icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DENDAM SANG CEO

Bab 7 Berdansa

Jumlah Kata:749    |    Dirilis Pada: 31/08/2022

a

g di dunia Bra

t seperti ini. Jujur Agni tidak tahu siapa Bram, ia juga tidak pernah mencari tahu apa pekerjaan Bram sebenarnya. Laki-laki itu tiba-tiba datang kepadanya, perlahan mulai mendekatinya. Agni tidak tahu, apa maksud Bram mendekatinya. Ia juga bukan jenis wanita populer, ia hanya wanita biasa

n piano itu terdengar ke segala penjuru ruangan. Bram menegakkan

ya ke arah Agni, "Mari k

" ucap Agni jujur, ia mem

engajari kam

kkan tubuhnya dan menatap wajah tampan Bram. Hembusan nafas Bram terasa di permukaan wajahnya. Bram

mengikuti langka

lah memeluknya. Agni dengan berani, mengalungkan tangannya

belumnya?" Tanya Agni, memecahkan

Bram, ia menatap iris

eperti kamu mengajak saya ketempat seperti ini,

ang ia pikirkan, wanita itu cerdas

k boleh berkenalan dengan kamu dan m

Tapi saya meras

gni, "apakah saya tidak boleh

tarik den

ya

tertarik terhadap saya?

aru saja mengenal kamu. Jika saya laki-laki yang ahli dalam berkata-kata, bisa jadi saya mengatakan kamu, wanita yang baik, cantik, sexy, dan bahkan kamu wanita itu idaman

ernah berkata-kata gombal kepadanya. Bram bukan jenis laki-laki berm

ka Agni menyentuh rahangnya. Bram memperhatikan setiap setiap inchi wajah Agni. Wajah itu sangat simetris, hidungnya tida

lahan. Hatinya tiba-tiba berdesir, tidak perna

Bram, kata-kata itu meluncur

epada saya. Saya adalah wanita paling beruntung di d

emegang dagu Agni, "

apa yang kamu mak

yang tepat. Saya pikir kamu sudah dewasa menanggapi ucapan saya, tertarik dengan seseorang tidak memandang umu

ng menyatakan cin

tentu

Bram. Kata-kata Bram membuatnya hanyut dan ia bukan wanita munaf

at dan merapatkan tubuhnya, "Apak

ucap

secara halus, ia tidak langsung melumat bibir tipis Agni, karena ia tidak

elah menerima s

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DENDAM SANG CEO
DENDAM SANG CEO
“Bram merupakan seorang CEO yang arrogant dan egois. Dia tidak bisa melupakan cinta pertamanya bernama Melisa. Melisa memilih menikah dengan Adam, pria yang awalnya miskin lalu kehadirann Melisa membuatnya menjadi pengusaha sukses. Bram memutuskan untuk membalas perbuatan Adam yang sudah merebut cinta pertamanya. Bram memulai mencari informasi tentang wanita bernama Agni selaku adik Adam. Bram mendekati Agni yang bekerja di salah satu outlet butik ternama di mall. Bram menyatakan cinta kepada Agni dan merekapun berpacaran. Namun Agni mengetahui bahwa Bram selama ini mendekatinya hanya untuk mempermainkannya. Agni patah hati karena ia sudah menyerahkan hal yang berharga dalam hidupnya kepada Bram. Ada perasaan bersalah, Bram tetap mengawasi Agni dari kejauhan. Namun setelahh itu Bram kembali mendekati Agni, ini bukan sekedar mempermainkan namun ada perasaan cinta tumbuh dalam hatinya. Begitu juga dengan Agni juga mencintai Bram. Suatu ketika Adam mengetahui bahwa adiknya menjalin hubungan dengan pria bernama Bram. Adam jelas tidak setuju karena Bram laki-laki yang pernah menjatuhkan bisnisnya dan bahkan mereka musuh sejak lama. Namun Bram tidak menyerah, rasa cintanya kepada Agni semakin kuat dan dalam. Bram yang egois meminta Agini memilih dirinya atau keluarganya. Saat itu Agni bingung luar biasa, disatu sisi Adam menjodohkannya dengan Alan seorang pengacara ternama, namun ia tidak bisa membohongi perasaanya bahwa ia mencintai Bram.”