icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Arrogant Boss

Bab 9 Nervous

Jumlah Kata:1134    |    Dirilis Pada: 16/07/2022

Ia menikmati kebersamaan dengan teman kantor departemen lain, mer

anpa sentuhan kasih sayang kedua orangtua telah pergi meninggalkannya. Terkadang, ket

menjadi kisah sempurna. Tapi, ia harus menahan kei

ni makan y

nga

makan banyak, apaan

terlalu banyak maka ia selalu b

" Chika

nikmati keber

ng atas khusus kelas bisnis dan bawah

g," Nadine menik

Chika," u

t seharian m

ngg

ng ambil," ucap A

s. Seri

ora bergega

bisa diajak bertempur dan malah tidak menolak. Malah menawar

senyap. Sembari menunggu ia ingin sejenak memandangi ruangan khu

tertuju pada seorang pr

gintip, mencuri pandang. Sikap dingin, cuek dan tanpa senyuman khas selalu i

eberapa minggu lagi. Lalu, kenapa betah seorang diri berada d

ti maka menjadikan ia pria dingin juga arogant tak

Mba," seseor

pintu keluar. Seorang wanita tampak dari samping sangat tidak asing. Wanita

ra menyadari

hanya te

ging, lalu teringat lagi dan kemb

af boleh

en

mang khusus unt

san Mba. Bisa beberapa orang tapi d

O

lalu seorang diri?" t

cantik dan maaf Mba saya tidak tahu banyak.

rora menyadari

k apa

rlalu sambil

pir pulang. Beneran,"

a menyatukan tangan setela

ikmati." Aurora m

u saja selesai dari toilet. Ia

a, ingin

anita yang k

kutemuk

na wanita kantoran

rja k

pertama yang mel

a ... dia wanita khusus pertama ya

enapa dia tidak tertar

yang baik untuk Austin. Kemudian, mengan

ok di kantor. Haruskah saya s

in sejenak menikmati

menu

bukan karena Grace, mungkin ia sudah menikah dan memilih wanita

n wanita begitu mengelukkan Austin nam

a. Sekarang Melisa adikku mengikuti jejak Mama. Tidak betah di rumah dan mereka

engarkan d

tunanganmu

n bisa saja masih labil tapi saya yakin d

kut dia akan m

g percaya, saya ya

alkohol sambil mengusap

nk. Kamu bisa menemui dan menghabisk

saya akan tetap

Sejak lama, aku juga sud

an tetap

ecil menghargai setiap keputusan Frank memprior

nya, ini penenang di kala ia merasa kesepian dan tidak ada wanita menemani. Hingg

rank menawarkan sambil me

heboh membahas pria taipan tengah menghabiskan liburan

lagi di ranjang." Wanit

i sini. Selama ini, cuma bisa lihat dia

ya

selesai arisan ti

yong tubuhnya, di ba

," pelayan p

Ibu arisan mengekor pada pria yang tengah tergopoh. Seperti tidak asin

kat pada Frank dan memotret daging ia p

kita seperti i

smabil mengembuskan nap

Chika menyeng

menusuk daging, me

ponsel ke dala

ruang khusus," ucap

" Kina

kayaknya. Kecuali Pak Austin si

departemen kami semua ribut dan h

basi. Cuma gue lediesnya." N

mi rame tapi Aurora kor

a ter

ng jago cari perhatian," Ki

g CEO kita itu saj

ani

ling perfeksionis nyatanya mem

matanya, menjadi tem

Idih!" Au

ga larut malam ke empat wanita lajang

pesan singkat dari Aurora. Bukankah ia baru dari cafe itu? I

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Arrogant Boss
The Arrogant Boss
“Austin O'pry seorang CEO di O'Pry Enterprises Holdings menyabet gelar Arogant, angkuh dan memiliki integritas cukup disiplin dalam perusahaan besar ia miliki. Mengganggap wanita semua sama 'murahan' termasuk pada Aurora Wihelmina, wanita polos dan sederhana bekerja di perusahaannya karena masa lalu menyakitkan ditinggalkan sang tunangan. Aurora yang melihat Austin tampak biasa, seolah tidak tertarik pada kesempurnaan tubuh ia miliki membuat pria bermata biru menggebu. Tidak akan ada wanita yang tidak bisa ia takhlukan dan berakhir di ranjang berderit yang menjadi kebiasaannya. Emosi, penasaran, ingin mengenal, membenci menyatu. Hasrat Austin semakin gila menginginkan Aurora yang terusan menolak dan ingin menjadikannya wanita penghangat ranjang. Ketika, Aurora mulai nyaman ia menyadari kalau ia telah bertunangan dengan pengawal setia Austin. Mampukah Aurora mengakui kebohongan pada Austin ketika pria itu mulai mempercayai cinta? Apakah mereka tetap bertahan ketika Grace mulai berusaha mendapatkan Austin kembali dalam pelukannya? IG : MariaGustiSilaban”