icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Allena

Bab 9 chapter 9

Jumlah Kata:1009    |    Dirilis Pada: 30/08/2022

harus menyentuh

tika langsung menoleh melihat Mama.

u kalau tidak mencobanya?'' jawab Mama yang sekarang sudah ter

pernah melakukannya.'' Aku masih bersikukuh menatap Mama berusaha memberikan penjelasan. Cuku

a tidak masal

ihat tenang. Astaga ... ada apa dengan kedua orang tuaku ini? Apakah mereka tidak takut jika nanti berubah merah seperi Bibi Pelayan? Hal ini buk

yang mau menjadi sukarela menjadi bahan percobaaan untuk ide gila ini. Kutukan

berpengaruh pada kehidupanku selanjutnya, sekaligus sebagai salah satu usaha yang dilakukan untuk membuat hidupku kembali normal agar bisa kembali be

dak yakin ini a

you will find miracle in the result later,'' jawab Papa kembali mencoba meyakinkan. Ini a

Ya, semua yang dikatakan Papa itu benar. Mau bagaimana pun juga aku masih sangat ingin kembali berinteraksi dengan oran

l menunjuk ke arah pintu balkon, membuatku spontan langsung menoleh untuk melihat

dah berada sangat dekat, bahkan tangan kananku juga sudah berada digenggamannya

kita berhasil. Ide sarung tangan itu berhasil, simbol itu hanya akan bereaksi jika ada sentuhan

ri baru bisa membalas pelukan Papa dengan sangat erat. Bahkan, tanpa sadar bulir bening itu mengalir lagi, tapi kali ini b

esempatan untuk memulai lagi semuanya, walaupun dengan cara yang berbeda. Ya, ini memberi keyakinan baru bahwa semuanya memang belum

*

u jati favoritku persis di samping Mama. Ini adalah kebiasaanku setiap pagi sebelum sarapan, sempat terhenti sekitar tiga mingg

menggoda, mendekatkan wajah, terdengar bunyi mengendus setelahnya. ''Putri

, memalingkan wajah tidak mau melihat Mama. Ngambek, malu juga. Apalagi aku bisa mel

ian? Iya kan, Pa?'' Kali ini Mama pasti sedang memasa

ai strawberry ini sekarang,'' Papa terdengar membela, tapi aku yakin terseiip juga

ilang. ''Allena hari ini mau ke kampus untuk bertemu Pak Samuel, ada rapat UKM sama

rubah. Waktu seakan berhenti seketika sekarang, karna semuanya menjadi tidak bergerak melihatku. Tangan Mama yang terhe

lian ... bai

akkan pisaunya di atas piring, mengangkat cangkir teh, lalu mem

i yang sudah terlewat. Bella yang katanya pergi berlibur bersama keluargannya pasti sudah pulang, Kak Andrew juga pasti kehilangan supporter terbaiknya selama aku tidak a

a kalau semua renc

, berbagai pikiran buruk seketika mulai mengisi kepala.

ampus, tapi mungkin sekarang kamu lebih baik di ru

ni karna k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Allena
Allena
“Hidupku yang sempurna seketika berubah saat simbol kutukan Xavier benar-benar muncul di pergelangan tangan. Ya, pangeran mahkota dari negri Xendria itu benar-benar menagih janjinya pada Papa dua puluh dua tahun lalu untuk menjadikanku calon istrinya. Bagamana mungkin aku mau menikah dengan seorang penyihir yang sudah berumur dua ratus tahun? Aku tidak mau! Tapi bagaimana dengan kutukannya? Aku tidak bisa menyentuh siapapun sekarang.”
1 Bab 1 chapter 12 Bab 2 chapter 23 Bab 3 chapter 34 Bab 4 chapter 45 Bab 5 CHAPTER 56 Bab 6 chapter 67 Bab 7 chapter 78 Bab 8 chapter 89 Bab 9 chapter 910 Bab 10 chapter 1011 Bab 11 chapter 1112 Bab 12 chapter 1213 Bab 13 chapter 1314 Bab 14 chapter 1515 Bab 15 chapter 15, yang sebelumnya chapter 1416 Bab 16 chapter 1617 Bab 17 chapter 1718 Bab 18 chapter 1819 Bab 19 chapter 1920 Bab 20 chapter 2121 Bab 21 chapter 2222 Bab 22 chapter 2323 Bab 23 chapter 24