icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis

Bab 8 Apakah Aku Begitu Buta

Jumlah Kata:669    |    Dirilis Pada: 02/03/2022

benar-benar sudah k

a dengan erangan yang sempat kud

aku tidak ingat persis di mana aku p

u sekarang perca

embut, benar-benar berbeda dari saa

r mata jatuh da

Aku sudah menemukan bukti jelas dalam ruang kerja, te

kah wanita itu benar-benar tidak terli

Jika tidak, aku pasti sudah melihat s

n sedetik pun. Aku hanya tidak sabar untuk bisa bersamamu, o

ang terdengar begitu man

uatu yang tidak manusiawi kepadaku, tapi sekarang,

berada di luar, menyeret tubuh dan hatiku yang terluka untuk meninggalkan tempat yang dul

Tanpa daya, aku duduk di pinggir jalan, merasa sep

gera, dua pemberitahuan panggilan tidak terjawab muncul. Sandi telah mene

erupakan kejutan yang menyenangkan bagiku. Tapi sekarang,

apa yang sebenarnya sudah terjadi. Lag

asa sedih melanda hatiku. Ketika panggilan ters

a; bayiku, rumahku... Aku hanyalah s

elepon yang tersambung. Kemudian, ak

kamu ada

selku, hanya untuk melihat bahwa aku tel

u masih berada di tempat aku

ak ingin menyusahkannya lebih jauh, tapi aku merasa benar-benar tidak berdaya sekarang. Pada

gera datang." Setelah berkata se

udah berhenti di depanku lagi. Perlahan, jendela

ke mobil,"

, aku menai

sangat bersih sehingga aku tidak tahu har

a aku ke Di

rletak di lokasi yang relatif terpencil, dan rumah itu sedik

nderita bahkan untuk satu hari saja dalam hidupku. Tapi tetap saja, dia sendiri ya

pada ucapannya. Aku be

ku sibuk dengan pikiranku yang kacau. Aku menunduk, me

ganku berhenti. Sekali lagi, hatiku sekaligus dipe

ing. Ketika aku mendengar suara erotis, aku

u. Dia terkekeh seolah-olah mengeta

dia berpikir aku sudah mel

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis
Pernikahan Tak Terduga: Kesempatan Kedua yang Manis
“Evelin menikahi Sandi, seorang dokter kandungan, pada usia 24 tahun. Dua tahun kemudian, ketika dia hamil lima bulan, Sandi menggugurkan bayinya dan menceraikannya. Selama masa-masa kelam inilah Evelin bertemu Dhani. Dia memperlakukannya dengan lembut dan memberinya kehangatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Pria itu juga menyebabkan rasa sakit terhebat yang pernah dia alami. Evelin hanya tumbuh lebih kuat setelah semua yang dialaminya, tetapi apakah dia dapat menanggung kebenaran ketika akhirnya terungkap? Siapa Dhani di balik topeng karismatiknya? Dan apa yang akan dilakukan Evelin begitu dia menemukan jawabannya?”