icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pelaminan Tanpa Mempelai

Bab 5 Raka Mengambil Paksa Haknya

Jumlah Kata:881    |    Dirilis Pada: 05/02/2022

wa

r, bahwa ayahnya duduk di ruang dapur sambil memperhatikannya. Ya, Raka tinggal berdua saja dengan sang papa. Pria paruh baya yang baru empat tahun menghirup udara bebas, keluar dari

tranya. Raka yang akan masuk ke dalam kamar me

ya berbicara, hanya menjawab yang penting saja. Raka lebih banyak tenggelam di dalam kamar, berkutat dengan laptop, atau ponselnya. Berbicara atau berdiskusi dengan

on dan berolah raga. Atifitas yang saat dia muda, sangat malas untuk dilakukannya. Raka keluar dari kamar sambil membawa pakaian kotor, lalu menaruhnya di mesin cuci. D

. Raka menoleh sekilas, lalu berjalan kea

antai dan tidak terlihat sama sekali ada beban, sedangkan Edwin sudah membeku di tempat duduknya tanpa bisa

rusmu," sahut Edwin keluar dari tema pertanyaan Raka tadi. Lelaki itu ikut duduk di samping papanya dengan tangan ma

na egois." Edwin kembali tidak bisa mengomentari perkataan Raka. Berkali-kali, bahkan ribuan kali Raka menyindir dirinya yang sudah sangat berdosa

sebelum Raka berucap, "saya

ik bagi pejantanmu." Raka memutar bola mata malasnya. Dia tidak punya pilihan lain, selain menurut. Raka makan dengan tenang

alik pohon-pohon besar di luar sana. Siwi terlalu takut untuk mencari tahu keadaan di luar sana. Dia tidak siap jika saat mengintip dari jenedela, malah muncu

n datang mengunjunginya. Wanita baru saja menghabiskan dua butir telur rebus dan melahapnya tanpa nasi. Dia sudah tidak bertenaga, karena kelelahan memberiskan kamar mandi yang ada bangkai tikus serta kocoa di dalamnya. Belum lagi kamar yang sangat bau apek dan

umah, tetapi dua benda itu tidak ada. Entah terbuat dari apa kaca rumah ini, saat Siwi berusaha memecahkannya, tangan wanita itu malah m

yang kini begitu dekat di atasnya. "Raka?!" Siwi tersentak kaget, lalu berusaha bangun dari posisi be

sentak lelaki itu dengan s

saat jemari Raka sudah melepas kancing bajunya satu per satu. Tubuhnya mer

ka!" isak Siwi deng

nang hati melepas bajumu.

re

ida

rsa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelaminan Tanpa Mempelai
Pelaminan Tanpa Mempelai
“Sequel dari novel 'Enam Tahun Tanpa Malam Pertama' Dosa masa lalu orang tua, kini berbalik menimpa dirinya. Ditinggalkan di hari pernikahan oleh sang Kekasih, tetapi malah menikah dengan anak dari musuh besar kedua orang tuanya. Pernikahan seperti apa yang akan ia jalani?”
1 Bab 1 Pelaminan Tanpa Mempelai2 Bab 2 Mengabaikan Nasihat Orang tua3 Bab 3 Samarinda4 Bab 4 Permainan Raka5 Bab 5 Raka Mengambil Paksa Haknya6 Bab 6 Raka Tidak Waras7 Bab 7 Permainan Semata8 Bab 8 Kelaparan9 Bab 9 Siwi yang Malang10 Bab 10 Budak yang Dipasung11 Bab 11 Berhasilkah Siwi 12 Bab 12 Pernikahan Raka13 Bab 13 Kehilangan Semuanya14 Bab 14 Anak Cantik Mirip Raka15 Bab 15 Gila16 Bab 16 Edwin Babak Belur17 Bab 17 Mencari Jejak Siwi18 Bab 18 Menjumpai Raka19 Bab 19 Raka Tidak Waras20 Bab 20 Tangisan Ayumi21 Bab 21 Pertemuan Mengharukan22 Bab 22 Karet Rambut Helo Kity23 Bab 23 Mencari Raka24 Bab 24 Kecelakaan25 Bab 25 Raka Kritis26 Bab 26 Talak27 Bab 27 Memulai Hari yang Baru28 Bab 28 Kenal Tak Kenal29 Bab 29 Membuka Hati30 Bab 30 Dua Wanita dalam Satu Tempat31 Bab 31 Foto Syur32 Bab 32 Jebakan Raka33 Bab 33 Lamaran34 Bab 34 Ciuman Raka35 Bab 35 Menyelidiki Evan36 Bab 36 Apakah akan Rujuk 37 Bab 37 Raka Mengalah38 Bab 38 Mencari Keberadaan Siwi39 Bab 39 Parang yang Menghunus40 Bab 40 Pesan Raka pada Edwin41 Bab 41 Malangnya Erlan42 Bab 42 Rena Melarikan Diri43 Bab 43 Tertangkap44 Bab 44 Permintaan Siwi45 Bab 45 Ketuk Palu Hakim46 Bab 46 Pesta Ulang Ayumi47 Bab 47 Hari Pernikahan48 Bab 48 Malam Pengantin (Ending)