icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Teacher My Husband

Bab 9 First Kiss

Jumlah Kata:1380    |    Dirilis Pada: 20/10/2022

a saatnya Kim dan Alvin pindah ke r

an mengeluarkan uang segitu banya

nakal, jangan suka keluyuran, jangan bikin masalah, jangan buat Alvin susah

itu anaknya mau pindah. Ini apaan coba,

a gitu sama orangtu

ja kayak Mama, cer

sama Mama, kapan berangkatnya." Gil

berdua pergi dulu, Ma, Pa,

-hati

a," bal

Tak perlu beres-beres rumah lagi, karena Alvin s

mah, Kim malah bengong

ng? Ayo masuk

a nggak terlal

jawabnya

bengong, sambil menarik dua buah travel bag. Milik siapa lagi ka

berlari masuk rumah dan mengekori langkah Alvin

r siapa?"

it

ama Ka

orang lai

masih banyak kamar.

berani tidu

ang sebesar ini, hanya ada dia dan Alvin? Jujur saja,

k," ujar Kim. "Opss." Ia langsung menutup mulutnya saat sadar dengan ucapannya

, ia tak berkom

gera menghampiri Alvin yang berada di sebuah ruanga

ang namanya laptop dan berkas-berkas kantornya yang nggak jelas itu. Kim saja

il Kim mengh

masih tetap fokus

lang Kim denga

n melihat ke arah Kim y

. Kakak nggak bosan liat tumpukan kertas ini tiap hari. Aku

uka dengan penjelasan yang ber

ek, atau Makan di luar. Yang penting ngg

aku masih

," rengek Kim memasang wajah puppy eyes

n sok

ut," ujar Kim sambil tertawa. Pujilah diri sendir

tu sama Alvin. Rasanya, saat ini ia merasa kalau ia bu

di rumah terus," bujuk K

Jam dua kita jalan," ujar Alvin sa

gsung memeluk Alvin. Alvin yang dipeluk pun cuma bing

ku ke kamar dulu," ujar Kim tersadar dengan sik

balas

ibas-ngibaskan tangannya karena gerah. Tiba-tiba s

Kim sambil geleng-geleng kepala, tak percay

ng lalu, bahkan ia sudah hampir

e lantai atas menuju ruang kerja Alvin, tapi ternyata dia tak ada

g di mana, sih. Apa di kamar mandi," pikir Kim sambil berjalan menuju ka

amar mandi dibuka

' Alvin tiba-tiba keluar dari dalam kama

awa langsung dong, ke dalam," racau Kim sambi

jawabnya

uma pake handuk doang, dengan rambutnya yang masih basah. Itu sukses mem

rnodai, udah nggak suci lagi

a barusan?"

hadapan sosok yang menggoda imannya itu,

ugg

sakit, kan nemplok di lantai,'

. Seketika itu juga, pandangannya fokus pada s

g.' Suara j

yata Alvin sudah lebih dulu menarik tang

saat kedua tatap

sama aku? Seneng?" tan

elepaskan diri dari Alvin, sa

uga yang seneng," uj

nya Alvin sambil menunjuk pipi Kim ya

aku tunggu di bawah,'' elak Kim samb

usah banget,

mengenakan t-sirt warna biru, jeans selutut, dan sepat

anya Alvin sambil ma

r. Padahal kata-kata shooping suda

obinya shooping?'' t

a mungkin," ja

an apa

ang bener apa?''

ku nanya karna memang

wabannya, gimana saya yang cuma seorang siswi. Cuma butiran debu. Fiuhh

n, tiba-tiba Alvin langsung

rhenti?" b

kuk Kim, membuat K

up

akan, sesuatu yang kenyal dan lembut menempel di bib

ciumannya di bi

nah menganggap omonganku, serius. Ancamanku nggak pernah main-main, Kimberly Hana Gera

yang terjadi barusan, dan

s. Membuat Alvin menutup teli

itu first kiss aku, dan dengan mud

m dengan sikapnya barusan. Kalau ia punya kekuatan

," ujar Alvin seperti tak terjadi apa-apa, dan kembal

anya Kim masih dengan emosi

an pertama seorang wanita. Bukan pacar ataupun kekas

na terlalu baper, tapi nggak jadi. Kalau ia pingsan, nanti shooping

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Teacher My Husband
My Teacher My Husband
“Dijodohkan. Satu kata yang menurut Kim benar-benar sebuah kata sial. Bagaimana tidak, tiba-tiba saja kedua orang tuanya memberikan pilihan tersulit. Menikah dengan laki laki yang sudah mereka pilihkan, atau justru melepaskan semua aset-aset pribadinya. Awalnya menolak, tapi ia pasrah ketika mamanya memohon. Tak mengenal, bahkan Kim tak tahu siapa laki-laki yang dijodohkan dengannya. Hingga akhirnya semua terungkap bahwa dia adalah Alvin, gurunya sendiri. Bayangkan. Bagaimana jadinya hubungan pernikahan di antara guru dan murid ini? Bukankah itu seperti perpaduan antara air dan api. Bukan hanya perbedaan usia, tapi juga pola pikir.”