icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta

Bab 2 Tuan muda Elang Rahardian

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: 08/08/2023

NGG

ngan makanan yang berceceran kemana-mana, disamping

" suara tuan muda menggelegar didalam kamarnya yan

intahnya kepada pengawal sekaligus asisten p

ksanakan t

tidak mau melihat mereka lagi." kat

pelayan baru yang baru bekerja sehari itu karena tuan muda tida

a menderita lumpuh dan buta sudah satu tahun karena kecelakaan. Karena kecelakaan itu pula dirinya ditinggalkan oleh kekasihnya

adi lelaki yang kejam dan dingin, dia juga ja

itu disengaja oleh seseorang yan

dan meninggalkan banyak harta dan diwariskan pa

g paling lama pun hanya tiga hari karena tidak kuat me

itu segera membereskan kekacauan yang di

memecat pelayanmu?" tanya

anya menatap datar kehadap

nti pelayanmu, apa kau tidak lelah?"

uh tapi dia sangat tampan dan kaya raya, siapa yang tidak mau dengannya hanya Diana

an dari suaminya dan dia mempunyai kegiatan sosial sendiri maka dia pun sanga

n pelayan selanjutnya kita beri tes di

enghadap ibunya, "Maksud i

maka dia akan menjadi pelayan pribadimu selama kau mau tapi jika dia tidak bisa atau menyerah diten

mereka yang gagal" ucap Elang dirinya merasa terganggu ha

rsenyum mendengar Ela

ang akan ka

r dari sini dengan kelaparan." ucapnya tegas, memang Elang termasuk pria yang

gitu akan ibu bica

elum pintu ditutup dia memandang anaknya dengan sendu dan

itinggal ayahnya hidupnya seperti tidak ada warna karena ayahnya sangat menyayanginya dan mengas

agia dengan gadis yang mencintainya denga

pun dia lumpuh dan buta tapi dia tetap bisa meras

gisinya tapi Elang tidak mau dikas

bahkan aku akan menikahimu tapi kenapa kau malah memilihnya. Kenapa? kau jahat Diana aku sangat membencimu." u

*

ko ketoko lain tapi tidak sama sekali tidak ada lowongan untuknya hingga siang hari, dia kehausan dan kel

ah! lelah sekali." Hafsa beristirahat di halte bus di

ampingnya, dia terlalu fokus dengan gadgetnya sehingga saat bus berhenti dia langsung terburu

m disentuh karena sangat haus dia pun meng

u sudah tersalurkan." u

ia dengan memakai pakaian rapi

cari pekerjaan? ini bacal

bil brosur itu dan membacanya, kemudian pri

etelah dia selesai membaca brosur tersebu

hilangnya!" gumam Hafsa karena d

ggur lagian ini juga gajinya sangat besar. Tapi kenapa harus di tes segala yah! yasudah lah tidak apa-a

aku lapar". ucapnya lagi kemudian dia beranjak dari sana menuju pulang deng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Gadis yang malang2 Bab 2 Tuan muda Elang Rahardian3 Bab 3 Mendapatkan pekerjaan 4 Bab 4 Mendapat teman baru5 Bab 5 Bertemu tuan muda 6 Bab 6 Hari pertama bekerja 7 Bab 7 Hafsa yang polos8 Bab 8 Kecentilan9 Bab 9 Hukuman 10 Bab 10 Ibu tiri yang seperti di film-film 11 Bab 11 Merasa di kerjai12 Bab 12 Kedatangan tamu tidak di undang13 Bab 13 Pingsan14 Bab 14 Tiba-tiba di suruh menikah15 Bab 15 Di ajak ke butik16 Bab 16 Bertemu lagi 17 Bab 17 Mencoba gaun18 Bab 18 Kesepakatan 19 Bab 19 Hari pernikahan 20 Bab 20 SAH21 Bab 21 Berdesir 22 Bab 22 First kiss mendadak 23 Bab 23 Bagaimana rupa mu24 Bab 24 Donor mata25 Bab 25 Berlatih jalan26 Bab 26 Permohonan palsu27 Bab 27 Berhasil mengelabui28 Bab 28 Mendapat hukuman 29 Bab 29 Seperti kerbau 30 Bab 30 Kecoa dan jas yang tertinggal 31 Bab 31 Ternyata kau cantik juga32 Bab 32 Terimakasih 33 Bab 33 Mengajak makan bersama 34 Bab 34 Bertabrakan 35 Bab 35 Bertukar cerita36 Bab 36 Rahma mencari Hafsa37 Bab 37 Ternyata 38 Bab 38 Mulai bersandiwara 39 Bab 39 Menyentuh saja tidak 40 Bab 40 Perdebatan kecil ibu dan anak 41 Bab 41 Mendapat hadiah dari mertua42 Bab 42 Kita memang jodoh sepertinya 43 Bab 43 Ingat misi kita44 Bab 44 Elang dan Hafsa terjebak 45 Bab 45 Rey yang khawatir 46 Bab 46 Elang bisa berjalan 47 Bab 47 Kalian berdua itu lucu48 Bab 48 Kalian ini pengantin baru yah49 Bab 49 Berhasil menemukan pendonor mata 50 Bab 50 Ternyata, Satria 51 Bab 51 Masih memanggil tuan52 Bab 52 Perubahan pada diri Elang 53 Bab 53 Sudah jatuh cinta54 Bab 54 Di culik55 Bab 55 Melati pergi 56 Bab 56 Rey membaca diary milik Melati57 Bab 57 Ceraikan Elang dan menikahlah denganku58 Bab 58 Satria yang aneh59 Bab 59 Datang ke pemakaman 60 Bab 60 Hari operasi Elang61 Bab 61 Pencarian Rey62 Bab 62 Elang sudah tau 63 Bab 63 Aku hamil, Satria 64 Bab 64 Sesil ketahuan 65 Bab 65 Rey datang 66 Bab 66 Sesuatu yang tak terduga 67 Bab 67 Elang dilema 68 Bab 68 Satria tertembak69 Bab 69 Berdebat 70 Bab 70 Aku rindu sekali denganmu71 Bab 71 Cantik 72 Bab 72 Cium aku73 Bab 73 Senyum yang jarang di perlihatkan 74 Bab 74 Melati, kau berhasil masuk75 Bab 75 Ingin main salju76 Bab 76 Hafsa dan Melati bertemu 77 Bab 77 Di culik di tempat yang sama78 Bab 78 Di belikan ponsel baru79 Bab 79 Aku ingin hatimu80 Bab 80 Bahasa planet 81 Bab 81 Berendam 82 Bab 82 Belanja double date83 Bab 83 Anda tuan Elang Rahardian 84 Bab 84 Dua pria dingin yang mencair85 Bab 85 Dua gadis yang tidak ada jaim-jaim86 Bab 86 Penyambutan 87 Bab 87 Pengawal 88 Bab 88 Beralasan 89 Bab 89 Hafsa hamil 90 Bab 90 Mengutarakan cinta91 Bab 91 Kedatangan ibu Rey92 Bab 92 Rey dan Melati93 Bab 93 Aku tidak mengguna-guna dirimu 94 Bab 94 Pria idaman 95 Bab 95 Kembali ke kantor 96 Bab 96 Ingin rujak97 Bab 97 Kontrak pernikahan batal98 Bab 98 Percaya padaku 99 Bab 99 Wanita tidak tau malu100 Bab 100 Ingin kuliah