“Meninggalkan Akmal adalah keputusan final yang dipilih Helsa. Namun kepergiannya tidak sendiri, Helsa membawa sebagian dari laki-laki itu. Adryan Van Brawijaya. Seorang dokter residen di Mawar Medika yang sedang mengambil spesialis Hematologi dan Onkolagi di salah satu universitas ternama di Jakarta. Pernikahan dadakan yang dilaksanakan bersama Helsa tidak membawa perasaan curiga oleh keluarganya. Sampai pada suatu hari, sebuah rahasia besar terkuak dalam pernikahan mereka. Helsa tengah mengandung anak dari mantan kekasihnya. Pernikahan yang seharusnya diawali dengan kebahagiaan berubah penuh air mata. Helsa diderah perasaan bersalah dan juga kebencian dari Ibu mertuanya.”