icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Sang Pewaris Terkaya

Sang Pewaris Terkaya

Penulis: Claudette
icon

Bab 1 Menelan Harga Diri Untuk Meminjam Uang

Jumlah Kata:720    |    Dirilis Pada: 24/04/2022

ku bekerja paruh waktu tahun ini. Aku akan lang

a ke tanah, kedua matanya dipenuhi d

ang wanita muda cantik dengan rambut p

Bianto. Mereka berdua adalah teman baik yang tumbuh bersama sejak kecil. Shelly

a. Tapi kali ini Shelly mengambil jurusan jurnalistik, ja

g untuk dipinjamkan padamu dan aku

at gelapnya yang berbentuk seperti almond, dip

berjalan menuju restoran keluarganya,

mu selalu melakukan hal ini. Setiap kali kamu melakukan sebuah kesalahan, k

rus mendengarka

ba untuk me

ah c

memotong perkataan Garry, "Bukankah aku baru saja memberitahumu bahwa aku ti

lly, Garry merasa khawatir dan

mempunyai pilihan lain

ch milik teman sekamarnya yang harganya hampir enam juta rupiah. Teman sekelas

hanya memungkinkan mereka untuk memberinya sedikit uang saku setiap bulannya. Garry bahkan terpa

s berat dan menuju

akan yang keras begitu m

mu sudah menyiapkan enam juta itu untukku

tengah dan mengenakan pakaian yang modis s

an membiarkan teman sekamarnya bergantian memainkannya. Saat tiba giliran Garry untuk memainkannya, seseorang menabraknya dari belakang dan d

n. Garry akan membayar utangnya, tapi untuk saat ini, dia

am dua bulan ke depan aku akan bekerja paruh waktu, jadi aku akan menyiap

an kepalanya da

ntanya pada keluargamu? Apa kamu seorang yatim piatu atau semacamnya?" tanya Larson, nada suaranya dipenuhi de

ah keterlaluan kali ini." Waj

ra yang mereka bisa untuk membayar biaya kuliah dan biaya hidupnya.

Kamu sangat miskin, kamu

hkan jarinya ke celah di antara ka

gkak di bawah kakiku, aku akan menerima kerugiannya d

il menggertakkan giginya, tapi karena itu jelas merupakan kesalahannya sendiri

tu malah membuat Larson

mampu membeli selusin Nintendo Switch, tapi masalahnya, aku tidak suka bara

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sang Pewaris Terkaya
Sang Pewaris Terkaya
“Sejak kecil, aku selalu hidup miskin. Setiap pulang sekolah, aku akan bertemu dengan pemandangan ayahku yang sibuk di dapur. Dari ingatanku yang paling awal, aku akan selalu ingat ayahku mengenakan seragam pabrik lamanya di rumah. Rambutnya seputih salju dan kulitnya sangat gelap. Dia biasanya merokok rokok murah dan mobil yang dikendarainya adalah Kijang tua yang benar-benar rusak. Terlepas dari semua kesulitan kami, ayahku mengabdikan dirinya ke dalam pekerjaannya selama 18 tahun dan membesarkanku dengan kemampuan terbaiknya, dan aku akhirnya tidak mengecewakannya karena aku berhasil masuk ke universitas yang sangat bagus. Karena aku berasal dari kemiskinan, aku harus bekerja paruh waktu untuk membayar biaya kuliah yang tinggi. Aku tahu teman sekelasku pasti memandang rendah diriku karena aku sangat miskin, tetapi aku melakukan yang terbaik untuk tidak membiarkan hal itu mengganggu pikiranku. Pada hari ulang tahunku yang ke-18, ayahku mengumumkan bahwa dia akan memberiku hadiah ulang tahun dan dia akan membawanya kepadaku secara langsung. Hari itu aku melihat ayahku dalam pandangan baru. Kepala putih salju ayahku yang kasar telah berubah menjadi hitam mengkilat. Dia telah mengganti pakaiannya yang compang-camping dengan setelan Givenchy yang mahal, dan dia bahkan memakai jam tangan Patek Philippe di pergelangan tangannya. Kijang tua sekarang menjadi Rolls Royce edisi terbatas. Aku menatap ayahku dengan mata bingung dan bertanya dengan suara tidak percaya, "Ayah, apakah keluarga kita benar-benar yang terkaya di dunia saat ini?" Ayahku mengeluarkan cerutu Maya Sicars senilai Rp 5.000.000.000, menyalakannya, dan meniup cincin asap. "Nak, aku tahu kamu telah banyak menderita selama 18 tahun terakhir, dan aku merasa malu karena aku tidak dapat memberikan lebih banyak untukmu. Aku ingin kamu mengambil seratus miliar ini sebagai uang saku terlebih dahulu. Kamu dapat memintaku lebih banyak nanti jika itu tidak cukup!”