searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Andai Semua Berbeda

Pesona Ibu Angkat

Pesona Ibu Angkat

Rekor media
Dewi sama sekali tidak menjawab ucapan Anang, ia bangun lalu memunguti pakaiannya yang berserakan di lantai kemudian memakainya kembali, karena masih merasa sakit dan letih dia duduk di tepi ranjang sebentar. Anang juga berpakaian dan mengambil inisiatif untuk menggendong Dewi sampai ke kamarnya. Awalnya Dewi menolak tapi Anang bersikeras untuk membopongnya, lalu membawa ke kamar Dewi. Sebelum keluar dari kamarnya Dewi, Anang kembali minta maaf sambil mengecup kening wanita itu. lalu Anang bergegas keluar dari kamar tersebut dan kembali ke kamarnya. Malam semakin larut, hari mulai berganti pagi namun tidak ada sarapan yang tersaji di meja makan, karena Dewi tak kunjung keluar dari kamarnya. Sebenarnya tante Lina masih marah sama Dewi, dia sangat malas untuk menemui Dewi namun karena sarapan tidak ada ia terpaksa pergi ke kamarnya Dewi untuk menanyakan ada apa dengannya sampai tak membuat sarapan pagi.
Adventure R18+Cerita MenegangkanFantasi
Unduh Buku di App

Lelaki kurus dengan carrier 65l itu mempercepat langkahnya, ia memasuki gapura Stasiun Kereta Api Tangerang, coummuter line yang pagi ini akan ia naiki berangkat pukul 07:00 WIB. Namun, bukan kegusaran karena terlambat naik KRL yang membuatnya nampak terburu-buru, ia telah membuat janji dengan temannya untuk bertemu tepat pukul 6:30WIB, masih ada waktu lima menit lagi sebelum waktu yang disepakati.

Sesampainya di depan stasiun, tepat di depan pembelian loket ia nampak mengawasi keadaan sekitar. Matanya tidak menangkap sosok yang ia kenali, setelah ia membei tiket lantas ia keluarkan gawainya.

“Assalamualaikum, halo pak Fahri,” suaranya mengawali pembicaraan.

“Oia, Mas Alif udah sampe belum, Mas? Saya udah di dalam nih pas banget depan KRL, Mas Alif di mana?” jawab pak Fahri.

“Saya tepat di pintu masuk pak, dekat loket. Ouh gitu okay pak saya masuk kalau gitu, assalamualaikum,” ia menutup percakapan.

Alif lalu menempelkan kartu multi tripnya di gate dan menuju ke tempat pak Fahri. Tak butuh waktu lama ia mengenali pak Fahri dengan potongan rambut cepak tni yang nampak serasi dengan perawakannya.

“Assalamualaikum pak, duuh maaf ni jadi nunggu lama,” suara Alif membuyarkan lamunan pak Fahri.

“Walaikumsalam, eh nggak apa-apa mas saya juga belum lama sampenya,” balas pak Fahri.

“Wah udah kayak mau wajib militer aja pak potongannya hehehehe,” Alif mencoba mencairkan suasana.

“Iya nih hahahaha, eh kita foto dulu yu biasa buat status WA,” pinta pak Fahri.

“Okay pak itu intinya,” Alif membalas seenaknya.

Sesaat kemudian pak Fahri mengeluarkan gawainya lalu mereka berswafoto, ya dua orang yang memang mirip akan wajib militer itu kini nampak asyik mengabadikan diri, bahkan hampir tak ada bedanya dengan para wajib militer di negeri ginseng, walaupun hanya bermodalkan potongan cepak tni.

Suara penyiar commuter line terdengar, menginformasikan keberangkatan armada kereta listrik yang akan dinaiki oleh Alif dan pak Fahri sesaat lagi segera meninggalkan stasiun. Suara itu memandu Alif dan pak Fahri untuk masuk sesegera mungkin. Alif bergegas memperhatikan langkahnya di peron dan masuk di gerbong pertama, ia dan pak Fahri lalu berjalan ke gerbong dua dan seterusnya, sampai di gerbong enam pak Fahri mengajaknya untuk mencari tempat duduk.

“Udah mas sampe gerbong ini aja jalannya, kita cari tempat duduk disini!” suara pak Fahri menghentikan Alif.

“Okay pak, dimana nih enaknya? Saya biasanya kalo untuk dua orang cari tempat duduk di bangku yang pojok itu pak.”

“Nah boleh tuh sip deh,” pak Fahri menyetujui.

Mereka berdua lalu melepaskan tas dan barang bawaan lainnya lalu kemudian duduk.

“Loh, Mas Alif cuma bawa satu ransel aja?” tanya pak Fahri yang baru menyadari barang bawaan Alif.

“Iya pak Fahri, ini juga bisa sampai satu bulan pak,” jawab Alif.

“Emang beda ya kalau udah biasa surveive-mah,” kembali pak Fahri menimpali.

“Nggak kok pak hehehe, kopernya mau ditaro di atas aja pak? Sini biar saya bantu pak.”

Suasana gerbong KRL pagi itu mulai ramai ketika memasuki Stasiun Poris dan Kalideres, segerombolan penumpang mulai memenuhi tiap gerbong. Namun belum berdesakan, bahkan masih bisa dikatakan lumayan berjarak untuk ruang kosong diantara penumpang.

Jam-jam padat penumpang di KRL memang bisa diprediksi. Pasti akan sangat padat di jam pergi dan pulang kantor. Dalam keadaan tersebut jika memang tidak siap untuk saling berdesakan, maka disarankan menunggu aramada lain. Namun untuk orang-orang yang sudah hidup dengan rutinitas pergi dan pulang dengan commuter line, itulah seninya. Bahkan tak jarang di saat pintu KRL akan tutup dan penumpang sudah penuh sesak ada saja seorang yang merangsek masuk.

Dari balik jendela KRL suasana Ibu Kota yang “selalu hidup” sudah menanti kedatangan Alif, terlebih setelah melewati Stasiun Grogol. Padatnya Jakarta pagi itu dipenuhi berbagai kendaraan dan manusia dengan segala aktivitasnya. Alif masih nampak mencoba menikmati perjalanan dengan memasang earphone. Setelah lama perjalanan yang ia lalui, ia dikagetkan dengan tangan yang menepuk pundaknya.

“Iya pak Fahri, maaf tadi lagi dengar musik,” Alif mencoba membaca situasi.

“Mas nanti kita transit di Stasiun Tanah Abang aja ya,” saran pak Fahri.

“Loh, Pak Fahri kenapa emangnya? Bukannya malah padat ya pak di Tanah Abang?”

“Nggak mas, justru kalo kita transit di Stasiun Duri nanti ke Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara jam segini lagi rame-ramenya, perkiraan jam 10-an sih kita transitnya,” pak Fahri menjelaskan.

“Ouh gitu, nah nanti kita dari Tanah Abang kemana pak?” Alif kembali bertanya.

“Kita langsung ambil yang ke Jatinegara, tapi yang lewat Angke, Kampung Bandan, Rajawali, terus lanjut Senen sampe Stasiun Jatinegara mas.”

“Ouuuh gitu, saya belum pernah naik rute itu sih pak. Boleh pak, sip deh.”

Baca Sekarang
BERBEDA KEYAKINAN

BERBEDA KEYAKINAN

Alif Ketjil
Alif dipertemukan dengan Nurul, si gadis tak terduga yang kini menjadi bagian penting dalam hidupnya. Bak gayung bersambut, Nurul menemukan sosok lelaki yang dikaguminya dalam diri Alif. Saat sampai pada titik untuk saling yakin, wanita dari masa lalu Alif hadir kembali. Khairunnisa, seseorang yang
Romantis R18+HumorFantasiPengkhianatanCinta yang dipaksakanLicikMenarik
Unduh Buku di App
Semua rahasianya

Semua rahasianya

Cerita Dewasa
Catherine Swann, seorang gadis pedesaan sederhana, menjalani kehidupan yang santai dan tanpa beban di pedesaan. Dia pikir dia bisa memiliki kehidupan bahagia di sana selama sisa hidupnya. Sayangnya, hidup punya rencana lain untuknya. Kakeknya meninggalkan surat wasiat untuknya, menjadikannya pewaris
Modern KeluargaHumorPerjodohanPernikahan kilatCEOBeruntungTampanMiliarder
Unduh Buku di App
Saya milik mereka semua.

Saya milik mereka semua.

Autora.AnneK
BUKU INI SEDIKIT GELAP, NOVELA ENAM, YANG MEMILIKI ADEGAN PENGKHIANATAN, KEJUTAN, PERkosaan LEMAH APAPUN UNTUK ITU SAYA SARANKAN UNTUK TIDAK MEMBACANYA. -------------------------------------------------- ---------------------------------- Seorang wanita yang tidak mengetahui kekuatan yang dimilikiny
Romantis R18+KriminalPengkhianatanCinta segitigaMafiaBeruntungTampanMiliarderTempat kerja
Unduh Buku di App
Andai Aku Boleh Memilih

Andai Aku Boleh Memilih

nita suryani
PROLOG KENANGA WULAN Dia seorang gadis berparas cantik namun selalu berpenampilan lusuh dan kucel. Namun prestasi akademisnya sejak di bangku sekolah sampai di bangku kuliah patut diacungi jempol. Lelah dan letih, itulah yang mendera Kenanga hari demi hari. Ia selalu mendapat tekanan dari ibunya.
Romantis KeluargaPerjodohanCinta yang dipaksakan
Unduh Buku di App
Andai Semua Berbeda Wattpad IndonesiaDownload Andai Semua Berbeda novel PDF Google DriveAndai Semua Berbeda gratis tanpa beli koin dan offlineAndai Semua Berbeda
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Andai Semua Berbeda

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Andai Semua Berbeda di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Andai Semua Berbeda Wattpad Indonesia,Download Andai Semua Berbeda novel PDF Google Drive,Andai Semua Berbeda gratis tanpa beli koin dan offline.