icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Istri Bayaran

Bab 5 Dihalalkan

Jumlah Kata:1538    |    Dirilis Pada: 15/06/2022

: M

tas kertas, di rumah kamu a

u. Ini semua seperti mimpi bagiku, aku tidak tahu harus bahagia atau sedih dengan pernikahanku. Tapi yang jelas untukku, bertemu

k menuruti perintahnya Meira akan dibunuh. Mereka tahu Meira teman yang paling dekat denganku, gadis itu banyak membantuku hingga aku tidak tega. Da

cewain Om," ucapku memecah keheningan. Sepanjang perjalana

r daddy kamu!" ucapnya dengan satu alisnya terangkat. Aku masih

u dengan tatapan tajam. Semakin tidak suka mungkin aku sebut Pak. Lantas ap

ngnya tegas menunjukkan dia berwibawa. Bibirnya merah pucat tidak seperti kebanyakan p

arah lagi," ucapku, dia tidak menjawab hanya menol

itu, kenapa kamu panggil aku Om?" katanya dengan satu alisnya n

Om ganteng sih, badan Om juga bagus... Masa iya udah paru

ku lalu menghitungnya. Dia melirikku sebentar, di matanya mungkin aku bo

ut, wooww... Muka Omku muda sekali. Ak

k jari tangan, bodoh banget. Tamat sekolah nggak sih? Emang kamu umu

elas. Saya masih 16 tahun Om," ucapku pelan. "Aku aja sampe ngapalin nama Om, Alister Bagaskara." Ya, itu adala

a, kulihat jakunnya naik turun. Dia tampan dengan bulu tipis menjadi berew

, Om." Kataku. Dia terdiam s

uka. Dan jangan coba-coba kabur..." ucap Alister penuh penekanan, aku mengangguk tanda patuh. Dudu

aku, dua pikiranku saat itu. Dia ingin meraba pahaku yang ber'rok selut

papa mahal." Katanya. Aku tertunduk malu untuk dua prasangkaku yang terpeleset. Baju yang aku kenakan milik Meira

nin saja. Aku terserah mau dibeliin kayak ma

ke depan. "Kamu udik banget ya! Buka hape aja nggak b

ggigil. Apa sampai di rumah dia langsung mengajakku berhubungan? Ah, sudahlah. Aku tidak mau mengece

au bicara apa. Satu tanganku menggaruk l

e toko sebentar. Pakek jaket

m di atas bangku. Aku menjulurkan tanganku meng

mpir ke tempat makan, hanya dia yang turun aku menunggunya di mobil. Padahal ak

a kucel, baju kaus dengan rok ditambah lagi sendal s

npa menoleh padaku. Aku membuka kotak itu,

t sekali kembali ke mobil. Ngomong-ngomong

ya, disuruh makan-maka

a melihat ke samping jendela, lalu fokus ke depan. Tidak lagi

dela, aku kaget merasakan ibu jarinya mengusap sudut bibirku. Pa

rempuan." Ucapnya. Aku mengangguk canggung. Entah bag

nya lebih enak nggak pakek kondom. Jadi tolong kamu jaga-jaga supaya nggak hamil."

ran

arusnya kamu cari tahu Mila, supaya aman. Aku nggak mau

ucap. Harusnya dia yang lebih pengalaman ngajarin aku. Sedi

🌷

Ali

saja aku masih harus berpikir panjang. Melihatnya dengan pakaian udik dan dandanan tanpa make-up itu.

lama tinggal di club malam itu. Astaga... kalau ingat aku mengeluarka

ap Mila dengan raut wajah sedih. Aku menatap tangannya yang meny

da." Kataku dengan sinis. Aku ini bukan orang baik, banyak orang yang bilang aku menyebalkan. D

ir juga Om gak akan membutuhkan apa pun kecuali tubuh aku,

pikir akulah yang mendominasi dia. Nyatan

tirahatan saat liburan, dan sudah lama tidak digunakan. Jadi Mila sangat aman di simpan di si

ku menggila karena hasrat di sore hari seperti ini. Aku menaikan kaki ke at

ada warung kita lewatin." Aku mengambil dompet dari

berjalan ke arahku mengambil uang.

pi di sini susah dapetinnya. Apa

ita lihat saja apa dia bisa masak atau tidak. Sambil menunggu a

hat Mila berjalan dengan terseok-seok. Melihat roknya yang kusut

anja apa

gejar layangan yang putus. Terus gak sengaja aku ditabrak sama

u?" Aku mendekat, mengulurkan tangan mengambil daun di rambutnya yang berantakan. "Berapa lama waktu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Istri Bayaran
Bukan Istri Bayaran
“WARNING 21+ !!! Aku terjebak dalam situasiku yang sulit, dan hanya dia yang bersedia mengeluarkanku dari sini. Dia Alister Bagaskara. Pria berumur lebih tua dariku. Dan aku menawarkan diriku untuk menjadi istrinya sebagai gantinya. Hidupku yang, menikahi dengan keadaan terpaksa.”