icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
DIKIRA MISKIN

DIKIRA MISKIN

Penulis: Siti Aisyah
icon

Bab 1 Satu

Jumlah Kata:1006    |    Dirilis Pada: 12/05/2022

it dan ibu meminta agar kita mau tinggal bers

Mbak Ranti dan juga Mbak Wiwi

ang sedang memotong wo

atu-satunya, mau, ya tinggal di kampung ibu? Soalnya ruma

un kamu pergi, aku ikut," ucapku ya

Dek, kamu memang

di kampung, nggak mungkin kita akan bolak-balik ke sini

in yang akan menghandle semuanya, mungkin aku a

ah ke kampung halaman Mas Yudi, sebua

_____

ak!" kataku pada tukang sayur ya

a seraya memasukkan

atan melayani pembeli meski u

ngah saja, soalnya kalau semuanya kebanyakan, yang

alau memang nggak habis kan nanti bisa disimpan di dalam fr

rbelanja kini berbisik

unya kulkas, jadi, tidak bisa nye

p ke tempat Bu Wiwid, dia kan Kakaknya," timpal s

segala, emang rumah saya ini tempat penitipan

n melotot seolah bola mata berwarna hi

ggak akan nitip kok

ercuma merantau lama di kota pulang

k punya kulkas , mereka lantas men

ak-kakaknya kalau kini kami punya restoran yang sudah ma

i ada yang jual, lagi pula, bahan makanan tetap enak kalau fresh alias langsung di masak bukan yang disimpan dalam kulkas. Menurutku, kulkas hanya diperuntukkan bagi orang yang biasa belanja bulanan atau mingguan jadi bisa buat nyeto

impan makanan beku kaya gini?" Mbak Wiwid

, Mb

kata Mbak Wiwid usai belanja di tukang sayur dan kami beriringan

," jawabku

ami karena hanya Mas Yudi yang tidak bekerja menjadi pegawai. Ya, Mbak Wiwid punya suami yang bekerja sebagai pegawai adm

ina dan disudutkan karena Mas Yudi tidak bekerja dengan seragam rapi seperti mereka. Kami hanya

ereka yang bekerja dengan pakaian rapi, tidak seperti Mas Yudi yang harus bekerja menjadi tukang bakso keliling. Namun, alh

____

a dari rumah Mbak Wiwid. Suara itu semakin keras sehingg

tanyaan kulontarkan saat sudah

g mau menagih utang," ja

ubah seperti kerupuk yang disiram air. Melempem

ng buat apa? Bukankah gaji Mas A

tuk membayar hutang pada rentenir itu, kalau tidak, kulkas, mesin cuci serta barang be

biasa yang punya suami pengangguran? Yang bahkan untuk makan saja susah," kataku merendah. Mas Yudi selalu bil

a simpanan." Mbak Wiwid yang biasanya ketus sa

kak iparku ini selalu ketus jika berbicara denganku, bahkan terkada

menjauh, tetapi jika kita punya uang sedikit saja, mereka akan datang tanp

pa?" Akhirnya keluar juga

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIKIRA MISKIN
DIKIRA MISKIN
“Yudi dan Antika adalah sepasang suami istri yang selalu dihina oleh para kakak iparnya karena dianggap hidup susah. Namun, siapa sangka, ternyata mereka berdua sudah sukses di kota. Saat para kakak ipar tahu jika Yudi dan Antika sudah kaya, mereka berlomba-lomba untuk mendekatinya. Bagaimana kisah selanjutnya?”