icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Muda

Bab 4 Malam Pengantin

Jumlah Kata:725    |    Dirilis Pada: 09/03/2022

dengan aroma aneka bunga yang menambah suasana malam semakin sahdu. Suara gemericik air di dalam kama

lasnya mengatakan jangan gugup untuk malam pertama

k

l melirik malu-malu pada suaminya yang sudah berpakaian. Piyama yang s

idak benar. Itu hanya ada di adegan novel yang dituliskan oleh para pencipta adegan dengan tingkat kehaluaan yang hakiki. Huri malah me

ni! Saya nggak gigit," ledek Huri sambil tertawa pelan. Dengan ekor

angsung duduk di dekat Huri yang ki

a, layaknya teman? Atau mau langsung tidur saja juga gak papa," ujar Huri tulus. Senyumnya masih saja me

disuguhkan Huri." Perasaan bersalah berkecamuk dalam hati Elang. Dia mengingat Kiya;istri pertamanya. Wanita

at itu akhirnya keluar juga. Huri senan

sambil membetulkan duduknya senyaman mungkin. Satu

jawab Elang m

lang masih saja menunduk menatap lantai. Gadis itu tertawa renyah. Bayangan malam pertama yang berkeringat pupus sudah.

natapnya, bukanlah pilihan yang tepat, karena Elang merasa pasokan oksigen yang masuk ke dalam paru-paruny

mant* yang suka makan daging orang. Ha ha ha ...." Huri kembal

as swasta di Jakarta. Saat ini sudah semester empat. Hobi saya menulis, menggambar, belanja bahan pakaian, dan juga menja

pemaparannya mengenalkan tentang dirinya sudah selesai. Elang menatap

tanya Elang sed

ih banyak bujangan yang mau dengan saya. Mmm ... jadi ...." Huri nampak menarik napas. Ia ragu harus menceritakan

aya tolak, karena saya masih ingin kuliah dan saya juga sudah punya pacar. Akhirnya, pacar saya melamar saya, tetapi baru sebula

?" tanya

an, lelaki itu kembali meninggal," jawab Huri dengan wajah menund

rban berikutnya?" t

samb

tannya? Apa jaw

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Muda
Istri Muda
“Elang terpaksa menikahi Huri demi melunasi utang ibunya pada orang tua Huri. Padahal Elang berstatus suami dari Kiya. Berhasilkah Elang menjalani perannya sebagai suami yang memiliki dua istri?”
1 Bab 1 Utang Ibu2 Bab 2 Jujur pada Istri Pertama3 Bab 3 Hari Pernikahan4 Bab 4 Malam Pengantin5 Bab 5 Anu apa sih 6 Bab 6 Suara Hati Kiyara7 Bab 7 Morning Kiss8 Bab 8 Mandiin Burung9 Bab 9 Tuduhan Kiya10 Bab 10 Kekecewaan Huri11 Bab 11 Meminta Maaf12 Bab 12 Nonton Bioskop13 Bab 13 Rencana Bu Latifah dan Bu Rima14 Bab 14 Ide Kiyara15 Bab 15 Malam Pertama Elang dan Huri16 Bab 16 Malam Pertama Kedua17 Bab 17 Pengantin Baru18 Bab 18 Tanda Merah19 Bab 19 Pengantin Baru Part 220 Bab 20 Surat Cerai21 Bab 21 Pertengkaran Kiya dan Elang22 Bab 22 Pertengkaran Bagian 223 Bab 23 Mual dan Muntah24 Bab 24 Sidang Perceraian25 Bab 25 Elang dan Huri Sakit26 Bab 26 Ke Dukun27 Bab 27 Elang Sakit Parah28 Bab 28 Tuduhan Kiya29 Bab 29 Pengakuan Elang30 Bab 30 Elang Minta Jatah31 Bab 31 Kehadiran Huri32 Bab 32 Melahirkan33 Bab 33 Sugar Emak34 Bab 34 Bahagia Menjadi Nenek35 Bab 35 Pilihan Sulit36 Bab 36 Keputusan Kiyara37 Bab 37 Keputusan Kiyara 238 Bab 38 Berakhir dengan Nyaman39 Bab 39 Kebersamaan Huri dan Elang40 Bab 40 Ke mana Kiya 41 Bab 41 Masalah dan Ranjang42 Bab 42 Doa Kiyara Terkabul43 Bab 43 Sore yang Berkeringat(dewasa)44 Bab 44 Kue dari Jaelani45 Bab 45 Perlintasan Kereta Api46 Bab 46 Fakta Mencengangkan47 Bab 47 Elang Menjalani Hukuman48 Bab 48 Berciuman di Rumah Sakit49 Bab 49 Tukang Piring50 Bab 50 Ke mana Zayyan 51 Bab 51 Kenyataan Menyesakkan52 Bab 52 Ekstra part 153 Bab 53 Ekstra part 254 Bab 54 Ekstra part 355 Bab 55 Malam Pertama (21+)56 Bab 56 Epilog (Ending)