icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dangerous Girl

Bab 13 Pesan dari si peneror

Jumlah Kata:1568    |    Dirilis Pada: 18/07/2022

tnya, jangan pernah melihat matanya at

_

leh Zannet, dan Damian. Regan duduk dengan santai sambil meli

an Aliya saj

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dangerous Girl
Dangerous Girl
“18+ Laut pun terlihat tenang jika kita melihatnya, tapi apa kalian tau? Jika laut itu ada bahaya di dalamnya." - "Lautan akan muncul ombak dengan perlahan, badai akan menghancurkan kamu dengan cepat. Kamu harus memilih mati dengan perlahan atau mati sama seperti ombak yang menghancurkan dengan sekejap?" ---- Aliya tidak pernah menyangka kedua orang tuanya yang sangat kaya, membuat banyak orang ingin menghancurkan kekayaan itu. Dirinya masih kecil tidak tau apa-apa tapi harus masuk kedalam kerumitan. Saat suatu kejadian yang tak pernah ia harapkan terjadi membuat dirinya berpisah begitupun dengan pangerannya. Semula ia memiliki hati yang lembut berubah menjadi dewi kematian. Dalam hidupnya hanya ada banyak balas dendam. Darah di bayar darah itulah prinsip hidupnya. Aliya pikir balas dendam itu mudah, tapi ia salah, banyak kepingan fuzzle yang harua ia susun. Mencari teka-teki siapa dalang dibalik pembunuhan di sekolahnya dan mencari siapa yang membunuh kedua orang tuanya. Selain itu Aliya juga harus mencari pengerannya. Samudra, pengeran yang memiliki mata biru sebiru lautan. ____ "Jika ingatan yang membuatmu lupa tentang diriku, apakah hatimu juga sama?" "Berhentilah berharap gue adalah pangeran lo bodoh! Gue bukan pengeran lo!" "Sekeras apapun kamu menolak kehadiranku semuannya akan sia-sia saja." "Ayo kita ke pantai." "Untuk apa?!" "Lautan sudah menunggumu." ____”
1 Bab 1 Ingatan Asing2 Bab 2 Menyembunyikan Identitas3 Bab 3 Permintaan Aliya4 Bab 4 Samudra5 Bab 5 Kematian seorang siswi6 Bab 6 Ingatan asing7 Bab 7 Terkepung8 Bab 8 Siapa ZOUZYVG 9 Bab 9 Kecurigaan Dewa10 Bab 10 Gelang dari masa lalu11 Bab 11 Menyembunyikan Rahasia12 Bab 12 Orang jahat yang baik13 Bab 13 Pesan dari si peneror14 Bab 14 Kecemasan Dewa15 Bab 15 Terbunuh di depan mata