icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Bab 4 Empat

Jumlah Kata:1338    |    Dirilis Pada: 17/04/2022

a

u dan kupersilahkan se

tan dengan Zahra tak memperdulikanku yang terus menatap benci padanya. Sete

ang?" katanya membuka suara. Aku

ajah teduhnya. Sepertinya khawatir mungkin, aku tida

h. Alhamd

lihat lelaki itu me

n tak bisa mengobrol lama-lama" tanyaku langsung. Enek rasanya jika

i. Ingin membicarakan sekaligus mendamaikan masalah dan juga bagaimana dengan hubungan kalian kedepannya. Maksud saya, Agung, Zah

a terus-terusan larut dalam masalah. Sementara tidak ada kejelasan disini. Semuanya haru

pandangan pada Zahra. Hanya sesekali menatapku dengan peras

mau berpisah dengan Mas Agung!" jawabku jelas tanpa ba

lirih, "pikirkan d

aku tidak terima jika Mas Agung me

dak mengerti, hah?" Mas Agung berkata dengan raut wajah

" Aku sama sekali tidak menyesali keputusanku, karena bagiku keputusan yang kuambil sudah benar menurut pemikiranku. Biarka

. Aku mendelik menatap tajam ke arahnya. Kenapa dia berubah kasar.

a?!" jawabku dengan menekankan kata cerai. Bagiku

akan pe

moh

lagi berapi-api membuatku emosi sa

telunjukku mengarah pada Zahra.

bil berdiri dan menahan tang

bicara seolah dirinya korban. Dia menatap benci

nahan amarah. Kamu memang keras kepala, Mas. Kenapa kamu

i dan tidak berkata-kata lagi. Kita

ima Zahra sebagai adik madumu." Kali ini Ayah Mertua yang bicara. Beliau memang baik dan selalu bijaksana. Namun bagaimana aku bis

i berbagi suami. Apapun

amimu untuk berusaha berbagi dan berbuat adil

h Mertua ikut menimpali membuat

, Bu,

rnya aku memang sudah tidak sudi bersama dengan Mas Agung, suamiku. Tapi kenapa seakan mulutku tak bisa berkata lagi. H

*

a. Itulah keputusan yang mereka diskusikan tadi. Aku tidak ikut menanggapi karena merasa se

yang lain pulang." Pamit Mas Agung tadi sebelum aku b

sama sekali tidak keli

itu untuk meninggalkan Zahra yang memang lebih segala-galanya dariku. Aku memang kalah usia, penampilan, gaya rambut bahka

ng tengah sarapan melirik tak suka pa

tentang belanjaan." Aku terpaksa tersenyum

nyak tentang isi hatiku. Aku memang bercerita pada Adi tadi malam bahwa ayahnya akan pulang, dan aku berkata p

aja pada sekolahmu, ya?" Aku mengusap lembut

ggal berdua sama

aanya. Sekaligus tak mengerti ke

tiba-t

ma Ibu, aku nggak m

ku mengecup kepalanya lembut. Sepertinya

*

ung dari ruang tamu. Aku yang baru sele

as?" tanyak

but dong, biasanya juga kan begitu. Lupa kam

nyambutmu. Bukankah sudah ada Zahra yang s

k ada Zahra, gi

alik lagi sana d

uka aku pulang

ingin pergi l

r. Membuatku nggak betah tinggal di rumah." Mas Agung terlihat kesa

ya, dengan mata yang masih

ku

berlalu segera ke arah dapur. Malas rasanya harus mendengar

*

kedel adalah makanan favorit Mas Agung dan Adi. Mas Agung sendiri tengah tidur di kamar. Dia sempat

gopoh keluar dari kamar, dengan

ku yang heran mendeka

edikit masalah dengan Zahra. Mungkin Mas a

strimu. Harusnya memang

g meraih tanganku. Aku membiarkannya, ing

ang kemarin, bahwa aku lebih memilih bercerai denga

katakan kata itu lagi, please. I

ai berkaca-kaca. Apakah masih ada rasa cinta dan perh

rgi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku
“Suami yang diam-diam tega membagi hati dan berselingkuh, bukan hanya harus diberi pelajaran, tapi juga harus ditinggalkan. Bagaimana cara Indira menghadapi Agung dan Zahra yang tak tahu malu. Simak kisah selengkapnya.”