“Menurut Kiran Naomi Tanaka tidak ada yang paling penting baginya selain menjadikan Evan Davaro Saga sebagai suaminya. Sejak melihat lelaki itu datang ke rumahnya sebagai anak dari sahabat ayahnya, ia telah bertekad akan membuat Evan jatuh cinta padanya dan menjadikannya sebagai istri lelaki itu. Namun hal itu tidak mudah, sebab Evan sibuk dengan pekerjaannya. Lelaki itu juga cenderung bersikap dingin kepada Kiran. "Kak Evan, mau tidak jadi suami Kiran nanti?" "Daripada mengajak nikah, nilai Matematikanya dibenarin dulu." Dua manusia dengan perbedaan usia yang jauh kemudian hidup berdampingan dalam dinamika perasaan yang kompleks. Mampukah Kiran meluluhkan hati Evan? Atau Evan hanya akan mematahkan hati gadis itu?”