ntiseptik yang steril dan beb
ang mencerahkan r
lekas sembuh yang ber
berirama dari monitor jantung, m
diangkat dengan tali penyangga. Bah
panggil, jari-jark sesaat kemudian. Dia tampak
ku, suaraku serak menggores
e arah lain, meng
di ujung lorong," katanya, merapikan sprei ta
y
menahannya saat rasa sakit yang luar b
tulang.
eka ber
pereda nyeri,"
ang baru," katanya meminta maaf. "Di
tu
iku berubah dari nyeri tumpul menjadi sesuatu y
intu berat
ukan
Da
membuat kamar rumah sakit yang kecil itu terasa s
l," katanya tanpa bas
pu mencerna ketidakpedu
uhnya," lanjutnya, melangkah ke
ikku, ketidakadilan ini membakar
kakiku yang terangkat,
sembuh. Isabella itu rapuh. Ginjal
atuhkan sebuah wadah plastik makanan bawa pulang k
hidangan laut yang disukai Isabella. Dia tidak menginginka
embun di tut
an
rcangkang," kataku, pandang
g, sebuah garis muncul
u menyukainya. Dia memberitahuku bahwa kau hanya m
mbuncah di dadaku. "Tenggorokanku m
ng pribadiku. Kedua tangannya mencengkeram pagar bes
h kau merusak malamnya. Kau akan memakannya.
at bawang putih dan makanan laut me
" perin
p, menuntut, dan sama se
ang telah k
alah m
ang energi yang tidak kupunya, aku membuat
makan
potongannya meluncur bag
ejenak, puas bahwa kehe
merapikan jasnya.
k dan berja
bunyi klik, aku menyeret
a di kakiku, aku melompat dengan satu
ari-jariku ke da
kosong, sampai aku hanya memuntahkan
at saat mencengkeram
ngan air dingin, tersen
luar. Aku me
ong dan berhasil menghempaskan diri ke atasny
halaman r
atu bergemericik di tengahnya, airny
gaun rumah sakit yang tipis dan berpunggu
ihat si
langsung
genakan jubah sutra mewah, tampak
n santai me
n?" renungnya, jemarinya yang
elamatkannya," kataku pelan,
ah senyuman dingin dan tajam
ahu,"
ekat, aroma parfumn
. Aku tahu tentang lilin vanila yang kau nyalakan un
ekat. Dia ta
ranya bagaikan sutra beracun. "Dia tidak menginginkan penyelam
akang ke arah pint
, matanya berkilat
harus lebih berha
dur sel
menerja
ak mend
nku yang terluka dan m
angan. Kursi roda itu
Gipsku yang berat menyeretku ke bawah, menaha
la men
ra-jeritan ketakutan yang
Dante! To
ke belakang ke dalam a
meronta-ronta seolah-olah dia ten
it terbuka leba
g ke halaman, wajahn
ihatku
abella meronta
dak be
apa yang dia hara
n cemburu menyerang t
/0/36681/coverbig.jpg?v=fd078a63f8ccf3b0bbbcebc446ade530&imageMogr2/format/webp)