icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PERNIKAHAN YANG MANIS DAN GILA

Bab 3 Kok Bisa

Jumlah Kata:1032    |    Dirilis Pada: 20/06/2022

Adiknya. Tatapan dingin yang ia perlihatkan tadi, kin

s dengan wajah merah padam seakan ingin mengiris tubuhku tipis-t

adanya pagi tadi di hotel. Tatapan mengerikan yang

kau berujung d

ia setengah baya itu tak mau menunggu lama, hingga membuat Devian

k berakhir menja

jahnya. Entah apa yang a

ng keluar dari bibir Demian sebelum me

patnya berada. Kemudian menyandarkan punggung pada so

ai terngiang dalam benak Devian, membuat hela

gan Louisa, maka kemungkinan K

atkan KDRT dari istri?' Batin Devian bertan

h Devian dalam hat

rang wanita duduk merenung d

etengah sebelas malam, tetapi

g langit di mana bulan bersinar begit

dua keluarga. Dan pastinya itu berujung diri

ng orang lain lihat. Dia hanya kesal saja, kesal dengan ting

pasti tersulut tanpa bisa Louisa hent

lam membuat sisi hatinya d

miliki sedikit kesadarannya. Bahkan rasa sakit saat i

an pela

i terngiang tanpa permisi di benak Louisa,

rubah kasar. Namun, hal itu tak membu

ua kakinya. Menutup wajahnya

akan bersamanya seumur hidup." Lirih Louisa

raguan mulai m

*

beberapa orang kini telah terlihat duduk di kursi

menutupi kegugupan seorang pria yan

ngak, menatap waja

pan di meja makan dengan begitu ha

g membuat Dua keluarga berkumpul di sini hari ini." Ucap Loui

eputusan yang telah dirundingkan ol

a akan menikah."

ngannya meraih roti dan selai kacang di atas meja,

n dilangsungkan

. Sudah ia duga hal itu. Lebih cepat lebih b

nikmati sarapan dengan seseka

tu tertekan. Tapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubu

ad

pasangan paruh baya itu menoleh dan me

ah Louisa, menanti wanita

engundang banyak orang. Hanya orang penting dan juga keluarg

alihkan pandangan ke arah Louis yang ha

ana untuk saat ini." Sendu Louisa

ya. Ia mengulurkan tangan mengusap punggung wanita muda itu, la

uanya juga terkejut m

ng penting yang hadir dan juga keluarga di Indonesia. Ha

mandang wajah lelah Ayahn

akan kebaya saat m

nyetujui. Tak ada alasan

asih, Daddy." Ucap Lo

hening. Sedang Devian berusaha untuk m

di hatinya karena pernikahan digelar sed

n Uncle-nya itu, sepertinya tamu yang datan

ya, membuat D

natap lurus ke depan hingga tanpa

l

tatapan itu. Tatapan yang sulit diartika

ian.' batin Devian mengalihkan pandangan ke arah

r kedua orang tuanya. Setelah melihat keberadaan Sang Ibu di

Tok

tiga kali, "ini Devian

suk

uka lebar, menampakkan punggung Sang Ayah yang b

rih yang masih didengar o

utranya dengan tatapan yang serupa seperti di

k b

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Pasrah2 Bab 2 Hotel3 Bab 3 Kok Bisa 4 Bab 4 Hari Pernikahan5 Bab 5 Resto6 Bab 6 Darimana 7 Bab 7 Pria Menyebalkan8 Bab 8 Manis9 Bab 9 Panggilan10 Bab 10 Tidur Berdua11 Bab 11 Bertengkar 12 Bab 12 Rahasia13 Bab 13 Kami Menemukannya 14 Bab 14 Pria Brengsek 15 Bab 15 Basemen16 Bab 16 Pria Mesum17 Bab 17 Perjanjian 18 Bab 18 Rumah Sakit19 Bab 19 Pintu yang Aneh20 Bab 20 KDRT 21 Bab 21 Kecurigaan Louisa22 Bab 22 Kamar Devian23 Bab 23 Sesuatu yang Disengaja24 Bab 24 Abaikan Saja25 Bab 25 Makanan di Atas Meja26 Bab 26 Tingkah Aneh Louisa27 Bab 27 Hamil 28 Bab 28 Aku... Menyayangimu29 Bab 29 Ti Amo30 Bab 30 Dia... Mencurigakan31 Bab 31 Selamat32 Bab 32 Tangisan Dalam Diam33 Bab 33 Kehilangan34 Bab 34 Pertanyaan35 Bab 35 Hukuman36 Bab 36 Kau... Darimana 37 Bab 37 Maafkan Aku38 Bab 38 Kepalsuan39 Bab 39 Curiga40 Bab 40 Diabaikan41 Bab 41 Apa yang Kamu Pikirkan 42 Bab 42 Pengakuan43 Bab 43 Kenapa, Honey 44 Bab 44 Obat Perangsang45 Bab 45 Tamu46 Bab 46 Nakal47 Bab 47 Mine48 Bab 48 Fakta49 Bab 49 Mimpi Indah50 Bab 50 Meminta Saran51 Bab 51 Ruang Tamu52 Bab 52 Ingatan Samar53 Bab 53 Kelab Malam54 Bab 54 Lebam55 Bab 55 Sampai Jumpa56 Bab 56 Riservato (Rahasia)57 Bab 57 Sekretaris 58 Bab 58 Kehadiran Tak Terduga59 Bab 59 Obsesi 60 Bab 60 Undangan61 Bab 61 Lari!62 Bab 62 Devian...63 Bab 63 Dalang Dari Kejadian64 Bab 64 Bagaimana Keadaanmu 65 Bab 65 Pria Penggoda66 Bab 66 Kekhawatiran Seorang Ibu67 Bab 67 Permintaan68 Bab 68 Tatapan Lapar69 Bab 69 Perasaan Tak Enak70 Bab 70 Godaan71 Bab 71 Pembelaan72 Bab 72 Mitra Bisnis73 Bab 73 Ruang Tamu74 Bab 74 Kencan75 Bab 75 Rumah Hantu76 Bab 76 Déjà vu77 Bab 77 Acara Besar78 Bab 78 Bahaya79 Bab 79 Dapur80 Bab 80 See You81 Bab 81 Perasaan Waspada82 Bab 82 Perasaan Tak Nyaman83 Bab 83 Kecurigaan84 Bab 84 Kapal Pesiar85 Bab 85 Ledakan86 Bab 86 Cari Dalangnya!87 Bab 87 Ada Apa Ini 88 Bab 88 Amnesia89 Bab 89 Sepupu ( )90 Bab 90 Kebenaran yang Terungkap91 Bab 91 Terluka92 Bab 92 Suasana Canggung93 Bab 93 Berpisah94 Bab 94 Kembali95 Bab 95 Ti amo sempre, Moglie mia