9 Bab 9 Persetujuan Sepihak10 Bab 10 Kamar Calon Istri11 Bab 11 Penolakan Evan12 Bab 12 Cinta Pertama13 Bab 13 Jemput Gebetan Calon Istri Sendiri14 Bab 14 Tidak Rela15 Bab 15 Ajakan Kencan16 Bab 16 Gaun Cantik17 Bab 17 Menyambut Kejutan18 Bab 18 Pernyataan Cinta19 Bab 19 Main Api20 Bab 20 Verga Punya Pacar21 Bab 21 Hukuman Setimpal22 Bab 22 Menagih Janji23 Bab 23 Tidak Cemburu24 Bab 24 Riza Pacar Verga 25 Bab 25 Keputusan Terakhir26 Bab 26 Pesta Pertunangan27 Bab 27 Khilaf28 Bab 28 Jalang Pembawa Masalah29 Bab 29 Anak Raffa30 Bab 30 Menyisingkan Lengan31 Bab 31 Ancaman Calon Istri32 Bab 32 Raffa Sakit33 Bab 33 Sarkasme34 Bab 34 Perubahan Raffa35 Bab 35 Drama Penculikan36 Bab 36 Kekhawatiran Raffa37 Bab 37 Kekuatan IQ 100038 Bab 38 Menghirup Napas Lega39 Bab 39 Menyidang Ibunya40 Bab 40 Kecewa41 Bab 41 Malam Pertama42 Bab 42 Pengantin Baru43 Bab 43 Jaga Selangkangan44 Bab 44 Terbongkarnya Rahasia45 Bab 45 Rindu yang Tak Terbendung46 Bab 46 Pengganggu Kecil47 Bab 47 Teman Lama48 Bab 48 Janji49 Bab 49 Bikin Ulah50 Bab 50 Reuni Teman Lama51 Bab 51 Menyelesaikan Masalah52 Bab 52 Epilog