icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

TAWANAN CEO KEJAM

Bab 2 Gadis Manis

Jumlah Kata:1280    |    Dirilis Pada: 28/04/2022

r

pa menunggu bawahannya. Berjalan dengan langkah lebar men

bertukar pandang satu sama lain, kemudian m

kesalahan 'kan?" Tanya sang Sopir

n, melainkan karena hal yang Bos mereka lihat di lampu merah tadi. Ingin sekali Bram menoleh

saja," ujar Bram menenangkan, lalu membuka pintu dan keluar

i ruma

embuat para perawat dan beberapa orang yang berlalu lalang di lobi r

k tadi. Kedua tangannya masih terkepal kuat mengi

pelajaran padamu, Jalang!" gera

r kian cepat

h pun Kaisar tahu jika sosok itu adalah Bram. Tapi ia tak peduli

encoba mengejar langkah lebar atas

dekati lift dan masuk. Mencoba mengatur deru

e lantai dua rumah sakit tersebut. Mulutnya gatal ingin ber

i

ft. Meninggalkan Bram yang kembali mengeja

sangat buruk, seperti hari itu.'

kin dekat dengan pintu ruang rawat bertuliskan na

gkahnya. Memejamkan matanya dengan tarik

uu

. Senyum yang tadinya lenyap, kembali terbit di bibir pria 25 tahun itu kala m

at sor

t di bibir putranya, "Kaisar, bagaimana p

erlihat begitu cantik wal

ndekat ke samping kursi Sang Ibunda, l

ertanya pelan dengan tatapan sendu menatap sosok

mendongak memaksaka

a belum bisa memprediksi kapan dia akan siuman." Lirih Rania, mengge

ali. Rahangnya mengetat tanpa Rania sadar

panggil

Rania mendongak men

pala menunduk membalas tatapan Sang Ibu,

bingung, merasa aneh dengan pertany

pun itu, Mommy akan selalu percaya. Karena

lanya menatap Kaisar yang k

lakukannya," ujar Kaisar semakin membuat Rani

nteraksi sepasang Ibu dan Anak itu,

kan hal buruk akan terjadi pada seseorang yang tid

aisar menatap sekeliling ruangan

bali setelah menelepon seseorang." Jawab Ran

nggil Kai

nia membalas

ritahukan pada Daddy, ya." Ucap Kai

menatap Kaisar, "kenapa

" jawab Kaisar

isi

mpu merah. Menawarkan sepucuk bunga yang telah dihias

ang tak luntur dari bibirnya. Sedikit menunduk

s. Syukurlah," ujar

engan senyumnya. Tiba-tiba sebuah

eli

wanita yang tengah berdiri di depan toko bunga

Adelia itu berlari mengham

tanya Adelia saat tib

bawah matahari. Kamu harus bany

peduli dengan kesehatannya, tetapi wanita yang merupakan B

ku ingat." Ucap Adelia menggaruk

siaplah untuk pulang. Hari sudah

a punggung wanita itu yang perlahan menghilang d

an pada atasannya itu. Walau Adelia memanggil dengan sebutan

iliki seorang putra yang ha

rhenti di depan toko. Seketika ia menoleh, terdiam menata

ia baru saja membatin membahas so

at Sor

berada di bibir Adelia sebelum wa

rumahku, hingga memanggil dengan sebutan

eh dengan sen

ekap mulutnya sendiri kala ham

mengg

di tujuannya ke tempat itu. Hingga mendapat telepon

, i

ng. Padahal Mama bilang un

an kepalanya, "apa Mama mau membuat Pa

ngga tanpa sengaja pandangan keduanya bertemu membuat Adelia m

u memasuki toko bunga untuk mengambil tas jinjing miliknya, lalu mening

pas tak berat

it menoleh ke belakang untuk memastikan jika

aja," gumam Adelia m

trotoar jalan. Mengingat beberapa hal

ngandalkan gaji dari toko bunga, maka aku tidak bisa meluna

kerjaan lain dengan gaji

t, jalan masih panjang Adelia." Ujarnya bergumam sendir

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
TAWANAN CEO KEJAM
TAWANAN CEO KEJAM
“21+ harap bijak dalam memilih bacaan. Seorang gadis duduk bersimpuh di lantai dengan tatapan memohon pada sosok pria yang berdiri di hadapannya, berharap agar sosok itu melepaskan. "Jangan menatapku seperti itu. Jika yang kau harapkan adalah kabur dari tempat ini. Maka hal itu tidak akan pernah terjadi!" ucap Kaisar dingin pada gadis yang duduk bersimpuh dengan luka di beberapa bagian tubuhnya. Kecelakaan yang menimpa Sang adik mengubahnya menjadi pria dingin yang tidak bisa disentuh. Mencari dengan segala cara untuk menemukan sang pelaku, hingga bertemu dengan Adelia. Follow ig:@author_kan”
1 Bab 1 Pertemuan2 Bab 2 Gadis Manis3 Bab 3 Senyum Tersembunyi4 Bab 4 Keraguan5 Bab 5 Pembalasan Dendam6 Bab 6 Penyiksaan7 Bab 7 Isakan Lirih8 Bab 8 Perkataan yang Terngiang9 Bab 9 Kisah Lama10 Bab 10 Wajah yang tak Asing11 Bab 11 Keraguan12 Bab 12 Pria Tanpa Hati13 Bab 13 Tergoda14 Bab 14 Wanita Bisu15 Bab 15 Kebenaran16 Bab 16 Kebenaran Lain17 Bab 17 Permintaan yang Sulit18 Bab 18 Apa Kaisar ada di dalam 19 Bab 19 Hati yang Panas20 Bab 20 Kau Milikku21 Bab 21 Pria itu Gila22 Bab 22 Pertemuan di Restoran23 Bab 23 Apa Aku Hamili Saja Dia 24 Bab 24 Ajaran Sesad25 Bab 25 Gadis yang Tak Asing26 Bab 26 Emosi Yang Meledak27 Bab 27 Kedatangan Tak Terduga28 Bab 28 Telepon Penting29 Bab 29 Tidak Sengaja30 Bab 30 Nona ... Anda baik-baik saja 31 Bab 31 Operasi32 Bab 32 Aku Menginginkanmu33 Bab 33 Rencana Demian34 Bab 34 Siluet35 Bab 35 Adelia Menghilang36 Bab 36 Penyesalan Kaisar37 Bab 37 Hilang Bagai ditelan Bumi38 Bab 38 Kamu Waras 39 Bab 39 Gaun Pengantin40 Bab 40 La Spezia41 Bab 41 Orang Asing42 Bab 42 Menuju Milan43 Bab 43 Wanita itu44 Bab 44 Dilema45 Bab 45 Menemukannya46 Bab 46 Kotak Misterius47 Bab 47 Adelia.....