“"Cita-citaku, saya ingin menjadi seorang Bodyguard!" Dia hanya seorang anak desa yang lari ke kota karena suatu keterpaksaan. Di kota, dia tidak pernah bermimpi akan terlibat dalam dunia bawah tanah, apalagi sampai disebut Gangster. Akan tetapi, seperti kata orang, ucapan itu adalah doa, suka tidak suka, sengaja tidak sengaja, ucapan yang ia sebut Cita-Cita, telah menuntunnya pada kenyataan yang berhubungan dengan kalimat yang pernah ia ucapkan.”