icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
RUSAK

RUSAK

Penulis: Aulianisa28
icon

Bab 1 Pria Bertopeng

Jumlah Kata:1489    |    Dirilis Pada: 24/07/2022

akas, ia pun membuka aplikasi berwarna hijau yang ada di ponselnya untuk menghubungi kedua sahabatnya itu. Malam minggu ini ia berniat untuk mengajak kedua sahab

otpants yang dipadukan dengan tanktop hitam dan kemeja kotak-kotaknya benar-benar sangat pas di tubuh molek gadis itu

h ditangan kirinya sebelum meng

Ini sudah malam Stela! Mau main apa kam

mu anak cewe kel

yang masih fokus pada TV yang menyala, gadis itu diam tak menjawab. Ia hanya menghela n

ang saat melihat putrinya ti

iarkan aku bebas malam ini," setelah mengucapkan

a itu. Kakinya melangkah memasuki club, senyumannya terbit saat seorang gadis dengan pakaian

ja lo," puji nya denga

pos gini dibilang s

itu tertawa kencang. "Yang

satu tequila," ucapnya pada

e nggak mau kobam m

Stela pun menatap bingung kearah Mey, Mey menunjuk kertas itu dengan dagunya menyuruh S

a n

undangan pesta topeng dari te

ingung. "Hubunga

lo gantiin gue yah? Cowo gue ngel

as kecil yang ada ditangannya. Dua menit terdiam, akhirn

h kostum dateng aja kerumah gue," pap

pandangannya, menatap satu persatu orang-orang disekitarnya. Ia bingung, tak ada satu orang pun yang ia kenal disini, kini ia menyesal sudah datang

rlian itu. Mata coklat Stela bertubrukan dengan mata hitam legam mi

nsa dengan

tak sadar Stela menganggukkan kepalanya. Pria itu tersen

musik. Kedua tubuh itu saling menempel bahkan hidung mereka hampir bers

ersadar akan sesuatu. Matanya mengarah ke jam dinding begitu besar yang terpajang diatas pintu keluar-masuk. Matanya melotot saat t

ia mengejar Stela. Dan hap! lengan Stela berhasil dicekalnya, Stela

ergi," ujar

lam hotel, Stela menatap bingung pria yang semakin jauh dari pandangannya. Tak peduli dengan kebingungannya Stela kembali berlari, seakan m

ak

ndukkan kepalanya yang terasa pening akibat tamparan tersebut. Belum cukup dengan sebuah tamparan Ana maju menjambak rambut Stela la

bel rumah ini ibunya tidak akan membuka pintunya. Besoknya Ana menemukan Stela yang tertidur dengan bersandar didaun pintu, yang memb

bayar berapa kamu sampai mau tidur dengan pria hidung belang?! Apa uang y

njawab pertanyaannya. Wajah Stela sekarang sudah penuh dengan le

u bisa membanggakan Ibu! Tapi kamu malah memper

ya jelas berkaca-kaca. "Bahkan sejak a

rahan gadis itu untuk pertama kalinya. Keterkejutan itu hanya berlangsung b

n kamu,

a yang aku lakukan selalu dianggap salah aku selalu dibandi

untut dan memerintah! Aku tak pernah meminta apapun kepada Ibu

diam tapi air matanya merembes keluar begitu banyak. Sedangkan Ana hanya diam dengan na

irkan. Tapi ini kehendak Tuhan yang sudah mem

melamun bahkan tidak peduli dengan luka lebam yang ada diwajahnya, yang ia inginkan dapat melupakan semua kenang-kenangan buruk masa lalunya. Dari dulu selalu saja seperti ini.

luar. Alden, nama itu yang tertera diponselnya. Stela dengan malas

al

ing, lo

ga saat mendengar suara Alden yang me

kat." Stela menyela saat Alden ak

is? Kenapa la

gat menyakitkan, hatinya kembali terluka, luka semakin banyak tidak ada yang bisa menyembuhkanny

rang telfon. "Tunggu gue pulang se

untuk mereka berdua. Tuhan ternyata masih baik, dihidupnya yang penuh penderitaan ini Tuhan memberikan

lakuan hangat pria itu masih bisa Stela rasakan. Entah kenapa ia seakan membutuhkan pria bertopeng itu, Stela bergegas m

ya ia ragu, takut jika pria itu menipunya dengan nomer palsu. Mengenyahkan rasa r

tif. Stela menggigit kuku ibu jarinya lantaran gugup. Pesan nya yang tak kunjung dibalas, Stela p

ng

bulu

0:

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka