“Saat vonis dokter terhadapnya, hidup Dira terasa hancur. Dia memikirkan betapa menyedihkan hidupnya karena sakit tanpa dukungan siapa pun. Suaminya? Pria itu bahkan menganggap dia hanya seorang pengganti yang dapat dibuang kapan saja. Lantas, bagaimana keputusan Dira di masa genting ini? Apakah ketulusan cintanya dapat menyadarkan bahwa dia bukan seorang pengganti saja?”