icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Alpha Eden

Bab 2 Well of Winter

Jumlah Kata:1349    |    Dirilis Pada: 16/02/2022

, Desem

seorang wanita memperbaiki posisi sarung tangan yang dipakainya agar pas dan dapat menghalau rasa

ktu. Namun kegelisahannya itu bertambah ketika ponselnya berbunyi. Ia

o Ay

a berat laki-laki yang berta

r lagi akan

untuk hadiah kelulusanmu," ujar Thomas membuat putrinya it

yang katanya salah satu negara paling bahagia

ilah dan seperti aku akan sulit menghubungimu, karena akan be

ah juga berhati

erindukanmu. Cepat n

n bangkit dari kursi besi, namun sebelum melangkah sambi

uietto. Itulah na

embohongi Thomas bahwa akan berangkat ke Denmark. Mau bagaimana lagi, ayahnya yang bekerja sebagai tentara

dikirimkan kepadanya setelah resmi lulus dari bangku kuliah. Buku yang tak seharusnya pernah dikirimkan. Buku yang nama

kannya adalah mendatangi Norwegia. Buku yang diterima seperti sebuah diari, di mana Helena seolah menuliskan kehidupan masa remaj

da pada masa yang lampau dan tulisan itu terputus tepat setelah Helena m

a. Thomas hanya bercerita bahwa Helena meninggal, karena sakit. Namun se

*

kota tersebut ramai dan sangatlah modern. Hanya saja ia ingatan masa kecilnya tidak terlalu berguna untuk benar-benar bisa beradaptasi pada kota t

perjalanannya, melainkan adalah daerah Hardanger yang berad

ya di Kota Oslo dan sambil menyusun rencana untuk t

ara Skandinavia membuatnya teringat akan sosok Luvita--ibunya yang berasal dari Norw

nggalkan istri dengan anaknya. Oleh karena itu, ia membawa Luvita kembali ke Norwegia di mana terdapat saudara perempuan

at yang memiliki waktu tempuh hanya kurang lebih satu jam untuk sampai. Selanjutnya ia melanjutkan dengan memakai kereta api menuju Hardanger. S

itu sambil menoleh ke arah jendela. Namun pemandangan pegunungan yang tampak curam dan berbatu, tertutupi sa

i di Kota London yang setiap harinya ramai dan hanya terd

elena, salah satu bagian

ini tidak nyata, namu

a tampak seper

, jati dirinya mulai menamp

a, namun aku juga tid

ah pada persoalan asmara Helena. Namun penggambar yang terdengar begitu pu

el yang dekat dengan Hardangerfjord. Dalam tulisan Helena banyak yang menggambarkan keindahan fjord, sebu

h koper dan berganti pakaian ia segera menikmati makan siang di restoran yang berada di dalam hotel. Meski tubuhn

di luar. Tidak cukup jaket yang tebal, ia juga memakai syal, sarung ta

pedesaan kecil di mana penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Ia dengan rasa penasaran kemudian

eh salju, sehingga membuat Megan cepat sampa

udian disuguhkan sebuah minuman yang terdiri atas campuran anggur, vodka,

ng terkenal berasal dari Norwegia. Namun karena penduduk tersebut harus kembali berlayar, akhirnya Megan memu

n seketika ia sadar bahwa itu adalah salah satu nama tempat yang disebutkan dalam buku catatan Helena. Ia pun mem

hutan yang dimaksud Helena, berbekal tulisan, bukan peta digital pada ponselnya. Setelah sampai, dirinya hanya menemukan pepohonan yang t

ukuran pendek membuatnya berjalan pada pinggiran sumur tersebut. Perlahan kakinya melangkah pada bagian yang membeku. Senyum

an mustahil cair bahkan jika musim dingin berganti ke musim semi. Setidaknya perlu beberapa hari,

k tak tertahankan dan sebelum pandangannya memudar. Ia mengingat bahwa kenapa dirinya melangkah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka