searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Psycho

Hasrat Sang Guru

Hasrat Sang Guru

Citta Jnana
Vidwan Surya adalah seorang praktisi yoga sekaligus dosen Bahasa Sansekerta di sebuah universitas. Oleh klien, kolega, dan mahasiswanya, Vidwan biasa dipanggil Guru Vidwan. Hal itu merupakan bentuk penghormatan mereka padanya. Vidwan bertemu Grisse Anggara di kampus ketika gadis itu mengambil mata kuliah Bahasa Sansekerta. Grisse Anggara yang tertarik pada bahasa-bahasa kuno yang punah atau hampir punah membuatnya mendaftar program pertukaran mahasiswa dan ia pun diterima. Grisse yang polos, pendiam, dan tidak pandai bergaul tentu saja senang ketika dosennya memberi perhatian padanya. Tidak pernah terlintas dalam benak Grisse bahwa perhatian Vidwan padanya lebih karena lelaki itu sangat berhasrat memilikinya. Hasrat seorang laki-laki dewasa pada perempuan dewasa. Ya, Vidwan begitu menginginkan Grisse menjadi miliknya. Membayangkan Grisse berada dalam kungkungannya saja membuat air liur Vidwan menitik. Hasrat berbalut nafsu Vidwan mendesak minta dipuaskan. Di waktu yang hampir bersamaan, perhatian dan kenyamanan yang diberikan Vidwan berhasil membuat Grisse jatuh hati. Namun, setelah melalui semuanya bersama Vidwan, timbul pertanyaan dalam hati Grisse. Apakah selama ini dia mencintai Vidwan? Atau ia pun merasakan hal yang sama seperti sang guru, yakni hanya sebuah hasrat yang dibalut nafsu.
Romantis R18+GuruMenarik
Unduh Buku di App

Jarum jam menunjuk di angka enam, dan Arin sudah terbangun dari tadi, baru saja selesai menyapu halaman rumahnya. Udara terasa sangat lembab pagi ini, ulah rintik gerimis yang terjatuh kala subuh tadi, membuat teduh suasana hati gadis bertubuh mungil itu.

Senyum tipis tak lekang dari bibirnya, dan makin mengembang saat netranya menangkap sesuatu yang sangat menyita perhatian: sesuatu berwarna merah segar di rak susun yang berada di sisi tembok halamannya.

“Wah, akhirnya kamu siap panen juga,” monolognya melihat takjub pada sebuah stroberi yang memiliki ukuran cukup besar, menggantung dengan warna merah matangnya yang menggoda. Arin tak segan memetiknya, lantas melangkahkan kaki ringan menuju suara gemericik air yang bertubrukan dengan alas batu, yang makin menyejukkan hati.

Pancuran air yang terbuat dari bambu itu sengaja ia bangun untuk menambah kesan estetika di halamannya, juga kalau-kalau dia ingin memakan langsung buah-buahan yang ia tanam sendiri itu, untuk mencucinya agar aman dimakan.

Jemari lentiknya terkena guyuran kecil air yang dingin itu, yang juga membasuh bersih stroberi di tangannya. Lalu, suara truk tiba-tiba terdengar mendominasi, tak ingin kalah dengan derik pancuran air bambunya, menyita atensi Arin.

Dia melongokkan kepalanya seraya masih membasuh buah merah di tangannya, dan mendapati satu truk besar yang berhenti di seberang rumahnya tepat. Penasaran, ia menyudahi acara mencuci stroberinya, dan berjalan kecil ke depan halaman, demi memperjelas penglihatannya, mencari tahu kenapa truk sebesar itu berhenti di sana.

Beberapa pria mulai keluar dari truk itu, dengan beberapa perabotan rumah tangga yang mereka gotong bersama. Alis Arin mengernyit. Ia melahap stroberi seraya sibuk menebak-nebak dengan apa yang kini sedang terjadi.

Apakah seseorang akhirnya akan menempati rumah yang sudah bertahun-tahun kosong karena ditelantarkan itu? Tapi siapa orang nekat yang memiliki niat tinggal di rumah yang sudah langganan dengan rumor berhantu itu? Melihatnya saja sudah membuat bulu kuduk merinding, rumah cukup luas yang temboknya sudah berjamur semua, beberapa bagian tampak rusak parah digerogoti waktu, belum lagi listrik yang diputus, menjadikannya makin terlihat mengerikan saat fajar mulai tenggelam.

“Koki!” pekik gadis itu terjengat kaget, membuat kucing gembulnya yang awalnya berniat bermanja padanya dengan menubrukkan kepalanya di kaki sang majikan, ikut terkaget, tak menyangka bahwa Arin akan meneriakinya seperti itu.

“Aduh, Koki, kau mengagetkanku,” keluh Arin seraya mengelus dadanya yang masih mencoba untuk lebih tenang. Ia sangat fokus pada eksistensi truk dan pemikirannya tentang rumah kosong itu tadi, makanya sekaget itu.

“Maaf, kau juga ikut kaget, ya,” lanjut Arin meraih tubuh gembul itu seraya terkekeh dan memeluk kucing kesayangannya yang sekarang mengeong kecil, lantas kembali memfokuskan pandangan ke arah seberang sana.

Mata Arin tanpa sadar memicing saat seseorang yang memakai jaket hitam bertudung, berdiri di depan rumah itu. Keberadaan pria itu sangat kontras dengan para pegawai truk yang memakai seragam berwarna putih, dan juga bertopi. Dia menundukkan kepalanya yang bertudung, membuat wajahnya tak nampak, menyulut rasa penasaran Arin.

Para pegawai truk itu masih melakukan kegiatan mereka—menurunkan barang-barang dari truk, dan memindahkannya ke dalam rumah kosong, yang kini sepertinya akan ditinggali oleh seseorang—tanpa terganggu sama sekali dengan keberadaan pria misterius bertudung itu. Sedang bulu kuduk Arin kini tiba-tiba berdiri.

“Dia pasti tetangga baru kita, Koki,” katanya mengajak bicara si kucing yang sayangnya telah menggeram lembut, tertidur karena merasa terlalu nyaman berada di pelukan hangat sang majikan.

Pria itu masih hanya berdiri, dengan kepala yang tertunduk, seakan tahu bahwa ia sedang dilihati oleh gadis mungil ini, dan sengaja menutup wajahnya entah dengan alasan apa. Arin yang makin merasa penasaran, kini menjadi sedikit tak nyaman. Ia berdehem, dan menggumam, “Apa sih yang dia lakukan?”

Karena pria itu tak juga beranjak dari tempatnya, tak bergerak seinci pun, akhirnya Arin membalikkan badannya, merasa sangat tak nyaman, aneh sekali melihat tingkahnya.

Baca Sekarang
Love a Sweet Psycho

Love a Sweet Psycho

crazy sugeh
Hun. Begitu orang-orang menyapanya. Pria super tampan bak pangeran dari negeri dongeng, seperti pria-pria penuh romansa klasik yang berada di buku cerita. Nyatanya, mau dia setampan apa pun, mau jungkir-balik, makan paku, atau telanjang di jalanan sekali pun, aku tak peduli.   Tapi di sini letak per
Anak muda Cerita MenegangkanMisteriFantasiCinta yang dipaksakanCinta pada pandangan pertamaVampirBangsawanPria SejatiTampan
Unduh Buku di App
Psychopath Love

Psychopath Love

Hijaudaun_birulangit
Apa kah menurutmu seorang Pscyo mempunyai hati tulus untuk mencintai? Johan dengan segala kesempurnaanya, menyimpan sakit akan jiwa dan pikiran. Mencintai diam-diam adik tirinya, setitik cahaya dalam hati nya yang kelam. Tapi, bagaiman jika si Adik mencintai orang lain?
Modern R18+Cinta yang dipaksakanBudak seksualTampanUrban
Unduh Buku di App
He's Danger

He's Danger

PsychopathTender
Tak selamanya cinta pertama itu membawa kebahagiaan dan juga kebaikan untuk sang pemilik hati. Ada kalanya yang muncul malah sebuah penolakan, rasa sakit dan juga ... keinginan balas dendam. Berawal dari perkenalan singkat Julia dengan Jacob di akun Instagram miliknya, siapa sangka hal itu kel
Romantis R18+MenegangkanBalas dendamPerangkapLicikTampan
Unduh Buku di App
Psycho Wattpad IndonesiaPsycho novel gratis tanpa aplikasiDownload Psycho novel PDF Google DrivePsycho gratis tanpa beli koin dan offline
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Psycho

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Psycho di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Psycho Wattpad Indonesia,Psycho novel gratis tanpa aplikasi,Download Psycho novel PDF Google Drive.