icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jerat Cinta Sang Casanova

Bab 8 Surat Perjanjian

Jumlah Kata:1191    |    Dirilis Pada: 19/06/2022

aril

ita itu untuk duduk. Sikapnya yang lembut kali ini, sangat jauh berbeda ketika dia sedang mengan

hal seperti ini tidak akan terjadi lagi jika ka

an dengan Kendrick. Hatinya terasa campur aduk sekarang jika harus berhadapan den

ndekat dan mengecup kepala wanita itu. "Bersantailah, anggap ini rumahmu sendiri kar

snya untuk menghubungi seseorang. Tak sampai lama, panggilan itu teran

i menghela napas panjang saat mendengar jika Kendrick menyuruh seseorang untuk mengambil ba

kkan kepala. Jarinya refleks memijat pan

elati ini selag

k. Aileen sedikit tercengang ketika melihat seorang wanita paruh ba

k menyiapkan segala keperluanmu." Kendrick tiba-tiba menyela,

a kembali. Wanita itu terlihat menganggukkan kepalanya kecil, lalu

un hanya sebentar. Entah kenapa dia tampak canggung menerima ketulusan sikap Aileen. Mau bagaim

pamit dan undur diri dari sana. Sesaat, dia melemparkan senyuman

yo

an Kendrick membuatnya segera menghentikan aktivitas. Dahi

hatinya dia berdecak, sebelum akhirnya menyambut tangan Kendrick. Untuk saat ini, di

ileen ketika Kendrick

kamarmu!" jawab

ng sampai akhirnya menemukan tangga. Kendric

n yang dilewatinya. Dalam hatinya, dia benar-benar memuji tentang kemewahan penthouse ini

egitu mereka telah sampai. Dia segera membuka pintu kamar

an menjadi kamarnya itu sangat luas. Bahkan beberapa barang tersusun rapi dengan segala kelengkapannya. Andai sek

ebentar!" ucap Kendrick tiba-ti

na?" tanya Ail

drick. Dia tersenyum agar tak m

Kendrick sambil m

, lelaki itu menariknya ke dalam pelukan. Bahkan belum sempat Aileen mempu

t, dan tak memberikan celah untuk Kendrick. Tapi sepertinya lelaki itu sangat lihai dalam

n memperdalam ciuman. Lidahnya menjelajah ke dalam mu

saat mengimbangi ciuman Kendrick. Bahkan tangannya mulai m

ndrick begitu ciuman itu terlepas. Dia tertawa kecil saat melihat Aileen t

ak. Dia menatap geram pada Kendrick, dengan

ti ini, entah kenapa dia merasa semakin gemas pada wanita itu. Tangan Ke

u seperti itu," tutur Kendrick

a dijelaskan dengan logika. Dia memilih untuk mengalihkan pandang tak ingin bertatapan dengan

ck bersiap untuk pergi. Tapi sebelum itu, dia masi

buhnya lemas seketika, yang membuatnya harus tertatih saat menghampiri s

pa tubuhnya mengkhianati apa yang dia rasakan? Kenapa tubuhnya malah menikmati saat Kendrick mencumbunya tad

rinya sendiri. Dia bahkan sampai memukul kepalanya beberapa

mpai menjatuhkan tubuhnya kasar di sofa, lalu menutup kepalanya

cepat dia bangun dan mengatur duduknya. Dahinya berkerut saat melihat Ken

gi?" tanya Aileen akhirnya me

sebentar," jawab Kendrick yang

lam, atau bahkan paling tidak besok. Tapi nyatanya, kata sebentar yang dimaksud Kendrick bahkan

ak tadi dibawanya. Dia bahkan meletakkan sebuah bolpoin di hadapa

mbil kertas tersebut. Tapi ketika dia mulai membaca kalimat

pnya bertanya pada Kend

tu mulai menyandarkan tubuhnya di sofa dengan tanga

kau sampai mengingkari apa yang kau ucapkan!" ucap

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jerat Cinta Sang Casanova
Jerat Cinta Sang Casanova
“Aileen tak pernah menyangka, akan mengalami nasib sial dalam satu waktu sekaligus. Di pagi hari dia kehilangan sang kekasih hati, malamnya dia harus kehilangan mahkota berharganya dengan seseorang yang tidak dikenalnya. Berniat ingin melupakan semuanya, Aileen memutuskan untuk pergi ke kota Jakarta dan mencari suasana baru. Tapi siapa sangka, dia harus bertemu lelaki gila yang tiba-tiba mengklaim dirinya sebagai aset hak milik? Lelaki itu bahkan tak segan untuk meminta pertanggungjawaban atas perbuatan yang tak pernah disengajanya! "Dasar gila, aku tak mengenalmu sedikitpun. Tapi kau sudah bersikeras menahanku di sisimu!" Aileen Maharani. "Mungkin kau tak mengenalku, Aileen. Tapi tubuhmu akan ingat, jika jari-jariku menyentuhmu lagi!" Kendrick Adelard. Lalu apa yang harus Aileen lakukan di saat dirinya bertemu dengan lelaki yang telah beruntung menikmati miliknya? Haruskah dia kabur dan lari sejauh mungkin? Atau malah menerima tawaran lelaki itu untuk menjadi wanita bayaran?”