icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta CEO dalam Jebakan

Bab 2 Smiley

Jumlah Kata:1062    |    Dirilis Pada: 08/08/2022

npa dosa. Sudut bibirnya sampai berkedut karena menaha

ia yang masih kewalahan dengan se

an segelas air?" timpal gadis yang

dicengkeram oleh sang CEO. "Berhenti mempermainkan diriku!

tu mulai tertawa. Ketika ia berhenti,

Anda cepat pergi dari rumah ini dan belilah air di warung terdekat. Ck, andai saja warung di ujung gang itu m

ruh dan tangannya ingin sekali mencengkeram kerah baju gad

gan nada rendah dan tertekan. Mata tajamnya sesekali mel

nggeleng tan

saya menyaksikan tempat ini diratakan dan malan

pendendam? Baiklah, saya mengerti sekarang. Kita harus membalas perl

arang, tunggu apa lagi? Bukankah

wa. "Apakah Anda tidak sadar? Saya sudah

celingak-celinguk memeriksa kondisi sekitar. Seingatnya

agu Gabriella agar dirinya bisa

tidak mampu digerakkan. Selama beberapa detik, gadis itu membiarkan lidah sang pria menguasai mulutnya.

ari mengelap bibir yang terasa k

dekat?" timpal Max sambil mengangkat pundak dan tangan. Mulutny

kan kesempatan." Sang gadis meri

iella mengambil segelas air lalu menenggaknya. Akan tetapi, hin

penderitaan dari kopi dan air

ti sumber suara. "Kenapa kau masih di sin

a masih belum memberi saya air." Max melirik ke arah

"Kau masih berani meminta dua hal itu kep

p sang CEO dengan santai. Lawan bicara

nda sudah cukup kuat untuk membuat kita impas.

Company? Orang yang tidak bermoral dan berotak dangkal seperti

CEO sontak berubah

ngatakan saya tidak bermo

e rumah orang, menimbulkan keributan, lalu mencium gadis yang bah

otak dangkal. Saya datang ke sini baik-b

habis pikir. "Susah sekali bicara den

kan sebotol bubuk cabai ke dalam kopi?" Sorot mata Max tertuju pada wadah

gus dan melipat tangan di depan dada. "Ck, seharu

pur. Dengan mata yang membara, ia memangkas jarak pandang di antara mereka. Gabriella r

da berani menantang seorang laki-laki," bisik Max dengan lengkung bibir misterius. Perubahan s

au lakukan? Jan

a meminta dua hal. Tanda tangan Anda di kontrak itu dan air. Anda tidak diam-

dulu menyentuh pinggangnya. Mata bulat gadis itu sontak memancarkan ketakutan

angan kau rusak!" ucapn

bit. "Terima kasih." Ia pun men

uar dari dapur, barulah pria itu lel

anya ada satu set peralatan makan di rak piring. Sedetik kemudi

irnya sembari meletakkan satu-satuny

ng pergilah!" usir Gabriella sete

gitu melihat apa yang telah dilukis oleh si tuan rum

ngan penuh penekanan. Tidak ada lagi kesabaran yang tersisa dala

gan satu garis lengkung yang mirip senyuma

h tanda tanganku.

mendidih dan meng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta CEO dalam Jebakan
Cinta CEO dalam Jebakan
“Gabriella adalah seorang gadis polos yang malang. Ia hidup sebatang kara di rumah peninggalan orang tuanya. Hingga suatu ketika, rumah itu dihancurkan oleh Perusahaan Quebracha. Saat menemui sang CEO untuk melancarkan protes, sebuah pun insiden terjadi. "Dasar laki-laki bejat! Belum cukup kau menghancurkan rumahku, sekarang kau merampas harga diriku?" "Mengakulah! Kau sengaja menahan rumahmu agar proyek kami terhambat, lalu sekarang kau menjebakku agar menidurimu. Apa tujuanmu sebenarnya, hah? Siapa yang membayarmu?" Max Evans, CEO muda yang sukses dan tampan itu malah menuduhnya sebagai perempuan bayaran. Apa yang terjadi selanjutnya? Mampukah Gabriella mendapatkan kepercayaan sang CEO? Atau bahkan hati dan cintanya? Akankah dua orang itu sadar bahwa mereka sama-sama dijebak? IG: @pixielifeagency”