icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IZINKANLAH AKU MENCINTAIMU

Bab 7 Cincin

Jumlah Kata:1063    |    Dirilis Pada: 25/01/2022

rjal dan berliku. Kupikir, Mas Gaza adalah laki-laki pertama d

g bisa kecuali Dia. Sekuat apa pun aku mengg

ntuk sekadar menangisinya. Lelah, cape

soal video itu. Karena itulah mereka berpendapat, menerka-ner

yak orang akan menerka-nerka apa yang terjadi. Kamu le

tak ada yang membocorkan masalah ini. InsyaAllah Rania bisa menghadapi." Mas Alif yang menjawab permintaan Mas Azka, sementar

an Gaza untuk mengurus perusahaan keluarga, Ka. Seb

entara aku, tak memiliki kecerdasan sampai ke situ. Aku sudah sangat bersyukur bisa mengembalikan modal usaha dari Umi

asih di samping ibu, diam mendengarkan. Sepertinya ibu tahu apa yang

" Umi masih terus bertanya. Sementara Abah tak terlalu banyak bicara seola

ki sederhana. Itu pun kalau nantinya Rania menerima. K

b pertanyaan Umi tanpa meno

. Umi nggak tega dia kamu ajak tinggal d

a Rania mau, yang pasti jika

mu cemburu pa

menggeleng sem

kankah Mas Gaza yang

. Ternyata ditolak itu menyakitkan apal

za di sini?" Umi terus mencecar, na

juga menjelaskan jika

i diam tak

mi nggak mau Rania kenapa-napa di luar san

mempermalukan Umi lagi. C

angiskah dia? Tapi kenapa dia sampai m

ini aku nggak akan m

sendu dan pilu. Hingga akhirnya Mas Gaza membiarkanku me

api tak apa, mungkin itu membuktikan bahwa dia bukanlah laki-laki tebaik untukku,

tku. Pikiranku tak tenang. Benar-benar kacau. Entah mengap

namun dia bilang sudah beberapa kali bertemu

ak ikut serta, entah kemana dia. Kudengar laki-laki mengungkapk

mu mau menikah denganku, benar?"

mengangguk

istikharahm

dari ibu. Ibu merestui, Umi pun sama. Itu sudah cukup. Apalagi aku tak ing

juga memintaku untuk meminang. Iya, kan?" Senyum tipis itu kembal

ak banyak barang yang kubawa untukmu. Ha

s. Buat apa buku ke

" ucapnya lagi, ak

itu, nanti setelah kita sah menikah. Bersab

uranganku. Kalau kelebihan, sepertinya

tah apa yang sebenarnya mereka tutupi. Aku yakin,

bar dulu, aku ingin membelikanmu sebuah kalung sebaga

uat malu keluarga!" Abah bicara sedikit membentak. Tak pernah kudengar Abah semurka ini.

serumit ini? Mas Azka tak menjawab. Dia

ku tak akan pernah m

sudah mema

u ini." Ibu menengahi. Ada gurat bahagia dan lega di wajah laki-laki itu. Dia

ekecilan. Aku hanya mereka-reka ukuran jarimu. Katakan pada para penggunjing itu, kamu baik-baik saja

pku. Kata-kata yang keluar dari bibirnya membuatku merasa istimewa. Tak te

mana,

iasa, namun membuatku merasa begitu berharga. Rasanya,

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IZINKANLAH AKU MENCINTAIMU
IZINKANLAH AKU MENCINTAIMU
“Gaza seorang laki-laki tampan, mapan dan pintar itu menjatuhkan talaknya pada Rania tepat di malam pertama pernikahan mereka, gara-gara kiriman sebuah video syur dari sahabatnya. Rania bersumpah tak melakukan itu, tapi Gaza tak peduli. Dia tetap menalak Rania hingga akhirnya Azka-- saudara kembar Gaza yang tak terlalu pintar, sederhana dan tak pernah dianggap oleh keluarga itu pun ikut turun tangan. Azka menikahi Rania dan mengajaknya hidup sederhana. Ummi dan Ibu sangat khawatir saat Rania menerima lamaran Azka. Kedua orang tua itu takut Azka tak bisa membahagiakan Rania karena Azka jauh berbeda dengan Gaza soal kemapanan. Bagaimana kisah cinta Rania - Azka selanjutnya? Apakah dia tetap bertahan dengan Azka dengan kesederhaan atau justru kembali pada Gaza yang kembali datang menawarkan cinta?”
1 Bab 1 Talak di Malam Pertama2 Bab 2 Apa Salahku 3 Bab 3 Video Syur4 Bab 4 Tatapan Jijik5 Bab 5 Permintaan AZKA6 Bab 6 Keyakinan AZKA7 Bab 7 Cincin8 Bab 8 Mencintaimu Sepanjang Waktu9 Bab 9 Rania Sah Menjadi Istriku10 Bab 10 Getar Cinta11 Bab 11 Bukan Keras Kepala, tapi Cinta12 Bab 12 Masa Lalu13 Bab 13 Pesan14 Bab 14 Bukti15 Bab 15 Cinta Buta16 Bab 16 Bukti Rekaman17 Bab 17 Malam Terindah18 Bab 18 Kemarahan Gaza19 Bab 19 Terbongkar20 Bab 20 Maaf21 Bab 21 Cemburu dan takut22 Bab 22 Keanehan Tetangga23 Bab 23 Penyesalan24 Bab 24 Kabar Bahagia25 Bab 25 Laki-laki Itu26 Bab 26 Kecelakaan27 Bab 27 Gelisah dan Takut28 Bab 28 Kejutan Rania29 Bab 29 Rumah Minimalis30 Bab 30 Mimpi yang Terwujud31 Bab 31 Pov : Gaza32 Bab 32 Pov : Ummi33 Bab 33 Kebakaran 34 Bab 34 Shock35 Bab 35 Diakah Pelakunya 36 Bab 36 Pov : Gaza37 Bab 37 Pengakuan38 Bab 38 Hadiah Spesial39 Bab 39 Pov : Gaza40 Bab 40 Ternyata Mereka41 Bab 41 Pov : Gaza42 Bab 42 Pov : Rania 43 Bab 43 Perempuan Itu44 Bab 44 Pov : Gaza45 Bab 45 Keputusan Gaza46 Bab 46 Pertemuan47 Bab 47 Sebuah Jawaban48 Bab 48 Pov : Azka49 Bab 49 Penyelidikan50 Bab 50 Pov : Azka