icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

KECELAKAAN SEMPURNA

Bab 4 Unimportant Person I Don't Think So

Jumlah Kata:1367    |    Dirilis Pada: 16/12/2023

.14, HESTON SKYS

ti

ti

ti

Aku tidak benar-benar dengan lancang membenarkan

wajahnya dengan jantung y

g telah k

temui dalam seumur hidupnya. Benar-benar tampan sampai dia tidak yakin

tapi jujur. Laki-lak

a dipahat sangat mancung dan bibir tipisnya terlihat seksi bertengger manis di wajah sempurnanya. Arlett bisa bersumpah dia tidak pernah memuji penampilan laki-lak

asa gila tepat

eluar dari pelipis Arlett saat dia membayangkan bagaimana takdir kariernya nanti di per

nya Arlett dalam hatinya. Semoga h

berapa tangga yang seharusnya dinaikinya saking lelahnya dia tadi melangkahi seluruh anak tangga yang sangat banyak itu. Dia

dia harus menghabiskan waktunya di dalam lift bersama dengan orang-orang

ett berpikir akhirnya a

dirinya sendiri. Tapi setelah itu, tidak sekalipun Arlett membayangkan kalau emosinya akan mele

sama s

ik saja. Dia ingin berharap seperti itu, tapi entah kenapa perasaannya terasa sangat tidak nyam

laki-laki tadi menjadi oran

snya sekali lagi lal

urun

^

21, HESTON SKYSCR

langsung menyapa Arlett sesaat Langkah wanita itu masuk ke dalam ruangan seleksi fotografi. Dia akhirnya sa

ng terakhir. Pacarnya, Josh

lagi, kali ini lebih lembut. "Kau bisa

pada lantai yang salah," kata Arlett. Josh menatapnya bingung, seakan tidak percaya kalau pacarnya bisa me

Arlett memang sudah dikenalnya semenjak 1,5 tahun yang lalu mereka berpacaran. Arlett yang selalu menyem

u wouldn't make it," katanya sembari menatap kedua mata Arlett

"Dan aku juga tentu ingin lolos bersamamu, Josh," bisik Arlett lembut. Josh menunduk hendak mencium pi

Dan Arlett membalasnya dengan senyuman yang lebih lebar lagi, b

agi tadi. Tapi ternyata dia tidak bisa. Tidak lama setelahnya nama Josh dipanggil oleh seorang perempuan, panitia, untuk memulai seleks

barang barangnya dan melesat masuk ke dalam ruang seleksi. Arlett tersenyum melihatn

ini men

membereskan kamera-kameranya di sana seorang diri, awalnya. Namun kedatangan seo

ita itu berambut coklat, terlihat sangat cantik dengan sebuah ka

nyum lebar sembari menggeser duduknya

kan Arlett yang sedang membereskan kameranya. Arlett menebak, dia

Is he your boyfriend?" tan

ly fine," katanya lembut. Arlett mengerutkan keningnya janggal. "Oh tidak, tid

k keberatan," kata Arlett lembut. "Dan

23 sekarang," katanya terlihat tidak suka. Arlett mengangguk mengerti, merasa sedikit tidak enak menanyakan hal semacam itu. "Tapi aku

orang yang kau kagumi?" tanya Arlett. Pe

an ini," kata perempuan itu lagi. Arlett ik

ia

ston Corporation ini? Carl Heston, kau tidak tahu?" tanyanya setengah berseru. "Sem

anyanya. "Aku kemari memang hanya

foto seorang laki-laki tampan kepada Arlett. "Ini adalah Carl Heston, anak sulung dari keluarga Heston

a hanyalah artis atau idola biasa yang sering dikagumi oleh

nar sala

ki yang ditunjukkan kepadanya tidak lain dan tidak bukan, adalah orang yang baru saja dibentaknya

iceritakan wanita ini... Bukankah berarti Arlett telah

u sekedar tamu. Hell! Dia pemilik

an selanjutnya kembali mengetuk pintu hari Arlett, karena sesaat dia keluar dari ruangan seleksi untuk menenangkan diri dan menyelesaikan urusan d

dalam hati berharap kalau laki-laki ini ternyata sudah melupa

pan belaka. Karena setelah itu, gurat ek

nar meny

mulai be

mu denganmu secepat ini," kata

lah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka